DATAstudi Information

Home » Aturan dan Hukum » Sekelumit Pemahaman Tentang Kitab Kuning

Sekelumit Pemahaman Tentang Kitab Kuning

Kitab kuning, dalam agama islam, merujuk kepada sebuah kitab tradisional yang berisi pelajaran-pelajaran agama islam (diraasah al-islamiyyah), mulai dari fiqh, aqidah, akhlaq/tasawuf, tata bahasa arab (`ilmu nahwu dan `ilmu sharf), hadits, tafsir, `ulumul qur’aan, hingga pada ilmu sosial dan kemasyarakatan (mu`amalah). Disebut juga dengan kitab gundul karena memang tidak memiliki harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun), tidak seperti kitab al-Quran pada umumnya. Oleh sebab itu, untuk bisa membaca kitab kuning berikut arti harfiah kalimat per kalimat agar bisa dipahami secara menyeluruh, dibutuhkan waktu lama.

 

Sejarah

Sampai sekarang belum ada kajian sejarah mengenai asal-muasal kitab kuning. Namun banyak naskah para ulama pasca Khulafaa al-Rasyidin berkuasa ditulis dengan menggunakan Bahasa Arab tanpa harakat. 

 Clifford Geertz seorang ahli antropologi dari Amerika Serikat dalam bukunya yang terkenal berjudul “Abangan, Santri, Priyayi Dalam Masyarakat Jawa” (judul aslinya The Religion of Java)[1] memuat sekelumit ceria tentang kitab kuning. Ada pula buku karangan peneliti Belanda Martin van Bruinessen yang berjudul “Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat”,[2] yang membahas sejarah kitab kuning dan pendidikan Islam tradisional di Indonesia.

 

Beberapa kitab kuning terkenal:

Bidang Tafsir

  • Tafsir Thabari
  • Ibnu Katsir
  • Jalalain

Bidang Ulumul Qur’an

  • I`rabul Qur’an
  • Asbabu Nuzulil Qur’an
  • Fadlailul Qur’an
  • Majazul Qur’an
  • Lubabun Nuzul
  • At-Tibyan
  • Fath al-Rahmaan

Bidang Fiqih

  • I`anatuh Thalibin,
  • Fathul Mu`in
  • Raudlatuth Thalibin
  • Bidayatul Mujtahid
  • Fathul Qorib

Bidang Tasawuf dan Akhlak

Kitab kuning adalah istilah yang disematkan pada kitab-kitab berbahasa Arab, yang biasa digunakan di banyak pesantren sebagai bahan pelajaran. Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning.

Sebenarnya warna kuning itu hanya kebetulan saja, lantaran dahulu barangkali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya. Mungkin di masa lalu yang tersedia memang itu saja. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal. Namun untuk masanya, kitab kuning itu sudah sangat bagus, ketimbang tulisan tangan dari naskah aslinya.

Sampai hari ini sebenarnya kitab kuning masih ada dijual di toko-toko kitab tertentu. Sebab pangsa pasarnya pun masih ada, meski sudah jauh berkurang dengan masa lalu. Yang menarik, harganya pun sangat bersaing. Bayangkan, kitab-kitab itu hanya dijual dengan harga Rp 5.000-an saja hingga Rp 10.000, tergantung ketebalannya. Padahal isinya tidak kurang ilmiyah dan bagus dari buku-buku mahal yang berharga jutaan. Kalau dibandingkan dengan cetakan modern, uang segitu hanya bisa buat beli buku saku tipis sekali.

Adapun dari sisi materi yang termuat di dalam kitab kuning itu, sebenarnya sangat beragam. Mulai dari masalah aqidah, tata bahasa Arab, ilmu tafsir, ilmu hadits, imu ushul fiqih, ilmu fiqih, ilmu sastra bahkan sampai cerita dan hikayat yang tercampur dengan dongeng. Keragaman materi kitab kuning sesungguhnya sama dengan keragaman buku-buku terbitan modern sekarang ini.

Secara umum, keberadaan kitab-kitab ini sesungguhnya merupakan hasil karya ilmiyah para ulama di masa lalu. Salah satunya adalah kitab fiqih, yang merupakan hasil kodifikasi dan istimbath hukum yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Para santri dan pelajar yang ingin mendalami ilmu fiqih, tentu perlu merujuk kepada literatur yang mengupas ilmu fiqih. Dan kitab kuning itu, sebagiannya, berbicara tentang ilmu fiqih.

Sedangkan ilmu fiqih adalah ilmu yang sangat vital untuk mengambil kesimpulan hukum dari dua sumber asli ajaran Islam. Boleh dibilang bahwa tanpa ilmu fiqih, maka manfaat Al-Quran dan As-Sunnah menjadi hilang. Sebab manusia bisa dengan seenaknya membuat hukum dan agama sendiri, lalu mengklaim suatu ayat atau hadits sebagai landasannya.

Padahal terhadap Al-Qurandan Al-Hadits itu kita tidak boleh asal kutip seenaknya. Harus ad kaidah-kaidah tertentu yang dijadikan pedoman. Kalau semua orang bisa seenaknya mengutip ayat Quran dan hadits, lalu kesimpulan hukumnya bisa ditarik kesana kemari seperti karet yang melar, maka bubarlah agama ini. Paham sesat seperti liberalisme, sekulerisme, kapitalisme, komunisme, bahkan atheisme sekalipun, bisa dengan seenak dengkulnya mengutip ayat dan hadits.

Maka ilmu fiqihadalah benteng yang melindungi kedua sumber ajaran Islam itu dari pemalsuan dan penyelewengan makna dan kesimpulan hukum yang dilakukan oleh orang-orang jahat. Untuk itu setiap muslim wajib hukumnya belajar ilmu fiqih, agar tidak jatuh ke jurang yang menganga dan gelap serta menyesatkan.

Salah satu media untuk mempelajari ilmu fiqih adalah dengan kitab kuning. Sehingga tidak benar kalau dikatakan bahwa kitab kuning itu menyaingi kedudukan Al-Quran. Tuduhan serendah itu hanya datang dari mereka yang kurang memahami duduk masalahnya.

Namun bukan sebuah jaminan bahwa semua kitab kuning itu berisi ilmu-ilmu syariah yang benar. Terkadang dalam satu dua kasus, kita menemukan juga buku-buku yang kurang baik yang ditulis dengan format kitab kuning. Misalnya buku tentang mujarrobat, atau buku tentang ramalan, atau tentang doa-doa amalan yang tidak bersumber dari sunnah yang shahih, atau cerita-cerita bohong yang bersumber dari kisah-kisah bani Israil , juga ditulis dalam format kitab kuning.

Jenis kitab kuning yang seperti ini tentu tidak bisa dikatakan sebagai bagian dari ilmu-ilmu keIslaman yang benar. Dan kita harus cerdas membedakan matreri yang tertuang di dalam media yang sekilas mungkin sama-sama sebagai kitab kuning. Dan pada hakikatnya, kitab kuning itu hanyalah sebuah jenis pencetakan buku, bukan sebuah kepastian berisi ilmu-ilmu agama yang shahih. Sehingga kita tidak bisa menggeneralisir penilaian kita tentang kitab kuning itu, kecuail setelah kita bedah isi kandungan materi yang tertulis di dalamnya.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Apakah Kitab Kuning Itu? : http://www.salaf.web.id

 

Download Kitab Ad-Durar Al-Bahiyah

Kitab Ad-Durar Al-Bahiyah fiima yalzamu al-Mukallaf minal uluumi as-syariah adalah kitab yang di susun oleh Syaikh Abu Bakar Utsman bin Al-Arif Billah Sayyid Muhammad Zainuddin Syato Ad-Dimyathi Asy-yafi’i

Beliau lahir tahun 1266 H / 1850 M dan Wafat tahun 1310 / H 1893 M beliau adalah salah seorang murid al-Alaamah Sayyid Ahmad Zaini Dahlan Mufti Asy-Syafi’iah di Makkah Al-Mukarramah

Kitab ini menghimpun Fan Ilmu Ushuluddin / Aqidah, Ilmu Ushul Fiqih, Ilmu Fiqih, Ilmu Tasawwuf.




الدرر البهية فيما يلزم المكلف من العلوم الشرعية لأبي بكر بن محمد شطا الدمياطي



Download Al-Hawi Al-Shagir

Kitab Al-Hawi Al-shagir adalah kitab Fiqih syafi’iah karya Imam Najmuddin Abdul Gaffar bin Abdul Karim Al-Qazwaini As-Syafi’i.

Beliau hidup di antara tahun 585-665 Hijriah. Imam Adzahabi berkata dalam Siir A’laami Nubalaa : Beliau bermafdzhab Asy-safi’I ( Fiqih ) dan Madzhab Asy-Ari ( aqidah ).

Diantara guru-guru beliau adalah Al-Imam Ar-Rafi’I yang mengarang kitab Al-Hawi Al-Kabir.. Wallahu A’lam





الحاوي الصغير تأليف عبد الغفار بن عبد الكريم القزويني الشافعي 
طبع في دار ابن الجوزي الرياض 1430 هـ .تحقيق د. صالح بن محمد بن إبراهيم اليابس , أصل الكتاب رسالة دكتوراه  


Download Kitab PDF


Download Kumpulan Kitab Nahwu dan Shorof

Alhamdulillah setelah beberapa lama mencari File kitab-kitab Nahwu dan Shorof yang pernah saya update di adekunya.wordpress.com sudah saya temukan kembali dan siap untuk anda-anda semua mendownloadnya dengan sepuas-puasnya dan jangan lupa doakan guru-guruku dan guru kalian supaya ilmu yang kita dapati dari mereka mermanfaat dan berkah.

Memang disini belum lengkap selengkap-lengkapnya kitab-kitab Nahwu dan Shorof, tapi InsyaAllah daftar kitab-kitab ini akan sedikit membantu anda semua untuk mendalami dan mengkaji ilmu nahwu dan shorof

Untuk selanjutnya silahkan download dengan cara mengklik nama kitabnya dan kalian akan di bawa ke situs upload 4shared dan downloadlah disana..Terimakasih telah berkunjung dan kami minta untuk memberikan komentar-nya



بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله وحده والصلاة والسلام على من لا نبي بعده وبعد :
فالحمد لله أولا وآخرا ، الحمد لله على ما كان وما يكون وما سيكون
بحمد الله وتوفيقه انتهيت من جمع ما يزيد على 350 كتاب في النحو والصرف من مصادر ومراجع ورسائل علمية قابلة للتحميل
وكان الغرض من كل هذا نشر العلم وتسهيل الوصول للكتب لمبتغيها ، ثم الظفر بدعوة في ظهر الغيب للمستفيد منها
جمعتُ كل ما وقع تحت يدي متعلق بالنحو والصرف من عدة مواقع ومنتديات ثم رفعتُها مجددا على صفحتي في الفور شيرد
واليوم انتهيت من آخر كتاب رفعته ، وكان هذا الموضوع ليتم ما بدأت به :

الكواكب الدرية على الاجرومية.rar
أبنية الأفعال دراسة لغوية قرانية . نجاة عبد العظيم الكوفي.rar
أبو القاسم السهيلي و مذهبه النحوي . د . محمد البنا.rar
أبو حاتم السجستاني والقراءات القرآنية . قراءة وتوجيها وإعرابا للقرآن . ماجستير.rar
أبو محمد اليزيدي حياته وأثره في علوم العربية . ماجستير.rar
أثر الاعتقاد في الدرس النحوي . ملخص نتائج بحث.rar
أثر دلالات حروف المعاني الجارة في التفسير دراسة نظرية وتطبيقية على سورتي ال عمران والنساء.rar
أثر_حروف_المعاني_في_تعدد_المعنى.rar
أجوبةٌ على مسائلٍ سألَها النَّووي في أَلفاظ من الحديث . ابن مالك.rar
أخبار النحويين . أبو الطاهر المقرئ.zip
أربع رسائل متن السمرقندية-الاستعارات ، رسالة في جاء زيد . أحمد زيني دحلان.rar
أساسيات النحو والصرف.rar
أسباب التعدد في التحليل النحوي . د . محمود جاسم.rar
أشتات مجتمعات في اللغة والأدب . العقاد.rar
أفعال المدح و الذم.rar
أقرب المقاصد في شرح القواعد الصغرى في النحو لابن هشام . عز الدين بن جماعة – تحقيق د. هشام الشويكي.rar
أمالي ابن الشجري اللغوية تحقيق ودراسة الدكتور محمود الطناحي1+2.rar
أمالي ابن الشجري اللغوية تحقيق ودراسة الدكتور محمود الطناحي3+4.rar
أمالي الزجاج . شرح العلامة أحمد الشنقيطي.rar
أمالي السهيلي . تحقيق محمد البنا.rar
أنماط الجملة في رسائل الخلفاء الراشدين . دراسة تركيبية دلالية.rar
أنوار الربيع في الصرف والنحو والمعاني والبيان والبديع.rar
أيسر الشروح على الآجرومية . عبدالعزيز الحربي.rar
إشارة التعيين في تراجم النحاة و اللغويين . عبد الباقي بن عبد اليماني.rar
إعراب الأربعين النووية . عمر بن عبدالله العمري.rar
إعراب الجمل وأشباه الجمل . فخر الدين قباوه.rar
إعراب القرآن للسيوطي.zip
إعراب لا إله إلا الله . ابن هشام . محقق.zip
إيضاح شواهد الإيضاح .للقيسي .rar
ابن قيم الجوزيه جهوده في الدرس اللغوي . طاهر سليمان حموده.rar
ابن هشام النحوي 708 ـ 761 هـ بيئته فكره منهجه مؤلفاته . د . سامي عوض.rar
ابن هشام وأثره في النحو العربي . د . يوسف عبدالرحمن الضبع.rar
اتجاهات التحليل الزمني في الدراسات اللغوية . د . محمد عبدالرحمن الريحاني.rar
اختلاف آراء ابن مالك النحوية من خلال شرح الأشموني للألفية تأصيل ودراسة . ماجستير.rar
اختلاف البنية الصرفية في القراءات السبع من طريق الشاطبية توجيهه وأثره في المعنى . ماجستير.rar
اختيارات أبي بكر الشنواني وآراؤه النحوية في كتابه الدرر البهية على شرح الأزهرية . جمع ودراسة . ماجستير.rar
استخدامات الحروف العربيه (معجميا, صوتيا, صرفيا, نحويا, كتابيا) . سليمان فياض.rar
اعتراض الشرط على الشرط. ابن هشام . محقق.zip
اعتراضات ابن الشجري النحوية على النحويين في الأمالي . عرض ودراسة . دكتوراه.rar
اعتراضات ابن الضائع النحوية في شرح الجمل علي ابن عصفور عرض ودراسة – ماجستير.rar
اعتراضات ابن يعيش علي آراء الزمخشري النحوية والصرفية في كتاب شرح المفصل – 1 دكتوراه.rar
اعتراضات ابن يعيش علي آراء الزمخشري النحوية والصرفية في كتاب شرح المفصل – 2 دكتوراه.rar
اعتراضات الأزهري النحوية على ابن هشام في التصريح بمضمون التوضيح . ماجستير.rar
اعتراضات الرضي على سيبويه في شرح الكافية – الرسالة العلمية.rar
الآجروميه في قواعد علم العربيه . محمد الصهاجي.rar
الأبذي ومنهجه في النحو مع تحقيق السفر الأول من شرحه على الجزولية . دكتوراه.rar
الأجوبة الجلية في الأصول النحوية.rar
الأجوبة الجلية لمن سأل عن شرح ابن عقيل على الألفية . حسين بن أحمد بن عبد الله آل علي . 4 أجزاء.rar
الأحكام النحوية والقراءات القرآنية . جمع وتحقيق ودراسة . دكتوراه.rar
الأدلة النحوية الإجمالية في شرح أبن عصفور الكبير على جمل الزجاجي . ماجستير.rar
الأساليب الإنشائية في النحو العربي-عبد السلام هارون.rar
الأسس النحوية و الإملائية في اللغة العربية . د . الطاهر القراضي.rar
الأسلوب والنحو دراسة تطبيقية في علاقة الخصائص الأسلوبية ببعض الظاهرات النحويه . د . محمد جبر.rar
الأشباه والنظائر 1 + 2.rar
الأشباه والنظائر 3 + 4.rar
الأصول في النحو . أبو بكر محمد بن السراج النحوي.rar
الأفعال العربية الشاذة . سليمان فياض.rar
الأفعال غير المتصرفة و شبه المتصرفة . أحمد سليمان الياقوت.rar
الألغاز النحوية . ابن هشام . تحقيق وتعليق موفق الجبر.rar
الألفاظ المهموزة وعقود الهمز . ابن جني.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح1+2.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح11+12.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح3+4.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح5+6.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح7+8.rar
الإعراب المفصل لكتاب الله المرتل . بهجت عبد الواحد صالح9+10.rar
الإغفال ، وهو المسائلُ المصلَحَةُ من كتاب ( معاني القرآن وإعرابه ) لأبي إسحاق الزَّجَّاج لأبي علي الفارسي.محقق.zip
الإيضاح في علل النحو . الزجاجي محقق.rar
الاستدلال بالحديث الشريف علي اثبات القواعد النحويه ، وهي رسالة بين الدماميني والبلقيني.rar
الاسم والصفة في النحو العربي والدراسات الأوروبية . د. محمود انحله.rar
الاقتراح للسيوطي.rar
البحث النحوي عند الأصوليين . مصطفى جمال الدين.rar
البلغه في الفرق بين المذكر و المؤنث . الأنباري . حققه وعلق عليه د . رمضان عبدالتواب.rar
التحفه السنيه بشرح المقدمه الاجروميه . محمد محي الدين.rar
التحليل النحوي وتوجيه الدلالة قراءة في كتاب الأمالي لابن الحاجب . ماجستير.rar
التدريبات اللغوية في النحو والصرف و الأخطاء الشائعة .د مصطفي عبد العزيز السنجرجي.rar
التصريف العربي من خلال علم الأصوات الحديث . د . الطيب البكوش.rar
التطور النحوى للغة العربية – برجشتراسر- د . رمضان عبدالتواب.rar
التعليقات الجلية على شرح المقدمة الآجرومية . ابن عثيمين.rar
التعليقة على كتاب سيبوية – الغلاف.rar
التعليقة على كتاب سيبوية – المقدمة.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج1.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج2.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج3.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج4.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج5.rar
التعليقة على كتاب سيبوية ج6.rar
التعليل اللغوي عند الكوفيين مع مقارنته بنظيره عند البصريين دراسة . د . جلال شمس الدين.rar
الثمرات الحلية في شرح نظم الآجرومية . محمد رفيق.rar
الجمل في النحو . الفراهيدي.zip
الجملة الدنيا والجملة الموسعة في كتاب سيبويه دراسة وصفية تحليلية . د. علاء إسماعيل الحمزاوي.zip
الجموع في اللغة العربية . عبدالله محمد هنانو.rar
الجنى الداني في حروف المعاني ، المرادي – في الدلالة و النحو.rar
الحدود في علم النحو لأبي حسن الرماني.zip
الحقول الدلالية الصرفية للافعال العربية . د . سليمان فياض.rar
الحلقة المفقودة فى تاريخ النحو العربى . د . عبدالعال مكرم.rar
الخصائص اللغوية لقراءة حفص ( دراسة صرفية نحوية ). د. علاء إسماعيل الحمزاوي.zip
الخصائص لابن جني.rar
المصطلح الصرفي مميزات التذكير و التانيث . عصام نورالدين.rar
المصطلح النحوي الكوفي وأثره على النحاة المحدثين.rar
———————
التقديم و التأخير بين النحو والبلاغة. رسالة لنيل درجة أستاذ .مي الأحمر.rar
الحديث النبوي في النحو العربي.rar
الخلاف بين سيبويه و الخليل في الصوت و البنية.rar
الدر المصون في علم الكتاب المكنون – السمين الحلبي.zip
الدراسات النحوية واللغوية عند الزمخشري – فاضل السامرائي.rar
الدرة البهية في شرح الاجرومية.rar
الدرر السنية في دراسة المقدمة الآجرومية لـ أبو بكر ماهر بن عبد الوهاب علوش.rar
الدليل إلى قواعد اللغة العربية . د . حسن نور الدين.rar
الزجاجي حياته و اثاره و مذهبه النحوي من خلال كتابه الايضاح . مازن مبارك.rar
السفر الثالث من المنتخب الأكمل على كتاب الجمل لمحمد بن أحمد الأنصاري الشلبي – الرسالة العلمية الجزء الاول.rar
السفر الثالث من المنتخب الأكمل على كتاب الجمل لمحمد بن أحمد الأنصاري الشلبي – الرسالة العلمية الجزء الثالث.rar
السفر الثالث من المنتخب الأكمل على كتاب الجمل لمحمد بن أحمد الأنصاري الشلبي – الرسالة العلمية الجزء الثاني.rar
الشافيه في علم التصريف . الدويني.rar
الشيخ عضيمة وجهوده الغوية . ماجستير.rar
الصرف و علم الأصوات . ديزيره سقال.rar
الصفوة الصفية فى شرح الدرة الالفية ـ ـ للنيلي تحقيق الدكتور محمد بن سالم العميري1.rar
الصفوة الصفية فى شرح الدرة الالفية ـ للنيلي تحقيق الدكتور محمد بن سالم العميري2.rar
الصيغ الفعلية في القرآن الكريم أصواتا وأبنية ودلالة . دكتوراه 1.rar
الصيغ الفعلية في القرآن الكريم أصواتا وأبنية ودلالة . دكتوراه 2.rar
الصيغ الفعلية في القرآن الكريم أصواتا وأبنية ودلالة . دكتوراه 3.rar
الصّفات المفردة في القرآن الكريم دراسة نحويّة دلالية في صفات العاقل . ماجستير.rar
الضرورة الشعرية في شرح المفصل لابن يعيش…..رسالة ماجستير 2006.rar
الضمائر المنعكسة في اللغة العربية . محمود أحمد نحله.rar
العلة_النحوية_في_شرح_الكافية.rar
العمد كتاب في التصريف . الجرجاني .محقق.rar
الفاءات في النحو العربي و القران الكريم . شرف الدين علي الراجحي.rar
الفصول المفيدة في الواو المزيدة . صلاح الدين الدمشقي.rar
الفصول في العربية لابن الدهان.rar
القاعدة النحوية دراسة نقدية تحليلية . د. أحمد عبد العظيم عبد الغني.rar
القراءات في الكتاب لسيبويه حتى ( باب المبدل من المبدل منه ) توجيهها نحويا . ماجستير.rar
القواعد الأساسية في النحو والصرف لطلاب المرحلة الثانوية.rar
القواعد الأساسية للغة العربية-حسب منهج ألفية ابن مالك وخلاص الشراح كابن هشام والأشموني السيد أحمد الهاشمي.rar
الكتاب ـ سيبويه.zip
الكواكب الدرية على الاجرومية.rar
اللباب علل البناء والإعراب . العكبري.zip
اللباب في علل البناء والإعراب . لأبي البقاء.rar
اللباب في قواعد اللغة و الآلات الأدب النحو و الصرف-البلاغة و العروض-اللغة و المثل و فيه طرف من قلائد الشعر و ترف من فرائد اللغه و تحف من روائع الأمثال . محمد علي السراج.rar
المبني للمجهول و تراكيبه و دلالته في القرآن العظيم . شرف الدين علي الراجحي.rar
المجتبى في مشكل إعراب القرآن ، للخراط.zip
المختار من شرح ابن خروف و الصفار لكتاب سيبويه . محمد خليفة الدناع.rar
المختصر في النحو والإملاء والترقيم . بسام قطوس.rar
المدارس النحوية .. أسطورة وواقع . د. إبراهيم السامرائي.rar
المدارس النحوية_شوقي ضيف.rar
المدخل الصرفي . تطبيق وتدريب الصرف . د. علي بوخدود.rar
المدخل النحوي تطبيق و تدريب في النحو العربي . علي بهاء الدين بوخدود.rar
المسائل العسكريات في النحو العربي – لأبي علي الفارسي . محقق.rar
المسائل العضديات – أبي علي الفارسي . محقق.rar
المسائل النحوية والصرفية في شرح أبي العلاء المعري على ديوان ابن أبي حصينة . هاني القزاز . ماجستير.rar
المسائل النحوية والصرفية في كتاب الفصوص لأبي العلاء صاعد البغدادي . دكتوراه.rar
المصطلح الصرفي مميزات التذكير و التانيث . عصام نورالدين.rar
المصطلح النحوي الكوفي وأثره على النحاة المحدثين.rar
المصطلح النحوي الكوفي.rar
المصطلح النحوي دراسة نقدية تحليلية . أحمد عبد العظيم عبد الغني.rar
المصطلح النحوي نشأته و تطوره حتي أواخر القرن الثالث الهجري . عوض حمد القوزي.rar
المصطلحات والأصول النحوية في كتاب إيضاح الوقف والابتداءفي القران الكريم لأبي بكر الأنباري وعلاقتهما بمدرسي الكوفة والبصرة.rar
المطابقة في النحو العربي وتطبيقاتها في القرآن الكريم . فراس السامرائي . ماجستير.zip
المعجب في علم النحو.يتضمن فلسفة علم النحو والحروف وفق المنهج العلمي الأصيل.رؤوف جمال الدين.rar
المعجم المفصل في علم الصرف.rar
المعجم الوافي في أدوات النحو العربي لعلي توفيق الحمد – يوسف جميل الزعبي.rar
المفاهيم النحوية تصنيفها وتطبيقاتها التربوية . إبراهيم قاقيش.rar
المفتاح في الصرف عبد القاهر الجرجاني موافق للمطبوع محقق.rar
المفصل في النحو . الزمخشري.rar
المفصل في صنعة الإعراب . الزمخشري.rar
المقتضب . للمبرد.rar
المقدمة الجزولية في النحو . تحقيق وشرح الدكتور شعبان محمد.rar
الممتع الكبير في التصريف . لابن عصفور . تحقيق الدكتور فخر الدين قباوة.rar
المنظومة النحوية دراسة تحليلية . د . ممدوح عبدالرحمن.rar
الموجز في قواعد اللغة العربية . سعيد الأفغاني.zip
الموجز في نشأة النحو . محمد الشاطر أحمد.rar
النحو الأساسي . الدكاترة محمد حماسة عبداللطيف- أحمد مختار عمر.rar
النحو الشافي .د. محمود حسني.rar
النحو العربي المبرمج , للتعليم الذاتي .د.محمود صيني وآخرون.rar
النحو العربي بين الصناعة والمعنى . د . عبدالفتاح محمد حبيب.rar
النحو العربي وأساليب الترغيب فيه .د.سلوى عزازي.rar
النحو العصري .. دليل مبسط لقواعد اللغة العربية.pdf .سليمان فياض.rar
النحو المنهجي . محمد أحمد برنق.rar
النحو الواضح للمرحلة الابتدائية. على الجارم ،مصطفي أمين1+2+3.rar
النحو الوافي1.rar
النحو الوافي2.rar
النحو الوافي3.rar
النحو الوافي4.rar
النحو في ظلال القرآن الكريم . عزيزه يونس بشير.rar
النحو والدلالة ( مدخل لدراسة المعني النحوي-الدلالي . د . محمد حماسه عبداللطيف.rar
الهداية في النحو . المجمع العلمي الاسلامي.rar
الواضح في النحو و تطبيقاته . د . ناديه رمضان النجار.rar
الوافية نظم الشافية . النيسابوري.zip
بحث في جهود ابن خالويه النحوية .د . ابراهيم محمد احمد الادكاوي.rar
بغية الوعاة في أخبار النحاة للسيوطي . محقق 1+2+3.rar
بناء الجملة الاسمية الخبرية في شعر الاحوص – الرسالة العلمية . ماجستير.rar
بناء الجملة في رسائل النبي صل الله عليه وسلم دراسة نحوية – دكتوراه.rar
بنية الفعل قراءة في التصريف العربي . عبدالحميد عبدالواحد.rar
تأويل الشعر قراءة أدبية في فكرنا النحوي د. مصطفى السعدني.rar
تاريخ العلماء النحويين . أبو المحاسن التنوخي.rar
تاريخ النحو . علي النجدي ناصف.rar
تدميث التذكير في التانيث و التذكير . الجعبري . منظومة مشروحة ومحققة.rar
تراكيب_نحويــة.rar
تصريف الأفعال و المصادر والمشتقات . د.صالح سليم الفاخري.rar
تطور الآراء النحوية عند ابن هشام الأنصاري . د. حسن الشاعر.rar
تطور الأبنية الصرفية ودورها في إغناء اللغة العربية.محمد أوكمضان.rar
تطور فكر ابن مالك الصرفي في باب الإعلال و الإبدال . د. أحمد الهاشمي.rar
———————
تعقبات أبي حيان النحوية لجارالله الزمخشري في البحر المحيط – دكتوراه.rar
تقريب المقرب . لأبي حيان . محقق.rar
تيسيرات لغوية . شوقي ضيف.rar
جامع الدروس العربية . مصطفى الغلاييني . راجعه د. عبد المنعم خفاجة1+2+3.rar
جداول نحوية.rar
جماليات تحوُّل الوحدة الصرفيَّة لدى النُّحاة والبلاغيين.rar
جناية سيبويه.rar
جهود ابن حجر اللغوية في كتابه فتح الباري . دكتوراه.rar
جهود الفخر الرازي في النحو والصرف . دكتوراه.rar
جهود الفراء الصرفية . ماجستير.rar
جهود المنتجب الهمذاني اللغوية من خلال كتابه الفريد في إعراب القرآن المجيد . دكتوراه.rar
حاشية الخضري على شرح ابن عقيل . الخضري.zip
حاشية الصبان على شرح الأشمونى على ألفية ابن مالك.zip
حاشية على الآجرومية – عبدالرحمن بن محمد بن قاسم.rar
حاشيه الكفراوي علي شرح متن الاجروميه المسماه منحه الكريم الوهاب و فتح ابواب النحو للطلاب.rar
حروف المعاني بين الأصالة والحداثة . حسن عباس.zip
خلاصة شرح ابن عجيبة على متن الاجرومية.rar
خلاصة علم النحو للإعلاميين.rar
دخول ( أل ) بمعنى الذي على الفعل المضارع دراسة نحوية نقدية في معنى الضرورة. د . عامر مهدي صالح العلواني.zip
دراسات في أسلوب القرآن ، للشيخ عبد الخالق عضيمة 1+2.rar
دراسات في أسلوب القرآن ، للشيخ عبد الخالق عضيمة 3+4.rar
دراسات في أسلوب القرآن ، للشيخ عبد الخالق عضيمة 5+6.rar
دراسات في أسلوب القرآن ، للشيخ عبد الخالق عضيمة 7+8.rar
دراسات في أسلوب القرآن ، للشيخ عبد الخالق عضيمة 9+10+11.rar
دليل السالك شرح ألفية ابن مالك . عبدالله الفوزان 1.rar
دليل السالك شرح الفيه ابن مالك .الفوزان 2.rar
دليل السالك شرح الفيه ابن مالك .الفوزان 3.rar
دور البنية الصرفية في وصف الظاهرة النحوية وتقعيدها . لطيفة النجار.rar
دور اللهجة في التقعيد النحوي دراسة إحصائية تحليلية في ضوء همع الهوامع للسيوطي. د. علاء إسماعيل الحمزاوي.zip
رؤية فرنسية في النحو العربي . د. علاء إسماعيل الحمزاوي.zip
رسالة ( إعراب لا إله إلا الله) لابن هشام . محققة.zip
رسالة (اعتراض الشرط على الشرط) لابن هشام.zip
رسالة (نكتة الإعراب ) لابن هشام.zip
رسالتان في اللغة . الرماني.rar
رسالتان في النحو الحلل في الكلام علي الجمل و التبيان في تعيين عطف البيان . احمد بن محمد العنابي النحوي. تحقيق ودراسة.rar
زينة العرائس من الطرف والنفائس . فيه 110 قاعدة نحوية . يوسف الهادي.rar
سارة عبدالله الخالدي .. أثر سياق الكلام في العلاقات النحوية عند سيبويه.rar
سبب وضع علم العربية . السيوطي.rar
سر صناعة الإعراب . ابن جني.rar
سعد ضاروب .. التقدير النحوي عند سيبويه.rar
سلم اللسان في الصرف والنحو والبيان-جرجي شاهين عطية.rar
شذا العرف في فن الصرف . الحملاوي . محقق.rar
شرح أبيات المفصل للجرجاني.rar
شرح ابن عقيل ومعه منحة الجليل .تحقيق محيي الدين المجلد1.rar
شرح ابن عقيل ومعه منحة الجليل .تحقيق محيي الدين المجلد2.rar
شرح الأشمونى على ألفية ابن مالك.zip
شرح التسهيل لابن مالك . محقق.zip
شرح السيرافي لكتاب سيبويه الجزء 1.rar
شرح السيرافي لكتاب سيبويه الجزء 2.rar
شرح القصيده الكافيه في التصريف . السيوطي . محقق.rar
شرح الكافية الشافية لابن مالك1 محقق الجزء 1+2+3+4.rar
شرح الكافية الشافية لابن مالك2 . الفهارس . محقق.rar
شرح الكفراوي علي متن الاجروميه في علم النحو.rar
شرح المفصل في صنعة الإعراب الموسوم بالتخمير . الخوارزمي.rar
شرح المفصل للزمخشري . تحقيق إميل بديع يعقوب1+2+3.rar
شرح المفصل للزمخشري . تحقيق إميل بديع يعقوب4+5+6.rar
شرح المقدمة الآجرومية للأنصاري.rar
شرح المقصور و الممدود . الأزدي . محقق.rar
شرح المكودي على الألفية . فاطمة الراجحي1.rar
شرح المكودي على الألفية . فاطمة الراجحي2.rar
شرح شواهد الإيضاح لابن بري . محقق.rar
شرح قطر الندي وبل الصدى . ابن هشام.rar
شرح كتاب الحدود للابدي . عبد الرحمن بن محمد ابن قاسم المالكي . محقق.rar
شرح كتاب سيبويه (الربع الاخير) لصالح بن محمد دراسة وتحقيق – الرسالة العلمية الجزء الثالث . ماجستير.rar
شرح كتاب سيبويه (الربع الاخير) لصالح بن محمد دراسة وتحقيق – الرسالة العلمية الجزء الثاني . ماجستير.rar
شرح كتاب سيبويه لعلي بن عيسى الرماني (ت384) – الرسالة العلمية الجزء الأول . ماجستير.rar
شرح مختصر التصريف العزي في فن الصرف . التفتازاني . مشروح ومحقق.rar
شرح ملحة الإعراب . للحريري . حققه فائز فارس.rar
شرح منظومة الألغاز النحوية .للاسفراييني .حققه الدكتور علي حسين البواب.rar
شواهد النحو النثرية – تأصيل و دراسة .. رسالة ماجستير -.rar
طبقات النحويين و اللغويين . الزبيدي . محقق.rar
ظاهرة الإعراب في النحو العربي و تطبيقها في القرآن الكريم . أحمد سليمان ياقوت.rar
ظاهرة التخفيف في النحو العربي . د . أحمد عفيفي.rar
ظاهرة التعليل في النحو عند ابن جني من خلال كتابه الخصائص.ماجستير.rar
ظاهرة العدول في اللغة العربية – ماجستير.rar
ظاهرة المجاورة في الدراسات النحوية و موقعها في القرآن الكريم . فهمي النمر.rar
علل التثنية . ابن جني.rar
غنية الطالب و منية الراغب . دروس في الصرف والنحو و حروف المعاني . أحمد فارس الشدياق.rar
فتح الودود شرح اللؤلؤ المنضود نظم متن المقصود . احمد جابر جبران.rar
فهرس المصوّرات الموجودة بمركز البحث العلمي بجامعة أم القرى – فهرس النحو.rar
في أدلة النحو . عفاف محمد حسانين.rar
في أصول النحو . سعيد الأفغاني.rar
قواعد اللغة العربية . د.مبارك مبارك.rar
كتاب أسرار العربية . لأبي البركات الأنباري . محقق.rar
كتاب الأفعال . ابن قطاع.zip
كتاب الأفعال . القاسم علي بن جعفر السعدي.rar
كتاب التبيين عن مذاهب النحويين البصريين والكوفيين لأبي البقاء العكبري . تحقيق ودراسة . ماجستير.rar
كتاب الجمل في النحو لأبي بكر النحوي البغدادي تحقيق ودراسة – ماجستير.rar
كتاب الرائد في الصرف والنحو.rar
كتاب اللامات في اللغة للزجاج.zip
كتاب اللمع في العربية . ابن جني.rar
كتاب معاني الحروف للزجاجي.zip
كيف الاستفهامية في الدراسات النحوية و أوجه إعرابها في القرآن. د. أحمد الهاشمي.rar
لب الإعراب . مولوي عبيدالله.rar
مآخذ الزجاج النحوية على الفراّء في كتابه ( معاني القرآن وإعرابه . ماجستير.rar
متممة الأجرومية لأبي عبدالله الرعيني.zip
متن الآجرومية.rar
متن الدرة البهية نظم الأجرومية ، للعمريطي.zip
مجالس العلماء . الزجاجي . تحقيق عبدالسلام هارون.rar
مراكز الدراسات النحوية . د.عبد الهادي الفضلي.rar
——————–
مسائل خلافية بين الخليل و سيبويه . فخر صالح سليمان قدارة.rar
مسائل خلافية في النحو . أبو البقاء العكبري.zip
معاني النحو ج 1 – السامرائي.rar
معاني حروف الجرّ بين الوصف النحوي القديم و الاستعمال اللغوي المعاصر.مارينا نجار.rar
معجم الأفعال المتعدية بحرف . موسى بن محمد بن الملياني.zip
مغنى اللبيب عن كتب الاعاريب . ابن هشام.zip
مقصوصات صرفية ونحوية . ثامر إبراهيم المصاروة.zip
من أوهام المثقفين في اساليب العربية . أ.د. أحمد محمد عبد الدايم.rar
من تاريخ النحو العربي.rar
منظومة (المقدمة النحوية) للعلامة المختار بن بونَ الجكني.rar
منع الموانع في همع الهوامع . السبكي.rar
منهج الكوفيين في الصرف – الرسالة العلمية الجزء الاول.rar
منهج الكوفيين في الصرف – الرسالة العلمية الجزء الثاني.rar
موقف شوقي ضيف من الدرس النحوي دراسة في المنهج والتطبيق. د . علاء الحمزاوي.rar
نتائج الفكر في النحو . السهيلي . محقق.rar
نحو الفعل المضارع و مكانته في التراكيب الإسنادية . رسالة لنيل درجة الأستاذية رمزي البعلبكي.rar
نحو القراء الكوفيين . ماجستير.rar
نزع الخافض في الدرس النحوي . حسين بن علوي الحبشي.zip
نزهة الألباء فى طبقات الأدباء . ابن الأنباري. محقق.rar
نزهة الطرف شرح بناء الأفعال في علم الصرف . البيضاني.zip
نزهة الطرف في مختصر الصرف . لويس شيخو.rar
نشأة النحو وتاريخ أشهر النحاة . محمد الطنطاوي.rar
نصوص من كتب النحو . د.أحمد سليمان الياقوت.rar
نصوص و مسائل نحوية وصرفية .د. مصطفى جطل.rar
نظام الجملة في شعر الحماسة من حماسة ابي تمام – الرسالة العلمية.rar
نظرات في تحقيق الدر المصون في علوم الكتاب المكنون . دراسة.rar
نقعة الصديان فيما جاء علي الفعلان . أبو الفضائل القرشي.rar
نماذج من التطبيق اللغوي المتكامل . عبد المعطي نصر موسي-محمد صايل حمدان.rar
هداية الطالب قسم الصرف . أحمد مصطفى المراغي.rar
همع الهوامع في شرح جمع الجوامع . السيوطي.rar
واو الثمانية …عمر عبدالله العمري.zip
وجوه التعدد لبناء الكلمة في القرآن . ماجستي2ر.rar
وجوه التعدد لبناء الكلمة في القرآن . ماجستير 1.rar
——————
إعراب الحديث النبوي . أبو البقاء العكبري.rar
إعراب القرآن . الزجاج.rar
إعراب القرآن . الزجاجي.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج1.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج2.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج3.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج4.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج5.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج6.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج7.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج8.rar
إعراب القرآن وبيانه . محيي الدين درويش . ج9.rar
إعراب لامية الشنفرى . لأبي البقاء العكبري.rar
إملاء ما منّ به الرحمن في إعراب جميع القرآن . أبو البقاء العكبري..zip
الإعراب الميسر والنحو . محمد علي أبو العباس.rar
الإعراب الواضح مع تطبيقات عروضية و بلاغية . بدر الدين حاضري.rar
الانتخاب لكشف الأبيات المشكلة الإعراب . ابن عدلان.rar
التبيان في إعراب القرآن . لأبي البقاء العكبري.rar
التطبيق النحوي . عبده الراجحي.rar
التطبيق في الإعراب والصرف . ابراهيم محسن.rar
الفوائد العجيبة في إعراب الكلمات الغريبة . ابن عابدين الحنفي.rar
المختار في القواعد و الإعراب . علي رضا.rar
المنجد في الإعراب و البلاغة والإملاء تطبيقات و قاعدات . محمد خير الحلواني.rar
المنصف في النحو و للغة و الإعراب . نصرالدين فارس.rar
المورد النحوي نماذج تطبيقية في الإعراب والصرف . فخر الدين قباوة.rar
تطبيقات نحوية وبلاغية د . عبدالعال مكرم ج4.rar
تطبيقات نحوية وبلاغية د. عبدالعال مكرم .ج1.rar
تطبيقات نحوية وبلاغية د. عبدالعال مكرم .ج2.rar
تطبيقات نحوية وبلاغية د. عبدالعال مكرم .ج3.rar
تعقبات الزجاج للفراء في معاني القرآن و إعرابه . عادل الصراف . ماجستير.rar
في التطبيق النحوي والصرفي . عبده الراجحي.rar
مشكل إعراب القرآن . مكي بن أبو طالب القيسي.rar
معين الطلاب في قواعد النحو والإعراب . محمد علي عفش.rar
وصلى الله وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين .


الدروس النحوية . حفني ناصف وآخرون1+2+3+4.rar

http://www.4shared.com/file/12774530…_____1234.html


هذا رابط مرفوعات الأخ / الأديب اللبيب، لعل الله ينفع به:

http://www.4shared.com/dir/19125490/…________4.html




Download Kitab Al-Iqna Fi Halli Alfadzi Abi Syuja’a

Kitab Al-Iqna  adalah kitab fiqih madzhab Syafi’I yang cukup luas dan detail ulasannya. Ia merupakan syarah (komentar) dari kitab Matan al-Ghayah wat Taqrib yang sangat terkenal di pesantren salaf. Tahun 972 H kitab ini rampung penyusunannya dan dicetak dalam 2 (dua) jilid/volume pada tahun 1291 H. Kitab ini kemudian dikaji oleh pelajar Al-Azhar Mesir pada tingkat Tsanawiyah (di Indonesia, madrasah Aliyah).

Perihal Penulis

Nama julukan: Al Imam Al-Khatib Al Syarbini.
Nama lengkap: Syamsuddin Muhammad bin Ahmad Al-Khotib Asy-Syarbini As-Syafi’i Al-Qahiri Al-Faqih Al-Mutakallim An-Nahwi.
Tempat lahir: Syarbin kabupaten Daqhaliyah lalu pindah ke kota Cairo sampai wafatnya.


«الإقناع فى حل ألفاظ أبى شجاع»
 المؤلف: محمد بن محمد الخطيب الشربيني شمس الدين
 المحقق: علي محمد معوض – عادل أحمد عبد الموجود
 الناشر: دار الكتب العلمية
 سنة النشر: 1425 – 2004
يعتبر متن الغاية والتقريب ( أو أبي شجاع ) من أكثر متون الفقه الشافعي تداولا وأهمها وقد اعتني بشرحه من قبل العلماء، كما اعتني بالتحشية على شروحه، ومن أهم شروحه كتابنا هذا (الاقناع) لعالم من متأخري الشافعية هو الخطيب القزويني جاء شرحه أقرب الى الطول إذ يعرف ثم يحلل الالفاظ شرحا وضبطا كما يبين مرجع الضمير في المتن، ويذكر معتمد المسألة من كتاب أو سنة معزوة الى مخرجها غالبا . والكتاب غني أيضا بالتنبيهات والفوائد والفروع التي جاء فيها لقوة ملكة الشربيني الفقهية وكونه قريب عهد بنا، ومسائل قد تسمى معاصرة أو تخرج عليها، والكتاب شامل لأبواب الفقه من العبادات والمعاملات والجنايات والفرائض، وللمحققين مقدمة عن الفقه والمذهب والكتاب وعليه تعليقات.
Download Kitab PDF
Download Kitab Aplikasi HP

Download Matan al-Ghayah wa al-Taqrib ( Matan Taqrib )

Kitab Matan Al-Ghayah wat Taqribatau dikenal dengan Kitab Taqrib saja adalah kitab fiqh  madzhab Syafi’ipaling populer di kalangan pesantren salaf. Kitab ini dipelajari hampir di seluruh pesantren salaf di Indonesia

Disamping penjelasan-nya yang ringkas padat, kitab ini tidak terlalu menyulitkan untuk di mengerti bagi para pelajar, khususnya yang baru pertama kali belajar Ilmu Fiqih.

kitab Al-Ghayah wa al-Taqrib Matan Abi Syujaâ adalah karya Syihabuddin Abu Syujaâ Ahmad bin al-Husain bin Ahmad al-Ashfihani, juga dikenal dengan al-Qadli Abu Syujaâ (w 593 H)




متن الغاية والتقريب

يعدّ كتاب مختصر أبي شجاع المسمى “متن الغاية والتقريب” من أجمع وأبدع وأخصرِ ما صُنف في فقه الإمام الشافعي، وهذا ما دفع العلماء إلى الاهتمام به وشرح متنه وتحقيق نصوصه. وليسهل درسه على المبتدئين وحفظه عني بجمع هذا المتن ضمن هذا الكتيب المخصص للجيب وذلك لتسهيل حمله والاضطلاع عليه من وقت لآخر، أما مصنف هذا المتن فهو الإمام الفقيه العلامة شهاب الدين أحمد بن الحسين بن أحمد، أو شجاع. وهو من العلماء الأعلام الذين ذاع صيتهم في البصرة، فكان مثالاً للقضاة العادلين وهذا ما أهّله ولاية القضاء سنة (447هـ(

Download PDF

 

Download Matan Zubad Ibnu Ruslan

Matan Zubad adalah salah sebuah karya bahasa Arab dalam bentuk puisi yang mengandungi lebih daripada 1,000 bait yang sangat terkenal di seluruh dunia Islam. Sejak dari dahulu sehingga kini penghafalan Matan Zubad diberi penekanan oleh institusi-institusi tradisional Islam seperti di pondok-pondok atau pesantren-pesantren.

Matan Zubad adalah hasil karya Abu al-Abbas Ahmad ibn Hussein ibn Hasan ibn ‘Ali ibn Yusuf ibn ‘Ali ibn Arsalan al-Ramli [753H -844H].Dikenali dengan Ibn Ruslan. Lahir di Ramlah, Palestin dan wafat di Baitulmaqdis, Palestin. Matan Zubad ini banyak disyarahkan oleh para ulama seperti Ghayah al-Bayan fi Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah Syamsuddin al-Ramli, Mawahib al-Shomad fi Hal Alfaadz al-Zubad oleh Syaikh Ahmad al-Hijazi al-Fasyani, Ifaadah al-Saadah al-Umad bi Taqrir Ma’ani Nazam al-Zubad oleh al-‘Allamah al-Sayyid Muhammad bin Ahmad bin ‘Abd al-Baari al-Ahdal, Faidh al-Manan Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah al-Sayyid Yusuf bin Muhammad al-Bathah al-Ahdal dan lain-lain lagi.




متن الزبد
متن الزبد تأليف أحمد بن رسلان الشافعي
طبع في  الثقافة بيروت
Download PDF

 

Download Kitab Fatawa wa Masail ibnu Shalah

Kitab Fatawa wa Masail ibnu Ibnu Shalah adalah kitab kumpulan fatwa-fatwa  Ibnu Shalah dalam Fiqih, Hadits, Tafsir Dll. Nama aslinya Taqiyyuddîn Abu ‘Amr Utsman bin Abdurrahman bin Utsman bin Musa al-Kurdi al-Syahrazuri. Ibnu al-Shalâh sendiri awalnya adalah julukan ayahnya, lalu dinisbatkan kepada Abu ‘Amr sehingga sampai sekarang ia lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Shalâh, beliau adalah sebahagian dari ulama-ulama yang bermadzhab Syafi’iah

Nama beliau banyak disebut oleh para ulama Syafiiyah dalam kitab-kitab mereka. Salah satu kitab beliau yang populer adalah Fatawa wa Masail Ibnu Shalah sebuah kitab kumpulan fatwa-fatwa beliau.


فتاوى ومسائل ابن الصلاح في التفسير والحديث والأصول والفقه

فتاوى ومسائل ابن الصلاح في التفسير والحديث والأصول والفقه تأليف العلامة أبي عمرو  عثمان بن عبد الرحمن تقي الدين ابن الصلاح /ت 588هـ
 ومعه : أدب المفتي والمستفتي

طبع في دار المعرفة بيروت تحقيق عبد المعطي أمين قلعجي

Download Kitab

 

Download Kitab Al-Wajiz fi Fiqh al-Imam al-Syafi’i

Kitab al-Wajiz fi Fiqh al-Imamal-Syafi’i adalah kitab karya hujjatul islam Imam Al-Ghazali dalam bidang  Fiqih Madzhab Asy-Syafiiah, yang sebelumnya telah kami posting kitab Al-Washit karya imam Al-Ghazali yang juga sama mengenai fiqih madzhab syafi’I, hanya saja kitab Al-Wajiz ini lebih ringkas dan  singkat daripada kitab Al-Washit.

Selain kitab-kitab diatas imam Al-ghazali juga mengarang kitab Fiqih madzhab syafi’I yaitu kitab Al-bashit yang insyaAllah dikemudian hari akan kami posting Download kitabnya.
Kitab ini juga ada syarahnya yaitu Al-Ajiez syarah Al-Ajiz karya imam Mawardi rahimahullah dan InsyaAllah kitabnya akan kami posting di kemudian hari


الوجيز في فقه الإمام الشافعي
حجة الاسلام أبو حامد محمد بن محمد بن محمد الغزالي

تناول الكتاب بجزئيه ما جاء عند الإمام الشافعي في أبواب الفقه. وقد أوجز الغزالي هذا المذهب وأدمج جميع مسائله بأصولها وفروعها بلغة سهلة مفهومة تتيح للمسلم فهم أمور دينه على هذا المذهب. إلى جانب ذلك فقد تناول مذهب الإمام مالك والإمام أبو حنيفة والمزني وما جاء من اجتهادات فقهية عند هؤلاء

قال المؤلف رحمه الله :
اما بعد فاني متحفك ايها السائل المتلطف، والحريص المتشوف، بهذا الوجيز الذي اشتدت اليه ضرورتك وافتقارك، وطال في نيله انتظارك. بعد ان مخضت لك فيه جملة الفقه فاستخرجت زبدته. وتصفحت تفاصيل الشرع فانتقيت صفوته وعمدته. واوجزت لك المذهب البسيط الطويل، وخففت عن حفظك ذلك العبء الثقيل.

وادمجت جميع مسائله باصولها وفروعها بالفاظ محررة لطيفة. في اوراق معدودة خفيفة. وعبيت فيها الفروع الشوارد، تحت معاقد القواعد. ونبهت فيها بالرموز، على الكنوز. واكتفيت عن نقل المذاهب والوجوه البعيدة بنقل الظاهر من مذهب الامام الشافعي المطلبي رحمه الله
Download Kitab PDF

 

Penulisan Kitab Fiqih, Matan, Syarah, Hasyiah

Secara umumnya terdapat berbagai-bagai cara dan jenis penulisan para fuqaha dalam bidang Ilmu fiqh ini.Ianya dapat dibahagikan kepada beberapa jenis penulisan seperti dibawah:
1. Matan
2. Syarh
3. Hasyiah
Mari kita lihat satu persatu apakah maksud ketiga-tiga jenis penulisan tersebut.

Matan:

Matan adalah kitab yang ditulis secara ringkas.Penulis hanya memuatkan fakta-fakta penting tanpa memasukkan sebarang penerangan yang panjang dan terperinci terhadap sesuatu permasalahan dalam fiqh.Penulis kitab jenis ini kebiasaannya akan menggunakan istilah-istilah yang dianggap tepat dan menyeluruh.
Kitab-kitab jenis ini agak sukar untuk dibaca sekiranya tidak terdapat ulasan atau syarah dari mana-mana ulama atau fuqaha yang menerangkan maksud dan makna pada setiap baris matan yang ditulis dalam kitab-kitab tersebut

Apa yang perlu diketahui juga ialah , kadang-kadang matan ditulis oleh para fuqaha sebagai ringkasan yang dibuat dari kitab lain yang dikenali sebagai mukhtasar.Seperti kitab al-Muharrar karangan Imam al-Rafi’iyy yang diringkaskan dari kita al-Wajiz karangan Imam al-Ghazali.Malah terdapat juga mukhtasar yang dibuat terhadap kitab mukhtasar yang seperti kitab Minhaj al-Talibin karangan Imam Nawawiyang meringkaskan kitab al-Muharrar.

Antara bentuk penulisan kitab jenis ini juga ialah ianya ditulis dalam bentuk nazam atau syair yang bertujuan untuk memudahkan para pembaca atau pelajar menghafal setiap baris matan yang tertulis.Sebab itu lah kitab jenis ini jarang digunakan sebagai rujukan melainkan oleh orang yang telah pun terlebih dulu mempelajarinya atau dirujuk bersama-sama dengan kitab lain.
Contoh beberapa buah kitab Ilmu Fiqh yang ditulis dengan cara penulisan jenis ini ialah :

a. Bidayat al-Mubtadi’ oleh al-Marghinaniyy ( ulama mazhab hanafi )
b. Matn atau Mukhtasar Khalil , karangan Syaikh Khalil Ibn Ishaq ( Ulama mazhab Maliki )
c. Al-Ghayah wa al-taqrib oleh Abu Syuja’ ( ulama mazhab Syafie )
d. Mukhtasar al-Khiraqiyy karangan Abu Al-Qasim Umar Ibn Al-hasan al-Khirraqiy ( ulama mazhab hanbali)

Syarh:

Kitab jenis ini adalah kitab yang ditulis untuk mengulas dan mensyarahkan matan atau mukhtasar.Penulis kitab ini akan mengulas setiap istilah dan kenyataan yang sukar atau kabur pemahamannya.Ulasan juga dibuat terhadap pandangan dan ijtihad ulama lain terhadap sesuatu masalah yang diperbahaskan.Penulis kitab ini juga kebiasaannya tidak melakukan pentarjihan terhadap pendapat atau pandangan ulama-ulama yang mengarang kitab tersebut.

Pengulas atau pen’syarah’ akan mengulas atau mensyarahkan matan atau mukhtasar yang dihasilkannya sendiri atau pun dari penulisan-penulisan orang lain.Malah terdapat juga Syarh yang mengulas kitab syarh yang lain , seperti kitab Syarh Fathul Qadir karangan Ibnu al-Humam yang mengulas kitab al-Hidayat karangan al-Marghinaaniyy.Kitab ­al-Hidayah pula adalah sebuah kitab syarh yang mengulas kitab Bidayat al-Mubtadi’ karangan al-Marghinaaniyy sendiri.

Apa yang jelas , kitab jenis ini kebiasaannya mempunyai jumlah halaman yang banyak.Ini kerana kebanyakan dari ulama / fuqaha yang menulis dengan metod jenis ini akan menyelitkan atau membawa berbagai-bagai perbahasan hukum-hakam furu’ dalam fiqh untuk dijadikan contoh pada sesuatu permasalahan yang ingin dibahas atau disyarahkan.

Penulis atau pengulas kitab jenis ini juga biasanya mempunyai hubungan dengan penulis kitab asal yang diulasnya , samada sebagai anak murid kepada pengarang kitab asal atau sekurang-kurangnya sebagai pengikut mazhabnya.Sebab itulah kita dapati , jarang sekali terdapat dari kalangan pengulas / pen ‘syarah’ tersebut yang menyanggahi atau menolak pandangan penulis kitab asal yang mereka syarah / ulaskan.
Contoh-contoh kitab jenis ini pula ialah seperti :

a. Bada’ie al-Sana’ie oleh Abu Bakr Ibn Mas’ud Ibn Ahmad al-Kasaniyy.Salah seorang ulama bermazhab Hanafi.Kitab ini adalah ulasan kepada kitab Tuhfah al-Fuqaha yang dikarang oleh al-Samarqandiyy.

b. Mughni al-Muhtaj oleh Muhammad Ibn Ahmad al-Syarbiniyy al-Khatib.Seorang ulama mazhab Syafie yang mengulas atau mensyarahkan kitab Minhaj al-Tholibin yang diikarang oleh al-Imam an-Nawawi.

c. Al-Syarh al-Kabir karangan Muhammad Ibn Abdillah al-Kharashiyy.Seorang ulama mazhab Maliki.Kitab ini adalah ulasan atau kitab syarah bagi kitab Mukhtasar Khalil yang dikarang oleh Khalil Ibn Ishaq.

d. Kasyaf al-Qina karangan Mansur Ibn yusuf Ibn Idris al-Buhutiyy yang merupakan salah seorang ulama Mazhab Hanbali.Kitab ini pula adalah ulasan kepada kitab al-Iqna’ karangan Musa Ibn Ahmad al-Maqdasiyy.

Hasyiah :

Kitab jenis ini pula adalah penulisan kitab fiqh yang berbantuk Ta’liq (komentar) atau Mulahazhat (catatan) yang dilakukan terhadap sesuatu syarh.Bentuknya hampir sama dengan bentuk penulisan secara atau jenis syarh , tetapi bezanya penulis kitab jenis Hasyiah ini hanya akan memilih perkataan-perkataan atau ayat-ayat yang tertentu dalam kitab syarh untuk diulas dengan komentar-komentar atau catatan yang tertentu.
Antara kitab-kitab yang ditulis dengan jenis penulisan hasyiah ialah :

a. Hasyiah Ibn ‘Abidin atau disebut juga Rad al-Mukhtar yang ditulis oleh Muhammad Amin Ibn Umar atau lebih dikenali dengan panggilan Ibn ‘Abidin.Seorang ulama bermazhab Hanafi.Kitab hasyiah ini adalah komentar kepada kitab al-Dur al-Mukhtar yang dikarang oleh al-Haskafiyy.Kitab ini juga merupakan kitab hasyiah yang agak panjang sehingga menyerupai kitab syarh.

b. Hasyiah al-Syarqawiyy yang dikarang oleh Abdullah Ibn Hijaziyy Ibn Ibrahim al-Syarqawiyy , seorang ulama mazhab Syafie.Kitab ini merupakan kitab hasyiah kepada kitab Syarh al-Tahrir karangan Zakaria ibn Muhammad al-Ansariyy.
Selain daripada jenis-jenis atau bentuk penulisan seperti di atas , terdapat juga bentuk-bentuk lain dalam penulisan kitab-kitab fiqh seperti , penulisan kitab fiqh mengikut mazhab , bentuk penulisan secara muqarran (perbandingan) , bentuk ayat dan hadith hukum , bentuk fatwa , usul, qawa’id dan sebagainya.
Semoga dengan kita mempelajari dan mengetahui kaedah dan bentuk penulisan kitab-kitab fiqh ini akan dapat memudahkan kita untuk memahami ilmu fiqh islam dengan lebih mudah dan sempurna.

 

Download Kitab Minhaj At-Thalibin

Kitab Minhaj At-Thalibin adalah kitab Fiqih madzhab Syafi’i karya Imam Nawawi. Kitab ini sangatlah penting keberadaanya dalam mempelajari fiqih madzhab Syafi’I, karena banyak ulama madzhab Syafi’I yang mengambil referensi pemecahan mas’alah fiqih dari Kitab Minhaj A-Thalibin ini.


منهاج الطالبين وعمدة المتقين
منهاج الطالبين وعمدة المتقين تأليف أبي  زكريا يحيى بن شرف النووي/ت676هـ
طبع المنهاج جدة تحقيق محمد محمد طاهر شعبان 

Download Kitab PDF

 

Memahami Perkataan Imam Syafi’i Dalam Pembagian Bid’ah

Menurut Imam Syafi’i tentang pemahaman bid’ah ada dua riwayat yang menjelaskannya.
Pertama, riwayat Abu Nu’aim;

اَلبِدْعَة ُبِدْعَتَانِ , بِدْعَة ٌمَحْمُودَةٌ وَبِدْعَةِ مَذْمُوْمَةٌ فِيْمَا وَافَقَ السُّنَّةَ فَهُوَ مَحْمُوْدَةٌ وَمَا خَالَفَهَا فَهُوَ مَذْمُومْ.

Bid’ah itu ada dua macam, bid’ah terpuji dan bid’ah tercela. Bid’ah yang sesuai dengan sunnah, maka itulah bid’ah yang terpuji sedangkan yang menyalahi sunnah, maka dialah bid’ah yang tercela’.

Kedua,riwayat Al-Baihaqi dalam Manakib Imam Syafi’i :

. اَلمُحْدَثَاتُ ضَرْبَانِ, مَا اُحْدِثَ يُخَالِفُ كِتَابًا اَوْ سُنَّةً اَوْ أثَرًا اَوْ اِجْمَاعًا فَهَذِهِ بِدْعَةُ الضّلالَةُوَمَا اُحْدِثَ مِنَ الْخَيْرِ لاَ يُخَالِفُ شَيْئًا مْن ذَالِكَ فَهَذِهِ بِدْعَةٌ غَيْرُ مَذْمُوْمَةٌ

‘Perkara-perkara baru itu ada dua macam. Pertama, perkara-perkara baru yang menyalahi Al-Qur’an, Hadits, Atsar atau Ijma’. Inilah bid’ah dholalah/ sesat. Kedua, adalah perkara-perkara baru yang mengandung kebaikan dan tidak bertentangan dengan salah satu dari yang disebutkan tadi, maka bid’ah yang seperti ini tidaklah tercela’



PENJELASAN


الْمُحْدَثَاتُ مِنَ اْلأُمُوْرِ ضَرْبَانِ

“Perkara baru ada dua macam”

Maksudnya : semua perkara baru baik Ibadah atau bukan Ibadah, baik Aqidah atau bukan Aqidah terbagi kepada dua macam, poin yang perlu di ingat adalah Imam Syafi’i sedang memisah dan memilah antara dua macam perkara baru yang tentu saja perkara tersebut tidak di masa Rasulullah dan para sahabat.

أَحَدُهُمَا : مَا أُحْدِثَ ممَّا يُخَالـِفُ كِتَابًا أَوْ سُنَّةً أَوْ أَثرًا أَوْ إِجْمَاعًا

“salah satunya adalah perkara baru yang menyalahi Kitab (Al-Quran), atau Sunnah (Hadits), atau Atsar, atau Ijma’.”

Maksudnya : yang pertama adalah perkara baru yang menyalahi Al-Quran, As-Sunnah, Atsar dan Ijma’, poin penting di sini adalah “Yukhalifu” atau “menyalahi” jadi perkara baru itu sesat bukan karena semata-mata ia baru ada dan belum ada di masa rasul dan sahabat, tapi karena menyalahi 4 perkara di atas.

فهَذِهِ اْلبِدْعَةُ الضَّلاَلـَةُ

“maka perkara baru ini adalah Bid’ah Dholalah”

Maksudnya : perkara baru yang menyalahi Al-Quran atau menyalahi As-Sunnah atau menyalahi Atsar atau menyalahi Ijma’, maka inilah Bid’ah Dholalah yang terlarang dalam Hadits larangan Bid’ah, Bid’ah Dholalah bukan sesuatu yang tidak tersebut secara khusus dalam Al-Quran atau As-Sunnah atau Atsar atau Ijma’, tapi harus diperiksa dulu apakah ia menyalahi atau justru sesuai dengan Al-Quran atau As-Sunnah atau Atsar atau Ijma’.

وَالثَّانِيَةُ : مَا أُحْدِثَ مِنَ الْخَيْرِ لاَ خِلاَفَ فِيْهِ لِوَاحِدٍ مِنْ هذا

“yang kedua, perkara baru yang baik lagi tidak menyalahi bagi salah satu dari ini (Al-Quran, As-Sunnah, Atsar, dan Ijma’)”

Maksudnya : yang kedua adalah perkara baru yang baik dan tidak menyalahi satupun dari Al-Quran atau As-Sunnah atau Atsar atau Ijma’, bukan maksud baik itu hanya dianggap baik, tapi baik di sini adalah tidak menyalahi 4 perkara tersaebut, dan poin penting di sini juga pada “Tidak menyalahi” jadi perkara baru tidak otomatis Bid’ah dan Sesat,  tapi ketika ia menyalahi salah satu dari 4 perkara tersebut, maka otomatis sesat, dan bila tidak menyalahi salah satu dari 4 perkara tersebut maka otomatis tidak sesat, baik dinamai dengan Bid’ah Hasanah atau Bid’ah Lughawi atau dengan bermacam nama lain nya.

وَهَذِهِ مُحْدَثَةٌ غَيْرُ مَذْمُوْمَةٍ

“dan perkara baru tersebut tidak tercela”

Maksudnya : perkara baru yang tidak menyalahi Al-Quran atau As-Sunnah atau Atsar atau Ijma’ adalah Bid’ah yang tidak tercela atau di sebut juga dengan Bid’ah Hasanah.

 

Download Kitab Mukhtashar Al-Muzanni

Al Muzani adalah murid langsung dan sahabat dekat dari Imam Syafi’I, mendengar dan memperhatikan sekalian ucapan dan pelajaran yang diberikan gurunya Imam Syafi’I, kemudian di rumuskannya dan dituliskan apa yang dipelajarinya dan didengarnya itu kedalam kitab. Jadi fungsinya dapatlah dikatakan sebagai sekertaris pribadi Imam Syafi’i

Kitab Mukhtashar Al-Muzanni adalah salah satu karya Imam Muzanni yang disusun sebagaimana kitab Al-Umm yang sudah di bentuk sebuah Qaul Imam Syafi’I yang disebut Qaul jaded.. Wallahu A’lam



مختصر المزني في فروع الشافعية
مختصر المزني في فروع الشافعية تأليف إسماعيل بن يحي بن إسماعيل المصري المزني
 

طبع في دار الكتب العلمية تحقيق محمد عبد القادر شاهين

Download kitab PDF

 

Keutamaan Berdzikir

Keutamaan Berdzikir.
محمد سلفى بن أبو نوار العيدروس
Wahai sahabatku, hendaknya anda senantiasa mewiridkan Dzikir (mengingat) kepada Allah Ta’ala dengan menentukan waktunya dan membatasi bilangannya, dan untuk memastikan bilangan dzikirnya, dan mengistiqomahkannya, boleh anda mempergunakan tasbih (alat) sebagai alat penghitung.
Ketahuilah! Bahwa dzikir itu merupakan rukun thariqat, kunci hakikat, pedang para murid (pencari kebahagian akhirat), dan merupakan sumber derajat kewalian, demikian dikatakan oleh sebagian Ulama Ma’rifat.
Masalah dzikir ini, difirmankan oleh Allah Ta’ala dalam beberapa ayat Al Qur’an dan Hadits, yaitu :
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al Baqarah (2) : 152)



فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ
Maka ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. (QS. An Nisaa’ (4) : 103)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. Al Ahzab (33) : 41)
وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS. Al Anfaal (8) : 45)
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS. Al A’raaf (7) : 205)

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar Ra’d (13) : 28)
إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. Al Ahzab (33) : 35)
وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: يقول الله تعالى: أنا عند ظن عبدي بي، وأنا معه حين يذكرني، فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملأ ذكرته في ملأ خير منه
Rasulallah saw. Bersabda: Allah Ta’ala berfirman : Aku adalah sebagaimana praduga/prasangka hamba-Ku kepada-Ku, Aku senantiasa menyertainya selama dia mengingat-Ku, maka apabila dia mengingat aku dalam hatinya, Akupun mengingatnya dalam hati, dan bila dia mengingat-Ku dalam keadaan ramai, Akupun mengingatnya dalam keadaan ramai, bahkan lebih baik dari pada ingatannya. (Hadits Qudsi, Kitab Risalatul Mu’awanah)

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا اقْتَرَبْتُ مِنْهُ ذِرَاعًا وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَيُرْوَى عَنْ الْأَعْمَشِ فِي تَفْسِيرِ هَذَا الْحَدِيثِ مَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعًا يَعْنِي بِالْمَغْفِرَةِ وَالرَّحْمَةِ وَهَكَذَا فَسَّرَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ هَذَا الْحَدِيثَ قَالُوا إِنَّمَا مَعْنَاهُ يَقُولُ إِذَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ الْعَبْدُ بِطَاعَتِي وَمَا أَمَرْتُ أُسْرِعُ إِلَيْهِ بِمَغْفِرَتِي وَرَحْمَتِي وَرُوِيَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ أَنَّهُ قَالَ فِي هَذِهِ الْآيَةِ { فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ } قَالَ اذْكُرُونِي بِطَاعَتِي أَذْكُرْكُمْ بِمَغْفِرَتِي حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى وَعَمْرُو بْنُ هَاشِمٍ الرَّمْلِيُّ عَنْ ابْنِ لَهِيعَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ بِهَذَا

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair dan Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah ‘azza wajalla berfirman; Aku bersama dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia berdzikir (berdoa) kepada-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus dari mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan shahih, dan telah di riwayatkan pula dari Al A’masy mengenai tafsir hadits ini, yaitu; “Barang siapa mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta.” Maknanya dengan ampunan dan rahmat. Seperti inilah sebagian ulama menafsiri hadits ini, mereka mengatakan; hanyasanya maknanya adalah, Allah berfirman “Apabila hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan keta’atan kepada-Ku, dan apa yang Aku perintahkan, maka Aku akan bersegera kepadanya dengan ampunan-Ku dan rahmat-Ku.” Dan diriwayatkan dari Said bin Jubair bahwa dia berkata tentang ayat ini; “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” (QS Al Baqarah; 152) katanya; “Ingatlah kepada-Ku dengan keta’atan kepada-Ku, maka Aku akan mengingatmu dengan ampunan-Ku.” Telah menceritakan kepada kami Abd bin Humaid dia berkata; telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Musa dan ‘Amru bin Hasyim Ar Ramli dari Ibnu Lahi’ah dari ‘Atha` bin Yasar dari Sa’id bin Jubair dengan hadits ini.” (HR. At Tirmidzi No.3527, Bukhori No.6856, 6951, Muslim No.4927, 4832, 4849, 4851, Ibnumajah No.3812 dan Ahmad No.9834, 9863, 9373, 10286)
قال عليه السلام: “يقول الله تعالى: أنا جليس من ذكرني
Allah Ta’ala berfirman : Aku adalah teman bagi orang yang berdzikir. (Hadits Qudsi, Kitab Risalatul Mu’awanah)
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ هُوَ ابْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ زِيَادٍ مَوْلَى ابْنِ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ قَالُوا بَلَى قَالَ ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى قَالَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مَا شَيْءٌ أَنْجَى مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَقَدْ رَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ مِثْلَ هَذَا بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَرَوَى بَعْضُهُمْ عَنْهُ فَأَرْسَلَهُ
Telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Huraits telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Musa dari Abdullah bin Sa’id yaitu Ibnu Abu Hindun dari Ziyad mantan budak Ibnu ‘Ayyasy dari Abu Bahriyyah dari Abu Ad Darda` radliallahu ‘anhu ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian mengenai amalan kalian yang terbaik, dan yang paling suci di sisi Raja (Allah) kalian, paling tinggi derajatnya, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kemudian kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?” Mereka berkata; ya. Beliau berkata: “Berdzikir kepada Allah ta’ala.” Mu’adz bin Jabal radliallahu ‘anhu berkata; tidak ada sesuatu yang lebih dapat menyelamatkan dari adzab Allah daripada dzikir kepada Allah. Sebagian ulama telah meriwayatkan hadits ini dari Abdullah bin Sa’id seperti ini dengan sanad ini dan sebagian yang lain meriwayatkan dari Mu’adz dan memursalkan hadits tersebut. (HR. At Tirmidzi No.3299, Ahmad No.20713, 21065, 26249 dan Malik No.441)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مَلَائِكَةً سَيَّارَةً فُضُلًا يَتَتَبَّعُونَ مَجَالِسَ الذِّكْرِ فَإِذَا وَجَدُوا مَجْلِسًا فِيهِ ذِكْرٌ قَعَدُوا مَعَهُمْ وَحَفَّ بَعْضُهُمْ بَعْضًا بِأَجْنِحَتِهِمْ حَتَّى يَمْلَئُوا مَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَإِذَا تَفَرَّقُوا عَرَجُوا وَصَعِدُوا إِلَى السَّمَاءِ قَالَ فَيَسْأَلُهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ مِنْ أَيْنَ جِئْتُمْ فَيَقُولُونَ جِئْنَا مِنْ عِنْدِ عِبَادٍ لَكَ فِي الْأَرْضِ يُسَبِّحُونَكَ وَيُكَبِّرُونَكَ وَيُهَلِّلُونَكَ وَيَحْمَدُونَكَ وَيَسْأَلُونَكَ قَالَ وَمَاذَا يَسْأَلُونِي قَالُوا يَسْأَلُونَكَ جَنَّتَكَ قَالَ وَهَلْ رَأَوْا جَنَّتِي قَالُوا لَا أَيْ رَبِّ قَالَ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْا جَنَّتِي قَالُوا وَيَسْتَجِيرُونَكَ قَالَ وَمِمَّ يَسْتَجِيرُونَنِي قَالُوا مِنْ نَارِكَ يَا رَبِّ قَالَ وَهَلْ رَأَوْا نَارِي قَالُوا لَا قَالَ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْا نَارِي قَالُوا وَيَسْتَغْفِرُونَكَ قَالَ فَيَقُولُ قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ فَأَعْطَيْتُهُمْ مَا سَأَلُوا وَأَجَرْتُهُمْ مِمَّا اسْتَجَارُوا قَالَ فَيَقُولُونَ رَبِّ فِيهِمْ فُلَانٌ عَبْدٌ خَطَّاءٌ إِنَّمَا مَرَّ فَجَلَسَ مَعَهُمْ قَالَ فَيَقُولُ وَلَهُ غَفَرْتُ هُمْ الْقَوْمُ لَا يَشْقَى بِهِمْ جَلِيسُهُمْ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hatim bin Maimun telah menceritakan kepada kami Bahz telah menceritakan kepada kami Wuhaib telah menceritakan kepada kami Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: ‘Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi mempunyai beberapa malaikat yang terus berkeliling mencari majelis dzikir. Apabila mereka telah menemukan majelis dzikir tersebut, maka mereka terus duduk di situ dengan menyelimutkan sayap sesama mereka hingga memenuhi ruang antara mereka dan langit yang paling bawah. Apabila majelis dzikir itu telah usai, maka mereka juga berpisah dan naik ke langit.’ Kemudian Rasulullah meneruskan sabdanya: ‘Selanjutnya mereka ditanya Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat Yang sebenarnya Maha Tahu tentang mereka: ‘Kalian datang dari mana? ‘ Mereka menjawab; ‘Kami datang dari sisi hamba-hamba-Mu di bumi yang selalu bertasbih, bertakbir, bertahmid, dan memohon kepada-Mu ya Allah.’ Lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya: ‘Apa yang mereka minta? ‘ Para malaikat menjawab; ‘Mereka memohon surga-Mu ya Allah.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya lagi: ‘Apakah mereka pernah melihat surga-Ku? ‘ Para malaikat menjawab; ‘Belum. Mereka belum pernah melihatnya ya Allah.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berkata: ‘Bagaimana seandainya mereka pernah melihat surga-Ku? ‘ Para malaikat berkata; ‘Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu ya Allah.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala balik bertanya: ‘Dari apa mereka meminta perlindungan kepada-Ku? ‘ Para malaikat menjawab; ‘Mereka meminta perlindungan kepada-Mu dari neraka-Mu ya Allah.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya: ‘Apakah mereka pernah melihat neraka-Ku? ‘ Para malaikat menjawab; ‘Belum. Mereka belum pernah melihat neraka-Mu ya Allah.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berkata: ‘Bagaimana seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku? ‘ Para malaikat berkata; ‘Ya Allah, sepertinya mereka juga memohon ampun (beristighfar) kepada-Mu? ‘ Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menjawab: ‘Ketahuilah hai para malaikat-Ku, sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka, memberikan apa yang mereka minta, dan melindungi mereka dari neraka.’ Para malaikat berkata; ‘Ya Allah, di dalam majelis mereka itu ada seorang hamba yang berdosa dan kebetulan hanya lewat lalu duduk bersama mereka.’ Maka Allah menjawab: ‘Ketahuilah bahwa sesungguhnya Aku akan mengampuni orang tersebut. Sesungguhnya mereka itu adalah suatu kaum yang teman duduknya tak bakalan celaka karena mereka.’ (HR. Muslim No.4854, Bukhori No.5929, At Tirmidzi No.3524 dan Ahmad No.8614, Abu Isa mengatakan hadits ini derajatnya Hasan Shahih)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ رَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Yahya dari ‘Ubaidullah dia berkata; telah menceritakan kepadaku Khubaib bin Abdurrahman dari Hafsh bin ‘Ashim dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah (salah satunya) adalah seseorang yang berdzikir kepada Allah hingga meneteskan air matanya.” (HR. Bukhori No.5998 dan Muslim No.1712)
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَقَ الْمُفْرِدُونَ قَالُوا وَمَا الْمُفْرِدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْمُسْتَهْتَرُونَ فِي ذِكْرِ اللَّهِ يَضَعُ الذِّكْرُ عَنْهُمْ أَثْقَالَهُمْ فَيَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ خِفَافًا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al ‘ala` telah mengabarkan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Umar bin Rasyid dari Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mufarridun (orang-orang yang menyendiri untuk beribadah) telah mendahului (unggul).” Mereka bertanya; “Apa (yang dimaksud dengan) Al Mufaridun ya Rasulullah?” beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang terpikat dalam berdzikir kepada Allah, dzikir telah menggugurkan dosa yang mereka pikul, sehingga mereka datang dalam keadaan ringan tanpa beban dosa.” Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan gharib.” (HR. At Tirmidzi No.3520 dan Muslim No 4834)
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ حُبَابٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ فَأَخْبِرْنِي بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ قَالَ لَا يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab dari Mu’awiyah bin Shalih dari ‘Amru bin Qais dari Abdullah Busr radliallahu ‘anhu bahwa seorang laki-laki berkata; wahai rasulullah, sesungguhnya syari’at-syari’at Islam telah banyak yang menjadi kewajibanku, maka beritahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan sebagai pegangan! Beliau bersabda: “Hendaknya senantiasa lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah.” Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini. (HR. At Tirmidzi No.3297 dan Ibnumajah No.3783)
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ذِكْرُ الله عِلَمُ الإيمانِ وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ وَحِصْنٌ مِنَ الشِّيْطَانِ وَحِرْزٌ مِنَ النيرانِ
Nabi Muhammad saw. Bersabda : Dzikir kepada Allah adalah bendera iman dan terbebas dari sifat munafik serta menjadi benteng dari syaitan dan menjadi penjaga dari neraka. (Kitab Lubabul Hadits)
قال صلى الله عليه وسلم: أَفْضَلُ الذِّكْرُ الخَفِيُّ
Nabi Muhammad saw. Bersabda : Dzikir yang paling utama adalah dzikir khofi (dzikir dalam hati). (Kitab Lubabul Hadits)
Malaikat tidak dapat membawa naik dzikir khofi, karena tidak tampak padanya, yaitu suatu dzikir yang rahasia antara seorang hamba dengan Allah Ta’ala, demikian sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Abdul Qodir Al Jaelani Rahimahumullah.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi dari Aisyah ra. : Dzikir yang tidak didengar oleh malaikat hafadhah tujuhpuluh kali lipat.
Al Manawi mengatakan : Yang dimaksud dzikir khofi itu adalah merenungkan dan memikirkan serta memperhatikan terhadap segala ciptaan Allah dan kenikmatan-kenikmatan-Nya, sedangkan orang yang memperhatikan itu selalu berdzikir dalam hati.
قال صلى الله عليه وسلم: أَشَدُّ الأَعْمالِ ثَلاَثٌ ذِكْرُ الله تَعَالى عَلَى كُلِّ حَالٍ وَمُوَاسَاةُ الأخِ مِنْ مالِكَ وإنْصَافُ الفَقيرِ البَائِسِ مِنْ نَفْسِكَ
Nabi Muhammad saww. bersabda : Seberat-berat amal ada tiga, yaitu : Dzikir kepada Allah Ta’ala pada setiap keadaan, menyenangkan saudara dengan hartamu, dan melayani orang yang sangat faqir dari dirimu. (Kitab Lubabul Hadits)
Dzikir kepada Allah pada setiap keadaan maksudnya disetiap waktu dan tempat. Menyenangkan saudara maksudnya menolongnya dengan harta (uang). Dan melayani orang yang sangat faqir dari dirimu, maksudnya menjadikan dirimu sebagai pelayan bagi orang yang membutuhkan bagi orang yang tertimpa kemelaratan yang berat.
قال صلى الله عليه وسلم: عَلاَمَةُ حُبِّ الله حُبُّ ذِكْرِ الله وَعَلامَةُ بُغْضِ الله بُغْضُ ذِكْرِ الله عَز وَجَل
Nabi Muhammad saww. Bersabda : Tanda mencintai Allah adalah cinta berdzikir kepada Allah dan tanda benci kepada Allah adalah benci berdzikir kepada Allah. (Kitab Lubabul Hadits)
قال صلى الله عليه وسلم حِكَايَة عَنِ الله تَعَالى: أَنَا مَعَ عَبْدي إذا ذَكَرني وَتَحَرَّكَتْ بي شَفَتَاهُ
Nabi Muhammad saww. Bersabda : menceritakan dari firman Allah Ta’ala : Aku tetap menyertai hamba-Ku ketika ia mengingat kepada-Ku dan kedua bibirnya bergerak-gerak karena berdzikir kepada-Ku. (Kitab Lubabul Hadits)
قال صلى الله عليه وسلم: ذِكْرُ الله تَعَالَى بالغَدَاةِ والعَشِيِّ أَفْضَلُ مِنْ ضَرْبِ ٱلسُّيُوفِ فِي سَبِيلِ الله
Nabi Muhammad saw. bersabda : Berdzikir kepada Allah Ta’ala di waktu pagi dan sore adalah lebih utama daripada memukulkan pedang di dalam perang sabil (menegakkan agama Allah). (Kitab Lubabul Hadits)
قال صلى الله عليه وسلم: أَفْضَلُ الذِّكْرِ لا إلهَ إلاَّ الله
Nabi Muhammad saww. Bersabda : Dzikir yang paling utama adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH. (Kitab Lubabul Hadits)
وقال صلى الله عليه وسلم: اذْكُروا الله ذِكْرا خَامِلاً، قيل: وَمَا الذِكْرُ الخَامِلُ؟، قال: الذِّكْرُ الخَفِيُّ
Nabi Muhammad saww. Bersabda : Berdzikir kamu semua kepada Allah dengan “DZIKIR KHOMIL”, sebagaimana sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apa dzikir khamil itu?”, Beliau bersabda : “Yaitu Dzikir Khofi (dzikir samar didalam hati)”. (Kitab Lubabul Hadits)
Maksudnya, bahwa dzikir yang samar di dalam hati itu lebuh utama dari pada dzikir yang keras agar terjamin keselamatannya dari riya’ (pamer), demikian menurut kelompok ahli Tasawuf.
قال صلى الله عليه وسلم: أَفْضَلُ العِبَادِ دَرَجَةً عِنْدَ الله يَوْمَ القِيَامَةِ الذَّاكِرونَ الله كَثِيرا
Nabi Muhammad saww. Bersabda : Para hamba yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah. (HR. At Tirmidzi dan Ahmad dari Abu Sa’id Al Khudri dengan isnad Shahih, Kitab Tanqihul Qaul)
Dalam hadits tersebut menyebutkan dengan kata “ Adz Dzaakiruunallaaha Katsiira” yang artinya orang laki-laki yang banyak mengingat Allah, mengandung maksud juga termasuk para wanita, tetapi mereka tidak disebutkan karena kata mudzakkar mengalahkan atas mu’anats, sehingga orang-orang yang banyak berdzikir mengingat Allah itu adalah baik laki-laki maupun perempuan.
وقال صلى الله عليه وسلم: خَيْرُ الذِّكْرِ الذِّكْرُ الخَفِيُّ، وَخَيْرُ العِبَادَةِ أَخَفُّها، وَخَيْرُ الرِّزْقِ مَا يَكْفِي
Nabi Muhammad saww. bersabda : Sebaik-baik dzikir adalah dzikir khofi (rahasia dalam hati), sebaik-baik ibadah yang ringan lagi rutin dilakukan, dan sebaik-baik rizki adalah yang mencukupi. (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan Al Baihaqi dari Sa’ad bin Malik dan Abnu Abi Waqqash ra. Dengan isnad Shahih, Kitab Tanqihul Qaul)
Dalam satu riwayat disebutkan bahwa kata “Al Khofi” dengan kata “Al Mukhfi” dengan “mim”, maksudnya dzikir itu dirahasiakan oleh orang yang berdzikir dari pandangan manusia, maka dzikir yang demikian ini lebih utama dari pada dzikir yang jahar (keras dan terang-terangan). Dalam hadits lain disebutkan, bahwa keutamaan berdizikir yang samara tau dirahasiakan dalam hati karena dikhawatirkan riya’ (pamer) dan dapat mengganggu orang lain yang sedang shalat. Oleh karenanya dzikir jahar itupun utama jika dapat selamat dari hal yang demikian. Adapun maksud sebaik-baik rizki adalah yang cukup adalah sekedar kecukupan.
قال عليه الصلاة والسلام : ما عمل ابن آدم عملاً أنجى له من عذاب الله من ذكر الله
Nabi Muhammad saww. bersabda : Tidak ada suatu amalan pun dikerjakan oleh anak Adam yang bias menyelamatkannya dari siksa neraka, selain berdzikir kepada Allah. (Kitab An Nashaih Ad Diniyah)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَقَ يُحَدِّثُ عَنْ الْأَغَرِّ أَبِي مُسْلِمٍ أَنَّهُ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُمَا شَهِدَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا حَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bah aku mendengar Abu Ishaq bercerita dari Al A’raj Abu Muslim bahwasanya dia berkata; ‘aku bersaksi atas Abu Hurairah dan Abu Sa’id Al Khudri bahwasanya keduanya menyaksikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Tidaklah suatu kaum yang duduk berkumpul untuk mengingat Allah, kecuali dinaungi oleh para malaikat, dilimpahkan kepada mereka rahmat, akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dan Allah Azza Wa jalla akan menyebut-nyebut mereka di hadapan para makhluk yang ada di sisi-Nya. Dan telah menceritakannya kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Syu’bah dalam sanad ini dengan Hadits yang serupa. (HR. Muslim No.4868, Ibnumajah No.3761 dan Ahmad No.11037, 11441, 11457)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ بْنِ عَبْدِ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ ثَابِتٍ الْبُنَانِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ
Telah menceritakan kepada kami Abdul Warits bin Abdush Shamad bin Abdul Warits ia berkata; telah menceritakan kepadaku ayahku ia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Tsabit Al Bunani telah menceritakan kepadaku ayahku dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: “Apabila kalian melewati taman Surga, maka hendaknya engkau beristirahat (ikut hadir)!” Aku katakan; apakah taman Surga itu wahai Rasulullah? Beliau mengatakan: “Kelompok-kelompok dzikir.(kumpulan orang yang berdzikir)” Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini, dari hadits Tsabit dari Anas. (HR. At Tirmidzi No.3432, Ahmad No.12065 dan Kitab An Nashaih Ad Diniyah)
قال النبي -صلَّى الله عليه وآله وسلَّم : من قعد مقعداً لم يذكر الله تعالى فيه إلا كانت عليه من الله ترة
Nabi Muhammad saww. bersabda : Barangsiapa duduk disuatu tempat, sedang ia tidak mengingat (berdzikir) Tuhan ketika itu, maka ia tidak akan merasakan sesuatu dari Allah selain penyesalan. (Kitab An Nashaih Ad Diniyah)
وقال عليه الصلاة والسلام : مثل الذي يذكر الله والذي لا يذكره مثل الحي والميت، ومثل الشجرة الخضراء بين الشجر اليابس. وذاكر الله في الغافلين كالمقاتل بين الفارِّين
Nabi Muhammad saww. bersabda : Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada-Nya, seperti orang hidup dengan orang mati, atau seperti pohon yang berdaun hijau dengan pohon yang kering tiada berdaun, dan orang yang berdzikir kepada Allah ditengah-tengah orang lalai, seperti orang yang berperang di tengah-tengah orang yang lari dari medan perang. (Kitab An Nashaih Ad Diniyah)
قال صلى الله عليه وسلم: أكثروا من ذكر الله حتى يقول المنافقون إنكم مراءون
Nabi Muhammad saww. bersabda : Perbanyaklah berdzikir kepada Allah Ta’ala, sehingga orang-orang munafiq berkata : sesungguhnya orang-orang yang berdzikir itu adalah orang-orang yang riya’. (Kitab Risalatul Mu’awanah)
Jadi bisa dikatakan orang yang tidak suka dengan orang yang berdzikir adalah orang munafiq.
Dan masih banyak lagi dalil-dalil tentang keutamaan berdzikir kepada Allah Ta’ala.
Dikutip dari :

* Al Qur’an.
* Kitab Hadits Kutubu Tis’ah.
* Ihya Ulumiddin => Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali.
* Irsyadul ‘Ibad Ilasabilirrosyad => Asy Syaikh Zinuddin Al Maribariy.
* An Nashaaih Ad Diniyah wal washaaya Al Imaaniyah => Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad.
* Risalatul Mu’awanah => Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad.
* Tanbihul Ghafilin => Al Imam Abul Laits As Samarqandi.
* Lubabul Hadits => Al Imam Al Hafidz Jalaluddin Abdurrahman bin Abii Bakar As Suyuthi.
* Tanqihul Qaul => Asy Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Al Bantani.

Penulis : Muhammad Shulfi bin Abu Nawar bin Ahmad Al ‘Aydrus.

محمد سلفى بن أبو نوار العيدروس


 

Gelar Ulama dan Istilahnya di Madzhab Asy-Syafi’i

GELAR ULAMA

Identitas para ulama dalam pembahasan kitab-kitab salaf sering kali disebutkan dalam bentuk laqob (gelar/julukan). Pemberian laqob tersebut disesuaikan dengan kapasitas, kepedulian dan tingkatan/kedudukan seseorang pada disiplin ilmu tertentu dan laqob tersebut pada akhirnya justru lebih dikenal daripada nama aslinya.
Untuk menelusuri suatu pendapat yang dinisbatkan kepada salah satu ulama dan sekaligus mengklasifiksikannya dalam kategori kuat atau lemah, sudah barang tentu harus mengetahui laqob-laqob tersebut. Selain itu, untuk menghindari kesalah pahaman dituntut pula untuk mengetahui laqob-laqob yang terdapat pada fan-fan lain (selain fiqh). Hal ini dikarenakan masing-masing fan ilmu sering kali menggunakan laqob yang sama namun yang dimaksud berbeda. Seperti gelar “As-Syaikh” menurut istilah fiqh, hadist, mantiq maupun balaghoh mempunyai maksud yang berbeda. Oleh karena itu, berikut ini adalah gelar-gelar (laqob) fuqoha Syafi’iah (ulama bermadzhab Syafi’i).



GELAR-GELAR ULAMA FUQOHA SYAFI’IYAH

الامام (dalam fiqh) adalah Imam Al-haromain Abu al-Ma’ali Abd Malik bin Abi Muhammad al-Juwaini (419-478 H). beliau menetap di Makkah dan Madinah selama 4 tahun, oleh karena itu di beri gelar Al-haromain yang berarti imamnya dua tanah haram. Termasuk murid-murid beliau yang masyhur adalah al-Ghozali. Karya-karya beliau antara lain: Al-Irsyad, Al-Waroqot, Nihayatul Mathlab, dan lain-lain.
الإمام
(dalam Ushul Fiqh dan Mantiq) : Fakhruddin Muhammad bin Hasan bin Husain Ar-Rozi (543-606 H). dimakamkan di tanah Haroh. Karya-karya beliau antara lain : Mafaatihul Ghoib (tafsir), Syarah al-Isyarot dan Lubabul Isyarot (Mantiq).
الشيخ
 (dalam fan fiqh) : Abu Ishaq Ibrahim bin Ali bin Yusuf Assairozi (393-476 H). Assyairozi merupakan julukan beliau yang dinisbatkan pada daerah Syairoz, sebuah kota besar di tanah Persia. Karya-karya beliau antara lain : Al-Muhaddzab (fiqh), Al-Luma beserta syarahnya (Ushul fiqh) dan lain-lain.
الشيخ
(dalam fan balaghoh) : Abu Bakar Abd Qohir bin Abdurrahman Al-Jurjani. Beliau pencetus dan pencipta ilmu Balaghoh. Wafat pada tahun 471 H.
شيخان
(dalam fan hadist) : Al-Imam Al-Hafidz Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrohim Al-Bukhori (194-256 H). dan Al-Imam Al-hafidz Abu Husain bin Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naisaburi (174-261 H).
شيخان
(dalam fan fiqh) : An-Nawawi dan Ar-Rofi’i. An-Nawawi dengan nama lengkap Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syarof An-Nawawi, lahir di kota Nawa Damaskus Syiria tahun 631 H. dan wafat pada tanggal 24 Rojab 676 H. karya-karya beliau antara lain : Al-Majmu’ syarah Al-Muhaddzab, Ar-Raudoh, Minhajut-Tholibin dan lain-lain. Sedangkan Ar-Rofi’I dengan nama lengkap Abu al-Qosim Abdul Karim bin Muhammad. Ar-Rofi’I merupakan julukan yang dinisbatkan pada sahabat Nabi yang bernama Rofi’ bin Khodij. Beliau wafat tahun 623/624 H. karya-karya belaiu antara lain : Al-Muharror Syarah Al-Wajiz As-Shogir dan Al-Kabir yang diberi judul Fathul Aziz.
الشيوخ
(dalam fan fiqh) : Al-Imam Nawawi, Ar-Rofi’I dan As-Subki. As-Subki dengan nama lengkap Taqiyuddin Abu Husain Ali bin Abdul Kafi bin Tamam (683-755 H). karya-karya beliau mencapai 150 buah kitab termasuk termasuk karyanya adalah Tafsir Al-Quran dan Syarah Al-Minhaj (fiqh).
شيخنا
Ketika diucapkan oleh Al-Mahalli, Ibnu Hajar dalam kitab Tuhfanya dan Muhammad Al-Khotib As-Syarbini, yang dimaksud adalah Syaikhul Islam Zakaria Al-Anshori (841-925/826-926 H). karya-karya beliau diantarnya : Syarah Ar-Raoudl (fiqh), Lubbul Ushul beserta Syarahnya (Ushul fiqh) dan lain-lain.
Catatan :
Menurut Sayyid Alwi bin Ahmad As-Saqof dalam kitab Fawaid al-Makiyah, jika Al-Mahalli mengucapkan kata “Syaikhuna” (Syaikhul islam Zakaria Al-Anshori), hal ini akan memberikan pengertian bahwa Al-Mahalli adalah muridnya Zakaria Al-Anshori, padahal yang dimaksud bukanlah demikian. Justru Syaikhul Islam Zakaria Al-Anshori itu muridnya Al-Mahalli. Dengan demikian kata “Syaikhuna” hanya sekedar istilah untuk Zakaria Al-Anshori yang diberi gelar Syaikhul Islam.
الشيخ
Jika istilah tersebut diucapkan oleh Imam Muhammad Ar-Romli yang dimaksud adlah Zakaria Al-Ansori. Imam Romli mempunyai nama lengkap Syamsudin Muhammad bin Ahmad Ar-Romli (919-1004 H). beliau terkenal dengan julukan Syafi’I Shogir karena sangat jenius dalam bidang fiqh, ternasuk karya-karya beliau : Nihayatul Muhtaj, Ghoyatul Bayan (syarha Nadzom Az-Zubad) dan lain-lain.
شيخي
Jika istila tersebut diucapkan oleh Al-Khotib As-Syarbini, maka yang dimaksud adalah Syihabudin Ahmad bin Hamzah Ar-Romli (Ar-Romli Kabir ayahanda dari Muhammad Ar-Romli Shogir).
القاضى
(dalam fan fiqh), bila disebutkan dalam kitab Mutaakhirin, maka yang dimaksud adalah Husain bin Muhammad bin ahmad Al-Marwazi (wafat 462 H). beliau termasuk ashabul Wujuh. Ketika disebut dalam kitab-kitab Mutaqoddimin, maka yang dimaksud adalah Al-Qodli Abu Hamid Al-Marwarudzi, pengarang syarah Mukhtasor Al-Muzani.
القاضى
(dalam fan ushul fiqh) : Abu Bakar Muhammad bin Thoyib bin Muhammad bin Ja’far Al-Baqilani (wafat 403 H). beliau banyak menelurkan karya-karya menentang kaum Rafidloh dan Mu’tazilah.
القاضى
(dalam fan tafsir) : adalah Nashirudin Abdulloh bin Umar Al-Baidlowi (wafat tahun 691 H). karya-karya beliau : At-Thowali (Ushuludin), Minhajul Wushul (Ushul fiqh) dan Mukhtasor Al-Kassyaf.
القاضى
Ketika disebut dalam kitab-kitab hadist maka yang dimaksud adalah Al-Qodli ‘Iyad bin Musa ‘Iyad.
قاضيان
Yang dimaksud adalah Imam Ar-Ruyani dan Al-Mawardi. Ar-Ruyani dengan nama lengkap Fakhrul Islam Abul Mahasin Abdul wahid bin ismail Ar-Ruyani. Lahir bulan Dzul Hijjah tahun 415 H dan wafat pada 11Muharom tahun 502 H. karya-karya beliau : Al-bahr syarah Al-Mukhtasor dan lain-lain.

الشارح/الشارح المحقق
(dalam fan fiqh) : Imam Jalaluddin Al-Mahalli (791-864). Banyak sekali karyanya baik dalam fiqh, ushul fiqh, tafsir, antara lain : Syarah Al-Minhaj (fan fiqh), Syarah Jam’ul Jawami’, Syarah Al-Waroqot (ushul fiqh) dan juz pertama dari tafsir jalalain. Istilah tersebut karyanya berlaku sebagaimana diatas, selama kitab yang disebutkan tidak mempunyai istilah sendiri, jika mempunyai istilah sendiri seperti kitab syarah Al-Irsyad, maka yang dimaksud dengan istilah As-Syaarih adalah Imam Al-Jurjani (822-889 H). adapaun kata Syaarih (tanpa Alif lam) yang dimaksud adalah salah satu dari ulama yang mensyarahi sebuah kitab.
الشراح
(dalam fan fiqh) : adalah para ulama yang mensyarahi (mengomentari) kitab Minhajut-Tholibin karya An-Nawawi.
الشراح
(dalam fan nahwu) : adalah para ulama yang mensyarahi kitab alfiah ibnu Malik.
القفال
Adalah Imam Qoffal As-Shoghir dengan nama lengkap Abu Bakar Abdillah bin Ahmad bin Abdillah Al-Marwazi (327-417 H). beliau diberi julukan Qoffal yang berarti tukang kunci karena semasa mudanya bekerja sebagai ahli kunci.
Catatan :
Jika yang dikehendaki bukan Qoffal As-Shoghir maka ditulis dengan Qoffal Al-Kabir, adalah Abu Bakar Al-Qoffal atau As-Syasi. Adapun nama lengkapnya adalah Abu Bakar Muhammad bin Ali bin Ismail Al-Kabir (291-365 H). imam Qoffal As-Syasi bukanlah yang dikehendaki dengan kata “As-Syasi” ketika dimutlakkan, karena bila dimutlakkan yang dimaksud “As-Syasi” adalah : Fakhrul Islam Abu Bakar Muhammad bin Ahmad bin Husen As-Syasi (429-505 H). pengarang kitab As-Syafi syarah Mukhtasor Muzani.
ابن حجر
(dalam fan fiqh) : adalah Ibnu Hajar Al-Haitami (909-973 H). nama lengkapnya adalah Syihabuddin Ahmad bin Ahmad bin Hajar Al-Haitami. Al-Haitami merupakan julukan yang dinisbatkan pada sebuah desa di Mesir. Termasuk karya beliau yang terkenal adalah : Al-Imdad, Fathul Jawad (syarah Al-Irsyad) dan Tuhfatul Muhtaj syarah Al-Minhaj. Jika yang dikehendaki Ibnu Hajar Al-Asqolani maka dalam kitab fiqh penulisannya diucapkan Ibnu Hajar Al-Hafidz atau Al-Hafidz Ibnu Hajar.
ابن حجر
(dalam fan hadist) : adalah Ibnu Hajar Al-Asqolani. Nama lengkapnya adalah Syaikhul Islam Ahmad bin Ali bin Ahmad Al-Asqolani. Beliau wafat pada tanggal 18 Dzul Hijjah 852 H. banyak sekali karya beliau terutama yang berhubungan dengan ilmu hadist seperti kitab Fathul Bari syarah Bukhori.
السبكي
Adalah Taqiyyuddin As-Subki (683-756 H), ayah dari Imam Tajuddin As-Subki.
السبكي التاج
Yang dimaksud adalah Tajuddin as-Subki putra imam Taqiyyudin As-Subki. Nama lengkapnya adalah Tajuddin As-Subki bin Nashor Abdul Wahab bin Ali As-Subki. As-subki merupakan julukan yang dinisbatkan pada sebuah desa di Mesir. Karya beliau antara lain : Jam’ul Jawami’, Man’ul Ma’ani. Beliau meninggal hari selasa tanggal 7 Dzul Hijjah 771 H karena wabah Thoun dalam usia 44 tahun.
حجة الاسلام
Yang dimaksud adalah Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Atthusi Al-Ghozali (450-505 H).
سلطان العلماء
Yang dimaksud adalah Izzudin Abdul Aziz bin Abdis Salam bin Abi al-Qosim As-Salami ad-Damasqy (577-660 H).
شارح التنبيه
Yang dimaksud adalah Abu Al-Fadlol Ahmad bin Musa bin Yunus Al-Mushi Al-Irbili.
الشيخ
Ketika disebut oleh pengarang kitab Kifatu Al-Akhyar yang dimaksud adalah Qodli Abu Syuja’ Syihabudin Ahmad bin Husain bin Ahmad Al-Asfihani (328-488 H).
الفقيه
Yang dimaksud adalah Najmuddin Abu al-Abbas Ahmad bin Muhammad bin Ali bin Rif’ah Al-Anshori Al-Mishri (645-710 H).
افتى به الوالد
Ketika diungkapkan oleh Ar-Romli maka yang dimaksud adalah orang tuanya yaitu Syihabudin Ahmad bin Hamzah Al-Anshori.

 

Terjemahan Nadhom Tauhid Aqidatul Awam


Kitab Nazhom Aqidatul awam karangan Syech Ahmad Marzuki bermula dari mimpi Syech Ahmad Marzuki  pada malam jumat pertama di bulan Rajab tahun 1258  yang bertemu dengan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, dalam mimpi tersebut Rosululloh saw berkata kepada Syech Ahmad al marzuki “Tulislah Nadzhom Tauhid “  Barang siapa yang menghafalnya dia akan masuk kedalam surga dan mendapatkan segala macam kebaikan yang sesuai dengan Al quran dan Sunnah .” Syech Ahmad marzuki pun bingung dan bertanya kepada Rasulullah SAW ” Nadzhom apa ya Rasulullah..??. Para sahabat menjawab ” Dengarkan saja apa yang akan Rosululloh saw ucapkan ” . Nabi Muhammad saw berkata ” Ucapkan..


أبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ والـرَّحْـمَنِ

Maka Syech Ahmad Marzukipun mengucapkan

أبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ والـرَّحْـمَنِ

Sampai dengan akhir Nadzhom yaitu

وَصُحُـفُ الـخَـلِيلِ وَالكَلِيمْ

فِيهَـا كَلامُ الْـحَـكَمِ الْعَلِيمْ

Nabi Muhammad saw pada saat itu mendengarkan bacaan Syech Ahmad almarzuki, maka saat itupula Syech Ahmad al marzuki terbangun dari tidurnya dan Beliau baca apa apa yang terjadi dalam mimpinya, dan ternyata Nadzhom tersebut telah terekam rapih dari awal sampai akhir nadzhom.

Nadzhom tauhid yang telah diberikan Rosululloh kepada Syech Ahmad marzuki , beliau tuangkan dalam sebuah kitab yang diberi nama “Aqidatul Awam” ( Aqidah untuk orang awam ) . Selang beberapa waktu lamanya Syech Ahmad Al marzuki bermimpi kembali bertemu dengan Rosululloh saw , dan Rosululloh saw berkata ” Bacalah apa yang telah kau kumpulkan di hatimu ( pikiranmu)”, lalu Syech Ahmad Marzuki berdiri membacanya dari awal sampai akhir Nadzhom  dan para Sahabat rosululloh di samping nabi muhammad saw mengucapkan “Amiin” pada setiap bait bait nadzhom ini dibacakan . Setelah selesai Syech Ahmad Marzuki menyelesaikan bacaanya, nabi Muhammad saw bekata kepadanya dan mendokannnya:” Semoga Alloh memberimu Taufiq kepada hal-hal yang menjadi Ridho-Nya dan menerimanya itu darimu dan memberkahi kamu dan segenap orang mukmin dan menjadikannya berguna kepada Hamba hamba Alloh swt amiinn”.
Kitab Nadzhom Aqidatul awam semula hanya berisi  26 bait , namun karena rasa cinta dan rindunya Syech Ahmad marzuki kepada nabi Muhammad saw maka beliau menambahkan hingga mencapai 57 Bait Nadzhom…
Saudaraku .. sedikit saya gambarkan , Nama lengkap beliau Syekh Ahmad bin Muhammad bin Sayid Ramadhan Mansyur bin Sayid Muhammad al-Marzuqi Al-Hasani,  dilahirkan sekitar tahun 1205 H di mesir , Beliau sepanjang waktu bertugas mengajar Masjid Mekkah karena kepandaian dan kecerdasannya Syech Ahmad Marzuki diangkat menjadi Mufti Mazhab Almaliki di Mekkah menggantikan Sayyid Muhammad yang wafat sekitar tahun 1261, Syech Ahmad marzuki juga terkenal sebagai seorang Pujangga dan dijuluki dengan panggilan Abu Alfauzi.
Kitab Nadzhom Aqidatul awam berisi pokok-pokok keyakinan ajaran Islam yang dijadikan sebagai pijakan bagi kaum muslimin . Di dalamnya menjelaskan tentang ilmu tauhid dan dasar-dasarnya. Ilmu tauhid ini menjelaskan tentang keesaan Allah dan pembuktiannya. Dalam kitab tersebut menjelaskan sifat-sifat Allah, atau yang disebut aqoid lima puluh.

Aqoid lima puluh itu terdiri dari, 20 sifat yang wajib bagi Allah, 20 sifat mustahil bagi Allah, 1 sifat jaiz bagi Allah, serta 4 sifat wajib bagi Rasul, 4 sifat mustahil bagi rasul dan 1 sifat jaiz bagi rasul. Semua merupakan isi dari ajaran yang terangkum dalam kitab  Aqidatul Awam.
Kewajiban mengetahui 50 keyakinan tersebut diperuntukkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan yang telah mukallaf. Kewajiban mengetahui 50 kayakinan tersebut tak hanya untuk diketahui tapi juga dimengerti, sehingga umat Islam bisa mewujudkan kebahagiaan dunia dan akhirat, yang hanya akan didapatkan oleh orang-orang yang mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan benar.
Kitab Nadzhom Aqidatul awam banyak diajarkan di pesantren dan Majlis ta’lim dan merupakan dasar dasar ketauhidan yang harus dipahami oleh setiap muslim. Bahkan Syech Nawawi Assyafi”i memandang penting untuk mempelajari Kitab Aqidatul awam karena setiap mukallaf wajib mengetahui sifat sifat Alloh  dengan mengenal Sifat Alloh maka dia akan mengenal dirinya begitu juga sebaliknya ( barang siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhan-nya) jika sudah mengenal Alloh maka dia akan senantiasa Taat  dalam menjalankan semua perintah Alloh dan Rosulnya dan menjauhi segala larangannnya. Dan Syech Nawawi Assyafi’i pun mengkomentari Kitab Aqidatul awam tersebut dalam sebuah kitab bernama “Nurudz zholam”..
Nah , Saudaraku fillah yang belum hafal teks Aqidatul Awwam , berikut kami tuliskan teksnya ,,

AQIDATUL AWWAM
الشيخ أحمد المرزوقي المالكي
Asy-Syeikh Ahmad Al Marzuqi Al Maliki

أَبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالـرَّحْـمَنِ وَبِـالـرَّحِـيـْمِ دَائِـمِ اْلإِحْـسَانِ
Saya memulai dengan nama Alloh, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya
فَالْـحَـمْـدُ للهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ اْلآخِـرِ الْـبَـاقِـيْ بِلاَ تَـحَـوُّلِ
Maka segala puji bagi Alloh Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Tetap tanpa ada perubahan.
ثُـمَّ الـصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَرْمَـدَ ا عَـلَـى الـنَّـبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا
Kemudian, semoga sholawat dan salam senantiasa tercurahkan pada Nabi sebaik-baiknya orang yang mengEsakan Alloh
وَآلِهِ وَصَـحْـبِهِ وَمَـنْ تَـبِـعْ سَـبِـيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُـبْـتَدِعْ
Dan keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jalan agama secara benar bukan orang-orang yang berbuat bid’ah
وَبَـعْـدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَـهْ مِنْ وَاجِـبٍ للهِ عِـشْرِيْنَ صِفَـهْ
Dan setelahnya ketahuilah dengan yakin bahwa Alloh itu mempunyai 20 sifat wajib

فَـاللهُ مَـوْجُـوْدٌ قَـدِيْمٌ بَاقِـي مُخَـالِـفٌ لِلْـخَـلْقِ بِاْلإِطْـلاَقِ
Alloh itu Ada, Qodim, Baqi dan berbeda dengan makhlukNya secara mutlak
وَقَـائِمٌ غَـنِـيْ وَوَاحِـدٌ وَحَيّ قَـادِرٌ مُـرِيـْدٌ عَـالِمٌ بِكُلِّ شَيْ
Berdiri sendiri, Maha Kaya, Maha Esa, Maha Hidup, Maha Kuasa, Maha Menghendaki, Maha Mengetahui atas segala sesuatu
سَـمِـيْعٌ الْبَـصِيْـرُ والْمُتَكَلِـمُ لَهُ صِفَـاتٌ سَـبْـعَـةٌ تَـنْـتَظِمُ
Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Berbicara, Alloh mempunyai 7 sifat yang tersusun
فَـقُـدْرَةٌ إِرَادَةٌ سَـمْـعٌ بَصَـرْ حَـيَـاةٌ الْـعِلْـمُ كَلاَمٌ اسْـتَمَرْ
yaitu Berkuasa, Menghendaki, Mendengar, Melihat, Hidup, Mempunyai Ilmu, Berbicara secara terus berlangsung
وَ جَـائـِزٌ بِـفَـضْـلِهِ وَ عَدْلِهِ تَـرْكٌ لِـكُـلِّ مُمْـكِـنٍ كَفِعْلِهِ
Dengan karunia dan keadilanNya, Alloh memiliki sifat boleh (wenang) yaitu boleh mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya
أَرْسَـلَ أَنْـبِيَا ذَوِي فَـطَـانَـهْ بِالصِّـدْقِ وَالـتَّـبْلِـيْغِ وَاْلأَمَانَهْ
Alloh telah mengutus para nabi yang memiliki 4 sifat yang wajib yaitu cerdas, jujur, menyampaikan (risalah) dan dipercaya
وَجَـائِزٌ فِي حَقِّـهِمْ مِنْ عَـرَضِ بِغَـيْـرِ نَقْصٍ كَخَفِيْفِ الْمَـرَضِ
Dan boleh didalam hak Rosul dari sifat manusia tanpa mengurangi derajatnya,misalnya sakit yang ringan
عِصْـمَـتُهُمْ كَسَـائِرِ الْمَلاَئِـكَهْ وَاجِـبَـةٌ وَفَـاضَلُوا الْـمَـلاَئِكَهْ
Mereka mendapat penjagaan Alloh (dari perbuatan dosa) seperti para malaikat seluruhnya. (Penjagaan itu) wajib bahkan para Nabi lebih utama dari para malaikat
وَالْـمُسْـتَحِيْلُ ضِدُّ كُـلِّ وَاجِبِ فَـاحْـفَظْ لِخَمْسِيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ
Dan sifat mustahil adalah lawan dari sifat yang wajib maka hafalkanlah 50 sifat itu sebagai ketentuan yang wajib
تَـفْصِيْـلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْـنَ لَزِمْ كُـلَّ مُـكَـلَّـفٍ فَحَقِّقْ وَاغْـتَنِمْ
Adapun rincian nama para Rosul ada 25 itu wajib diketahui bagi setiap mukallaf, maka yakinilah dan ambilah keuntungannya
هُمْ آدَمُ اِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُـوْدٌ مَـعْ صَالِـحْ وَإِبْرَاهِـيْـمُ كُـلٌّ مُـتَّبَعْ
Mereka adalah Nabi Adam, Idris, Nuh, Hud serta Sholeh, Ibrahim ( yang masing-masing diikuti berikutnya)
لُوْطٌ وَاِسْـمَاعِيْلُ اِسْحَاقٌ كَـذَا يَعْـقُوْبُ يُوْسُفٌ وَأَيـُّوْبُ احْتَذَى
Luth, Ismail dan Ishaq demikian pula Ya’qub, Yusuf dan Ayyub dan selanjutnya
شُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْـيَسَعْ ذُو الْكِـفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمانُ اتَّـبَـعْ
Syuaib, Harun, Musa dan Alyasa’, Dzulkifli, Dawud, Sulaiman yang diikuti
إلْـيَـاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيـَّا يَحْيَى عِـيْسَـى وَطَـهَ خَاتِمٌ دَعْ غَـيَّا
Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa dan Thaha (Muhammad) sebagai penutup, maka tinggalkanlah jalan yang menyimpang dari kebenaran
عَلَـيْـهِـمُ الصَّـلاةُ والسَّـلامُ وآلِهِـمْ مـَـا دَامَـتِ اْلأَيـَّـامُ
Semoga sholawat dan salam terkumpulkan pada mereka dan keluarga mereka sepanjang masa
وَالْـمَـلَكُ الَّـذِي بِلاَ أَبٍ وَأُمْ لاَ أَكْـلَ لاَ شـُرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَهُمْ
Adapun para malaikat itu tetap tanpa bapak dan ibu, tidak makan dan tidak minum serta tidak tidur
تَفْـصِـيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْـلُ مِـيْـكَـالُ اِسْـرَافِيْلُ عِزْرَائِـيْلُ
Secara terperinci mereka ada 10, yaitu Jibril, Mikail, Isrofil, dan Izroil
مُـنْـكَرْ نَـكِـيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا عَـتِـيْدُ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتـَذَى
Munkar, Nakiir, dan Roqiib, demikian pula ‘Atiid, Maalik, dan Ridwan dan selanjutnya
أَرْبَـعَـةٌ مِنْ كُتُبٍ تَـفْصِيْـلُهَا تَـوْارَةُ مُـوْسَى بِالْهُدَى تَـنْـزِيْلُهَا
Empat dari Kitab-Kitab Suci Allah secara terperinci adalah Taurat bagi Nabi Musa diturunkan dengan membawa petunjuk
زَبُـوْرُ دَاوُدَ وَاِنْـجِـيْـلٌ عَلَى عِيْـسَى وَفُـرْقَانٌ عَلَى خَيْرِ الْمَـلاَ
Zabur bagi Nabi Dawud dan Injil bagi Nabi Isa dan AlQur’an bagi sebaik-baik kaum (Nabi Muhammad SAW)
وَصُحُـفُ الْـخَـلِيْلِ وَالْكَلِيْـمِ فِيْـهَـا كَلاَمُ الْـحَـكَمِ الْعَلِيْـمِ
Dan lembaran-lembaran (Shuhuf) suci yang diturunkan untuk AlKholil (Nabi Ibrohim) dan AlKaliim (Nabi Musa) mengandung Perkataan dari Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui
وَكُـلُّ مَـا أَتَى بِهِ الـرَّسُـوْلُ فَحَـقُّـهُ الـتَّـسْـلِـيْمُ وَالْقَبُوْلُ
Dan segala apa-apa yang disampaikan oleh Rosulullah, maka kita wajib pasrah dan menerima
إِيـْمَـانُـنَا بِـيَـوْمِ آخِرٍ وَجَبْ وَكُـلِّ مَـا كَـانَ بِـهِ مِنَ الْعَجَبْ
Keimanan kita kepada Hari Akhir hukumnya wajib, dan segala perkara yang dahsyat pada Hari Akhir
خَـاتِمَةٌ فِي ذِكْرِ بَاقِي الْوَاجِـبِ مِمَّـا عَـلَى مُكَـلَّفٍ مِنْ وَاجِـبِ
Sebagai penutup untuk menerangkan ketetapan yang wajib, dari hal yang menjadi kewajiban bagi mukallaf
نَـبِـيُّـنَـا مُحَمَّدٌ قَـدْ أُرْسِلاَ لِلْـعَالَمِـيْـنَ رَحْـمَـةً وَفُضِّلاَ
Nabi kita Muhammad telah diutus untuk seluruh alam sebagai Rahmat dan keutamaan diberikan kepada beliau SAW melebihi  semua
أَبـُوْهُ عَـبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِـبْ وَهَـاشِمٌ عَبْـدُ مَنَافٍ يَـنْـتَسِبْ
Ayahnya bernama Abdullah putera Abdul Mutthalib, dan nasabnya bersambung kepada Hasyim putera Abdu Manaf
وَأُمُّـهُ آمِـنَـةُ الـزُّهْـرِيـَّـهْ أَرْضَـعَـهُ حَـلِيْمَـةُ السَّعْدِيـَّهْ
Dan ibunya bernama Aminah Az-Zuhriyyah, yang menyusui beliau adalah Halimah As-Sa’diyyah
مـَوْلِدُهُ بِـمَـكَـةَ اْلأَمِيْـنَـهْ وَفَـاتُـهُ بِـطَـيْـبَةَ الْـمَدِيْنَهْ
Lahirnya di Makkah yang aman, dan wafatnya di Toiybah (Madinah)
أَتَـمَّ قَـبْـلَ الْـوَحِيِ أرْبَعِيْنَا وَعُمْـرُهُ قَـدْ جَـاوَزَ الـسِّـتِّيْنَا
Sebelum turun wahyu, nabi Muhammad telah sempurna berumur 40 tahun, dan usia beliau 60 tahun lebih

وسـَبْـعَةٌ أَوْلاَدُهُ فَـمِـنْـهُـمُ ثَلاَثَـةٌ مِـنَ الـذُّكُـوْرِ تُـفْهَمُ
Ada 7 orang putera-puteri nabi Muhammad, diantara mereka 3 orang laki-laki, maka pahamilah itu
قـَاسِـمْ وَعَـبْدُ اللهِ وَهْوَ الطَّيـِّبُ وَطَـاهِـرٌ بِـذَيْـنِ ذَا يُـلَقَّبُ
Qasim dan Abdullah yang bergelar At-Thoyyib dan At-Thohir, dengan 2 sebutan inilah (At-Thoyyib dan At-Thohir) Abdullah diberi gelar
أَتَـاهُ إِبـْرَاهِـيْـمُ مِنْ سَـرِيـَّهْ فَأُمُّهُ مَارِيـَةُ الْـقِـبْـطِـيَّـهْ
Anak yang ketiga bernama Ibrohim dari Sariyyah (Amat perempuan), ibunya (Ibrohim) bernama Mariyah Al-Qibtiyyah
وَغَـيْـرُ إِبـْرَاهِيْمَ مِنْ خَـدِيْجَهْ هُمْ سِتَـةٌ فَـخُـذْ بِـهِمْ وَلِـيْجَهْ
Selain Ibrohim, ibu putera-puteri Nabi Muhammad berasal dari Khodijah, mereka ada 6 orang (selain Ibrohim), maka kenalilah dengan penuh cinta
وَأَرْبَعٌ مِـنَ اْلإِنـَاثِ تُـذْكَـرُ رِضْـوَانُ رَبِّـي لِلْـجَـمِـيْعِ يُذْكَرُ
Dan 4 orang anak perempuan Nabi akan disebutkan, semoga keridhoan Allah untuk mereka semua
فَـاطِـمَـةُ الزَّهْرَاءُ بَعْلُهَا عَلِيْ وَابـْنـَاهُمَا السِّبْطَانِ فَضْلُهُمْ جَلِيْ
Fatimah Az-Zahro yang bersuamikan Ali bin Abi Tholib, dan kedua putera mereka (Hasan dan Husein) adalah cucu Nabi yang sudah jelas keutamaanya
فَـزَيْـنَـبٌ وبَـعْـدَهَـا رُقَـيَّـهْ وَأُمُّ كُـلْـثُـوْمٍ زَكَـتْ رَضِيَّهْ
Kemudian Zaenab dan selanjutnya Ruqayyah, dan Ummu Kultsum yang suci lagi diridhoi
عَـنْ تِسْـعِ نِسْوَةٍ وَفَاةُ الْمُصْطَفَى خُـيِّـرْنَ فَاخْـتَرْنَ النَّـبِيَّ الْمُقْتَفَى
Dari 9 istri Nabi ditinggalkan setelah wafatnya, mereka semua telah diminta memilih syurga atu dunia, maka mereka memilih nabi sebagai panutan
عَـائِـشَـةٌ وَحَـفْصَةٌ وَسَـوْدَةُ صَـفِـيَّـةٌ مَـيْـمُـوْنَةٌ وَ رَمْلَةُ
Aisyah, Hafshah, dan Saudah, Shofiyyah, Maimunah, dan Romlah
هِنْـدٌ وَ زَيْـنَبٌ كَـذَا جُوَيـْرِيَهْ لِلْـمُـؤْمِنِيْنَ أُمَّـهَاتٌ مَرْضِيَهْ
Hindun dan Zaenab, begitu pula Juwairiyyah, Bagi kaum Mu’minin mereka menjadi ibu-ibu yang diridhoi
حَـمْـزَةُ عَـمُّـهُ وعَـبَّـاسٌ كَذَا عَمَّـتُـهُ صَـفِيَّـةٌ ذَاتُ احْتِذَا
Hamzah adalah Paman Nabi demikian pula ‘Abbas, Bibi Nabi adalah Shofiyyah yang mengikuti Nabi
وَقَـبْـلَ هِـجْـرَةِ النَّـبِيِّ اْلإِسْرَا مِـنْ مَـكَّـةٍ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى
Dan sebelum Nabi Hijrah (ke Madinah), terjadi peristiwa Isro’. Dari Makkah pada malam hari menuju Baitul Maqdis yang dapat dilihat
بَـعْـدَ إِسْـرَاءٍ عُـرُوْجٌ لِلـسَّمَا حَتىَّ رَأَى الـنَّـبِـيُّ رَبـًّا كَـلَّمَا
Setelah Isro’ lalu Mi’roj (naik) keatas sehingga Nabi melihat Tuhan yang berkata-kata
مِنْ غَيْرِ كَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْـتَرَضْ عَـلَـيْهِ خَمْساً بَعْدَ خَمْسِيْنَ فَرَضْ
Berkata-kata tanpa bentuk dan ruang. Disinilah diwajibkan kepadanya (sholat) 5 waktu yang sebelumnya 50 waktu
وَبَــلَّـغَ اْلأُمَّــةَ بِـاْلإِسـْرَاءِ وَفَـرْضِ خَـمْـسَةٍ بِلاَ امْتِرَاءِ
Dan Nabi telah menyampaikan kepada umat peristiwa Isro’ tersebut. Dan kewajiban sholat 5 waktu tanpa keraguan
قَـدْ فَـازَ صِـدِّيْقٌ بِتَـصْدِيْقٍ لَـهُ وَبِـالْـعُرُوْجِ الصِّدْقُ وَافَى أَهْلَهُ
Sungguh beruntung sahabat Abubakar As-Shiddiq dengan membenarkan peristiwa tersebut, juga peristiwa Mi’raj yang sudah sepantasnya kebenaran itu disandang bagi pelaku Isro’ Mi’roj
وَهَــذِهِ عَـقِـيْـدَةٌ مُـخْـتَصَرَهْ وَلِـلْـعَـوَامِ سَـهْـلَةٌ مُيَسَّرَهْ
Inilah keterangan Aqidah secara ringkas bagi orang-orang awam yang mudah dan gampang
نـَاظِـمُ تِلْـكَ أَحْـمَدُ الْمَرْزُوقِيْ مَـنْ يَنْـتَمِي لِلصَّادِقِ الْمَصْدُوْقِ
Yang di nadhomkan oleh Ahmad Al Marzuqi, seorang yang bernisbat kepada Nabi Muhammad (As-Shodiqul Mashduq)
وَ الْحَـمْـدُ للهِ وَصَـلَّى سَـلَّمَا عَلَـى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ عَلَّمَا
Dan segala puji bagi Allah serta Sholawat dan Salam tercurahkan kepada Nabi sebaik-baik orang yang telah mengajar
وَاْلآلِ وَالـصَّـحْـبِ وَكُـلِّ مُرْشِدِ وَكُـلِّ مَـنْ بِخَيْرِ هَدْيٍ يَقْتَدِي
Juga kepada keluarga dan sahabat serta orang yang memberi petunjuk dan orang yang mengikuti petunjuk
وَأَسْـأَلُ الْكَـرِيْمَ إِخْـلاَصَ الْعَمَلْ ونَـفْـعَ كُـلِّ مَنْ بِهَا قَدِ اشْتَغَلْ
Dan saya mohon kepada Allah yang Maha Pemurah keikhlasan dalam beramal dan manfaat bagi setiap orang yang berpegang teguh pada aqidah ini
أبْيَاتُهَا ( مَـيْـزٌ ) بِـعَدِّ الْجُمَّلِ تَارِيْخُها ( لِيْ حَيُّ غُرٍّ ) جُمَّلِ
Nadhom ini ada 57 bait dengan hitungan abjad, tahun penulisannya 1258 Hijriah
سَـمَّـيْـتُـهَا عَـقِـيْدَةَ الْـعَوَامِ مِـنْ وَاجِبٍ فِي الدِّيْنِ بِالتَّمَامِ
Aku namakan aqidah ini Aqidatul Awwam, keterangan yang wajib diketahui dalam urusan agama dengan sempurna

 

Download Download Kitab dan Kamus Untuk HP


Kolomonggo.Mywapblog.Com. Salam,,,,bagi temen2 yg mau blajar pake hp moga2 aplikasi ini bisa ngebantu. Ni ada aplikasi kitab matan Taqrib dan Kamus Mukhtar Shohah+Ta’rifat al-Jurjani

Silakan download disini

Dan untuk kamusnya sedot aja dimari

 

 

Download Kitab Kumpulan Bahtsul Masail Untuk HP

Nah kali ini kali ini kami ingin meng aplud sebuah kitab (untuk java/symb) yang berisikan kumpulan hasil bahtsu FMPP, tau kan apa itu bahtsul masail???? Yah… Msak msih kga’ tahu juga…:'(
Bahtsul masail adalah merupakan forum pembahasan masalah-masalah yang muncul di kalangan masyarakat yang belum ada hukum dan dalilnya dalam agama. Peserta bahtsul masail terdiri dari para kiai pakar ahli fiqh dan kalangan profesional yang bersangkutan dengan masalah yang dibahasnya. Uniknya, masalah-masalah yang dibahas tidak hanya masalah agama tetapi juga masalah perkembangan politik yang aktual.


Sedangkan kepaanjangan FMPP adalah Forum mMusyawrah Pondok Pesantren. Dalam hal ini sebatas lingkup Kediri duam….

Oke, lang sung aja sob,,,,fmpp1.jar

 

Download Kumpulan kitab2 Nahwu format Jar

Kolomonggo.Mywapblog.Com. Kemaren ada yang request Kitab Nahwu. Kebetulan ini file nya udah ada, jd tinggal posting aja.

Untuk pesanan kitab yg lain sabar dulu ya, maklum awal tahun lg sok sibuk, hehe.

Dalam aplikasi ini ada kumpulan beberapa kitab Nahwu yg biasa dipake di Pesantren2 salaf (hati2 jangan sampe salah baca jd Salafi lo, hehe )



Monggo di download Teng Mriki Mas

 

Aplikasi untuk HP Hasil Keputusan Bahtsul Masa-il NU periode 1979-2002 M.

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh. Alhamdulillahirobbil ‘alamin… akhirnya setelah sekian lama agak adem ayem dari peredaran kami dapat menyapa teman-teman sekalian pada pagi ini dengan sebuah aplikasi “pintar” buat teman-teman yang peduli dengan kelangsungan Syareat Islam.
Langsung saja, ini adalah aplikasi untuk Ponsel dengan format .jar yang bisa dioperasikan dengan Hp dengen Sistem Operasi Symbian maupun Java.
Di dalam aplikasi ini kami sajikan hasil-hasil keputusan FGorum Musyawarah BahtsulMasa-il PB maupun PW NU yg berhasil dikumpulkan mulai tahun 1979 sampai 2002 M. yg dilenmgkapi dengan Ibarot (referensi) dari kitab-kitab Mu’tabaroh.


Sementara ini dulu tambahan wawasan pengetahuan dari kami, semoga bermanfaat. Amiin.
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

Silakan download Aplikasinya  Di Sini—–>.jar

 

Download Kitab Kuning Untuk HP aplikasi Java Part II


Sebelumnya  Admin sudah mengupdate Blog Aplikasi KitabKuning untuk HP Bagian I dan untuk sekarang adalah Aplikasi Kitab Kunig untukHP Bagian II, kelebihan bagian II ini di ambahi dengan pembagian Fan-fan Ilmu atau kategori ilmunya, sehingga kita akan mudah menemukan fan ilmu yang akan kita cari, yang mudah-mudahan akan menambah pembendaharaan koleksi Islami di handphone kita yang sangatlah di perlukan di Zaman yang serba canggih ini, bagaimn ana tidak Aplikasi-aplikasi Game yang tidak berpendidikan sangat subur di dunia HP. Maka dari itu sesuatu yang lebih berguna dan mengandung pendidikan harus lebih di utamakan dan lebih di tonjolkan untuk kaum muda di zaman sekarang.

Disini admin ingin berbagi Aplikasi Kitab kuning untuk di pasang di HP yang beraplikasi atau support Java, seperti Nokkia, Sony  supaya HP kita lebih bermanfaat disamping untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi.


Dibawah ini daftaran Kitab-kitab kuning untuk HP yang bisa anda Download dengan mengklik nama kitabnya, dan kami disini bukan yang membuat Aplikasi ini, hanya saja kami mengshare dan membagikan di blog ini, mudah-mudahan bermanfaat..Aamiin

Yang mau download satu persatu,bisa klik dibawah ini:

 

Software Buat Aplikasi Kitab kuning Java:

Fan Nahwu, Sharaf & Bilaghoh

 

Download Kitab Kuning untuk HP Aplikasi Java Part I

Aplikasi Kitab Kuning untuk HP sangatlah di perlukan di Zaman yang serba canggih ini, bagaimana tidak Aplikasi-aplikasi Game yang tidak berpendidikan sangat subur di dunia HP. Maka dari itu sesuatu yang lebih berguna dan mengandung pendidikan harus lebih di utamakan dan lebih di tonjolkan untuk kaum muda di zaman sekarang.


Disini admin ingin berbagi Aplikasi Kitab kuning untuk di pasang di HP yang beraplikasi atau support Java, seperti Nokkia, Sony  supaya HP kita lebih bermanfaat disamping untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi.

Dibawah ini daftaran Kitab-kitab kuning untuk HP yang bisa anda Download dengan mengklik nama kitabnya, dan kami disini bukan yang membuat Aplikasi ini, hanya saja kami mengshare dan membagikan di blog ini, mudah-mudahan bermanfaat..Aamiin



Kitab Kuning Untuk HP 
Silahkan Download File Di bawah Ini

 

Download Ebook Islami ; Fikih Shalat 4 Madzhab karya Abdul Qadir Ar-Rahbawi

Kitab ini menyajikan perbandingan shalat 4 madzhab dengan sangat menarik, lugas dan mudah dipahami oleh semua kalangan, juga disertai dengan dalil-dalil yang dijadikan sandaran didalamnya. Diharapkan dengan ini bisa saling memahami perbedaan yang ada diantara madzhab-madzhabIslam, sehingga dengan begitu tidak perlu adanya pecah belah diantara kaum Muslimin.

EBOOK [EDISI DOWNLOAD PERTAMA – TIDAK LENGKAP] ini tidak mencantumkan seluruh isi buku, namun hanya mencantumkan beberapa hal yang terkait dengan shalat mulai dari syarat hingga hal-hal yang membatalkan shalat (Tidak Lengkap).karena hanya menyoroti hal-hal yang dianggap bagian vital yang memang nampak terjadi gesekan dalam prakteknya. Berikut isi yang ada didalam ebook ini (hal. 188-259) :

  • Syarat Wajib Shalat
  • Beberapa Shalat Yang Di Fardlukan
  • Waktu-Waktu Shalat
  • Waktu-Waktu Yang Haram Mengerjakan Shalat
  • Waktu-Waktu Yang Makruh Mengerjakan Shalat
  • Syarat Sah Shalat
  • Fardlu-Fardlu Shalat
  • Sunnah-Sunnah Shalat
  • Hal-Hal Yang Makruh Dalam Shalat
  • Hal-Hal Yang Membatalkan Shalat
  • Shalat Bagi Orang Sakit
Download file dalam bentuk PDF :
“Mempelajari hukum-hukum sholat adalah fardhu ‘ain bagi setiap muslim. Sebab, dengan mengetahuinya, dia dapat mendirikan sholatnya dengan benar, khusyu’ dan sempurna. Sementara jika sholatnya kurang sempurna atau rusak salah satu syarat dan rukunnya, dan tidak sesuai dengan contoh dari Rasulullah, maka sholat tersebut tertolak dan tidak akan diterima oleh Allah. Ironisnya, umat islam dewasa ini banyak yang tidak memahami bagaimana tata cara sholat yang benar sebagaimana dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW. Mereka sekadar sholat tanpa mengetahui dasar-dasar hukumnya. Bahkan, karena ketidakpahaman mereka tentang hukum-hukum sholat, ada yang berani menyalahkan kaum muslimin yang lain yang berbeda tata cara sholatnya. 

Dalam melaksanakan ibadah, tak terkecuali sholat, kaum muslimin banyak mengikuti empat madzhab yang besar, yaitu Hanafi, Maliki, syafi’i dan Hanbali. Seringkali perselisihan timbul diantara kaum Muslimin di berbagai masjid, disebabkan karena perbedaan madzhab. Contohnya mengenai membaca do’a qunut ketika sholat subuh, sebagian ada yang qunut dan sebagian lagi tidak qunut. Perbedaan itu mestinya dapat disikapi dengan baik dan penuh toleransi seandainya kaum Muslimin memahami agama Islam dengan benar.

Faktor-faktor diatas telah memotivasi Syaikh Abdul Qadir Ar-Rahbawi untuk menulis sebuah buku yang berjudul Ash-Shalatu ‘ala al-Madzhahibi al-Arba’ah . [Rerensi Buku diambil dari Surau.net]
EBOOK FORMAT .DJVU [EDISI DOWNLOAD KEDUA – LENGKAP], memuat keseluruhan isi buku yang terdiri dari 262 halaman. Namun perlu di perhatikan : karena ebook ini di scan dari terbitan HIKAM PUSTAMA maka sesuai rekomendasi dari pihak penerbit buku yang telah kami konfirmasi via telp mengenai pembuatan dan penyebaran buku dlm format ebook ; maka bagi yang mendownload ebook ini, hanya diizinkan untuk dijadikan sebagai referensi pribadi.  Juga dianjurkan untuk membeli buku aslinya di toko yang menyediakan atau langsung menghubungi pihak HIKAM PUSTAKA yang beralamat di  Ngentak RT.03/08 No. 238 Baturento Banguntapan,  Bantul ~ Jogjakarta. Telp. (0274) 7455771). Fax. (0274) 488771.  HP. 0815 7025807. Email : hikmed-jogja@yahoo.com.

DAFTAR ISIFIQIH SHALAT 4 MADZHAB

Pengantar Penerbit
Daftar Isi
Biografi Empat Imam Madzhab
         – Imam Abu Hanifah
         – Imam Malik
         – Imam Syafi’i
         – Imam Ahmad bin Hanbal
Biografi Imam Perawi Hadits
         – Bukhari
         – Muslim
         – Abu Daud
        – Tirmidzi
        – Nasa’i
         – Ibnu Majah
Istilah Bahasa yang Digunakan Untuk Menerangkan Perawi Hadits
         – Sebab Terjadinya Perbedaan Pendapat Para Ulama
THAHARAH
         – Hukum Air Sumur
        – Hukum Air Sisa
         – Najis
         – Adab Buang Air dan Istinja’
         – Wudlu’
         – Mandi
         – Mengusap Khuff (Sepatu)
         – Tayammum dan Dalil yang Mensyariatkannya
         – Ketika tidak Ditemukan Alat Untuk Bersesuci (Air dan Debu)
         – Mengusap Jabiirah (Pembalut Luka)
HAIDL, NIFAS DAN ISTIHADLAH
         – Haidl
         – Nifas
         – Istihadlah
ADZAN
         – Sebab-Sebab Disyariatkannya Adzan
         – Syarat-Syarat Adzan
         – Sunnah-Sunnah Adzan
         – Iqamah
SHALAT
         – Syarat Wajib Shalat
         – Beberapa Shalat Yang Difardlukan
         – Waktu-Waktu Shalat
         – Waktu-Waktu Yang Haram Mengerjakan Shalat
         – Waktu-Waktu Yang Makruh Mengerjakan Shalat
         – Syarat Sahnya Shalat
         – Fardlu-Fardlu Shalat
         – Sunnah-Sunnah Shalat
         – Hal-Hal Yang Makruh dalam Shalat
         – Hal-Hal Yang Membatalkan Shalat
SHALAT BAGI ORANG SAKIT
SUNNAH SHALAT
         – Macam-Macam Shalat Sunnah
         – Shalat Witir
         – Qunut Nazilah
         – Shalat Tarawih
         – Shalat ‘Iidain (Dua Hari Raya)
         – Shalat Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan
         – Shalat Istisqa’
         – Shalat Dluha
         – Shalat Malam
SHALAT TAHIYYATUL MASJID
         – Shalat Sunnah Thaharah
         – Shalat Sunnah Istikharah
         – Shalat Hajat
         – Shalat Tasbih
SHALAT BERJAMA’AH
         – Syarat-Syarat Menjadi Imam
         – Syarat-Syarat Sahnya Shalat Bagi Makmum
         – Hal-Hal Yang Menggugurkan Shalat Berjama’ah
         – Hukum Masbuk Dalam Shalat
         – Penggantian Imam
         – Hal-Hal Yang Dianjurkan Bagi Imam
         – Kehadiran Seorang Wanita Dalam Shalat Berjama’ah
         – Kriteria Orang Yang lebih Berhak Menjadi Imam
SHALAT JUM’AT
         – Keutamaan Hari Jum’at
         – Hal-Hal Yang di Anjurkan Pada Hari Jum’at
         – Dalil Wajibnya Shalat Jum’at
         – Syarat Wajibnya Shalat Jum’at
         – Syarat Sahnya Shalat Jum’at
         – Syarat-Syarat Khutbah
         – Rukun-Rukun Khutbah
         – Sunnah-Sunnah Khutbah
         – Hal-hal Yang Makruh Dalam Khutbah
         – Hukum Masbuq Dalam Shalat Jum’at
         – Shalat Sunnah Rawatib Shalat Jum’at
SUJUD SAHWI
SUJUD TILAWAH
SUJUD TILAWAH
SHALAT BAGI MUSAFIR
         – Hukum Mengqashar Shalat
         – Syarat Sahnya Meringkas Shalat
         – Hal-Hal Yang Mengakibatkan Dilarangnya Mengqashar Shalat
SEPUTAR MENJAMA’ DUA SHALAT
         – Shalat Diatas Kendaraan
         – Mengganti Shalat Yang Terlewatkan
         – Udzur yang Menggugurkan Kewajiban Shalat
         – Udzur yang Menyebabkan Diperbolehkannya Mengakhirkan Shalat
         – Tatacara Mengqadla’ Shalat
SHALAT JENAZAH
         – Syarat-Syarat Shalat Jenazah
         – Rukun Shalat Jenazah
         – Sunnah-Sunnah Dalam Shalat Jenazah
         – Orang Yang Lebih Berhak Menjadi Imam Dalam Shalat Jenazah
DOWNLOAD (OPTIONAL) :
MEMBUKA FILE .DJVU: Bisa menggunakan WinDJView : [Download].

 

Download Ebook Kenalilah Aqidahmu 1-2

Buku “Kenalilah Aqidahmu” merupakan buku yang yang dikompilasi dari hasil karangan  al-‘Allamah al-‘Arif Billah al-Habib Munzir bin Fuad al-Musawa, termasuk tanggapan beliau diwebsite yang beliau asuh. Beliau juga memimpin sebuah majelis Ta’lim yang bernama Majelis Rasulullah, yang selalu di hadiri dan diminati oleh ribuan jama’ah, bahkan juga menjadi rujukan kaum Muslimin dan tempat bernyata kaum Muslimin melalui forum atau website yang dikelola yaitu http://ww.majelisrasulullah.org/ ditengah maraknya pemahaman sempalan yang membingungkan kaum Muslimin. Ebook ini terdiri dari 2 buku sebagai kelanjutan dari buku yang pertama dengan judul yang sama, diantaranya :



KENALILAH AQIDAHMU 1
  • Bid’ah 
  • Hadits Dlaif 
  • Peringatan Maulid Nabi Shallallahu ‘a’alayhi wa sallam 
  • Tabaruuk – Mengambil Keberkahan Dari Bekas atau Tubuh Shalihin 
  • Tahlilan 
  • Tawassul 
  • Istighasah 
  • Ziarah Qubur 
  • Bermain Rebana Di Masjid 
  • Wajibkah Bermadzhab ? 
  • Jawaban Atas Pernyataan Yang Menyudutkan Ahl As-Sunnah wa al-Jama’ah
  • Hukum Majelis Dzikir Dan Dzikir Bersama
  • Terjemahan Sanad Hadits Bimbingan Akhlak
  • Sanad Mahabbah
  • Kelembutan Allah Dalam Musibah
  • Kemulyaan Makam Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam
  • Ketika Belahan Hatiku Wafat
  • Meredam Kemurkaan Ilahi
  • Merindukan Allah
  • Munajat Dalam Kegelapan
  • Oh Bayiku
  • Ringkasan Sejarah Para Imam Dan Muhadditsin
  • Samudera Ilahiyah
  • Saudara dan Saudariku Terperangkap Di Gereja
  • Ceramah
  • Al-Habib Umar bin Hafidz
  • Dimasjid Raya al-Munawwar 
  • Wahai Dunia
  • Wahai Idolaku Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa Sallam
  • Tanggapan Habib Munzir Tentang Karikatur Dari Denmark

KENALILAH AQIDAHMU 2

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I : DEFINISI BID’AH, HADITS DLAIF DAN SEJARAH RINGKAS PARA IMAM DAN MUHADDITSIN
I.1 DEFINISI BID’AH
– Nabi Shallallahu ‘alayhi wa Sallam Memperbolehkan Berbuat Bid’ah Hasanah
– Siapakah Yang Pertama Memulai Bid’ah Hasanah Pasca Wafatnya Nabi
– Bid’ah Dlalalah
– Pendapat Para Imam dan Muhadditsin Tentang Bid’ah
I.2 DEFINISI HADITS DLAIF
I.3 SEJARAH RINGKAS PARA IMAM DAN MUHADDITSIN
BAB II : MASALAH KHILAFIYAH DAN SEPUTAR TANYA JAWAB YANG ADA DI WEBSITE 
II.1 Ayat Tasbih
II.2 Hukum Majelis Dzikir dan Dzikir Bersama
II.3 Hukum Alat Musik Rebana di Masjid
II.4 Surat Sanggahan
– Dalam Hal Shalat
– Dalam Shalat Jum’at
– Dalam Shalat Tarawih, Dzikir dan Tahajjud
– Dalam Upacara Ta’ziyah
– Dalam Upacara Penguburan
II.5 Kenduri Arwah, Tahlilan, Yasinan Menurut Ulama
II.6 Tahlilan
II.7 Tawassul
II.8 Peringatan Maulid Nabi
II.9 Tabarruk
II.10 Istighasah
II.11 Wajibkah Bermadzhab
II.12 Benarkah Orang Tua Rasululllah Wafat Musyrik ?
II.13 Mengirim Pahala dan Bacaan Kepada Mayyit
II.14 Mengangkat Tangan Ketika Berdo’a Setelah Shalat
II.15 Bersalaman Bid’ah ?
II.16 Cium Tangan Bid’ah ?
II.17 Melafadzkan Niat Menurut Madzhab Syafi’i
II.18 Qabliyah Jum’at Tidak Ada ?
II.19 Shalat Berjama’ah dan Wirid Bersama
II.20 Tanda Hitam Di Kening atau Dahi
II.21 Keutamaan Shalawat Nariyah
II.22 Hukum Adzan dan Iqamah di Kuburan
II.23 Jihad
II.24 Foto Ulama dan Kuburan di Masjid
II.25 Wanita Ziarah ke Makam
II.26 Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa Sallam di Alam Barzakh
II.27 Zakat Profesi
II.28 Cara Menghitung Zakat Harta
II.29 Shalat Tarawih
II.30 Hadits Bantahan Amalan Bulan Rajab
II.31 Daulah Islamiyah
II.32 Nabi Khidir ‘alayhis salam Masih Hidup
II.33 Sorban dan Imamah Bukan Sunnah tapi Adat Orang Arab Saja ?
II.34 Yasinan Malam Jum’at Haditsnya Palsu ?
II.35 Petasan Kembang Api Maulid adalah Munkar
II.36 Jawaban Atas Penghinaan Ulama Hadramaut – Yaman
II.37 Hukum Bayi Tabung
II.38 Hadits Sentuhan Di-dlaif-kan Imam al-Bukhari
BAB III : PERTANYAAN-PERTANYAAN YANG DIJAWAB
– Masalah-Masalah Lainnya Seputar Fiqh, Aqidah, Tauhid dan Sebagainya
– Jawaban Untuk Kecaman Terhadap Nabi Shallallahu ‘alayhi wa Sallam
– Teks Arab dan Wirid al-Lathif
– Do’a Nabi Khidir
SANAD ILMU
 

SANAD SHAHIH MUSLIM
 

SANAD SHAHIH BUKHARI

PROFILE PENULIS

LINK DOWNLOAD (MEDIAFIRE)

 

Download Kitab Al-Muhadzzab

Dalam khazanah fiqih Syafi’I kitab Al-Muhadzzab merupakan salah satu diantara sekian banyak kitab-kitab Safi’iyyah yang menjadi induk setelah kitab yang ditulis oleh para perawi Imam Syafi’i ( Imam Rabi’, Imam Muzzani, Imam Buwaithi dan Imam Harmalah).

Kitab ini menyampaikan qaul-qaul imam Syafi’i yang diriwayatkan keempat imam murid beliau, sehingga dapat dijumpai beberapa versi qaul Syafi’i yang berbeda sesuai dengan riwayat yang disampaikan oleh keempat imam, misalnya dalam Bab Thoharoh tentang barang suci yang bisa merusak kemutlakan air dan yang tidak, Imam Buwaithi mengatakan bahwa air tersebut tidak dapat digunakan untuk berwudlu, seperti air yang tercampur minyak za’faron, sementara Imam Muzani memperbolehkan wudlu dengan air itu, karena perubahan air itu sebab berdampingan saja (tidak bercampur) beliau meng-ilhaq-kannya dengan air yang berubah sebab berdekatan dengan bangkai.


Dalam bagian lain, juga akan dijumpai periwayatan yang bertentangan dengan kaidah-kaidah madzhab dan ushul, dalam kasus ini biasanya oleh mushonnif dijelaskan bahwa qoul ini adalah khotho’, gholath, naql sayyi’. Laisa bi syai’, atau syadz wa dloif. Perbedaan-perbadaan semacam ini bukanlah hal yang mengherankan, sebagaimana para shahabat berbeda pula dalam menyampaikan dari Rosulullah SAW.

المهذب فى فقه الامام الشافعى
تأليف أبي إسحاق إبراهيم بن علي بن يوسف الفيروزآبادي الشيرازي/ ت 476هـ, و بذيله: النظم المستعذب في شرح غريب المهذب

طبع في دار الفكر وفي الكتب العلمية بيروت في 3 مجلدات, وفي دار الكتب العلمية بيروت الطبعة الأولى 1412 تحقيق زكريا عميرات, وفي دار القلم دمشق, والدار الشامية بيروت الطبعة الأولى 1412 تحقيق محمد الزحيلي في 6 مجلدات

Download Kitab PDF
Cetakan Darul Ilmiyah : Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
Cetakan Darul Qalam : Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5, Link 6, Link 7

 

Download Kitab Mantan Abi Syuja’i

Kitab Al-Ghayah wa al-TaqribMatan Abi Syuja’ karya Syihabuddin Abu Syuja’ Ahmad bin al-Husain bin Ahmad al-Ashfihani رحمه الله merupakan salah satu kitab fiqih yang sudah lama ada di Indonesia. Kitab karya seorang ulama besar al-Qadli Abu Syuja’ (w 593 H) ini sudah ratusan tahun menjadi kitab rujukan khususnya fiqih madzhab Imam Syafi’i. Kitab ini juga banyak diajarkan di berbagai pondok-pondok pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

Imam Abu Syuja’ telah mempelajari mazhab Syafi’i lebih dari 40 tahun. Imam al-Silfi berkata: beliau adalah antara orang-orang yang tunggal (dari segi kehebatan, kepandaian, ketokohan, dan sebagainya) pada zamannya. Abu Syuja’ telah diberi umur yang panjang sehinggakan al-‘Allamah al-Dairabi pun mengatakan bahawa beliau pernah hidup selama 160 tahun. Beliau meninggal di al-Madinah al-Munawwarah pada tahun 593 Hijrah.


Matan Abi Syuja’ telah disyarah oleh banyak ulama. Antaranya:

– Abu Bakr bin Muhammad al-Hushni (829 H) dengan kitab Kifayah al-Akhyar

– Ahmad al-Akhshashi (889 H); Syarh Mukhtahsar Abi Syuja’

– Muhammad bin Qasim al-Ghazzi (918 H); Fath al-Qarib al-Mujib

– Ahmad bin Muhammad al-Manufi (931 H); al-Iqna’

– Waliyy al-Din al-Bashir (972 H); al-Nihayah fi Syarh al-Ghayah

– Al-Khathib al-Syarbini; telah disebutkan

– Ahmad bin al-Qasim al-‘Abbadi (994 H); Kasyf al-Ghaffar bi Kasyf Mukhabba’at Ghayah al-Ikhtishar.

Download Kitab PDF Berwarna
Download Kitab PDF Hitam putih
Download Kitab Format DJVU
Link Download

Demikian tentang “Sekelumit Pemahaman tentang Kitab Kuning”, Semoga Bermanfaat.

 
Sumber: Internet


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: