DATAstudi Information

Home » Agama » Mengurangi Dampak Negatif dan Merugikan dari Penggunaan Internet

Mengurangi Dampak Negatif dan Merugikan dari Penggunaan Internet

Salah-satu aktivitas CSR Telkom untuk mendukung program Internet Sehat dan Aman (INSAN) yang dicanangkan oleh Departemen Komunikasi dan Informasi melalui SK Menkominfo No. 28/KEP/M/Kominfo/1/2009 Tanggal 23 Februari 2009. Telkom Indonesia bekerasama dengan AWARI dalam penggunaan DNS (Domain Name Service) filtering yang ada di Nawala Project. Penggunaan DNS Filtering Nawala Project ini, dapat mengurangi dampak negatif dan merugikan dari penggunaan initernet. Partisipasi orang tua dan guru secara aktif sangat dibutuhkan dalam memberikan pengawasan dan bimbingan penggunaan internet secara sehat dan aman.

Jika diuraikan, apakah Internet Sehat itu? Internet sehat merupakan akses internet ke situs-situs yang bersih dari; 1. Konten-konten asusila (pornografi, perjudian, dan kekerasan; 2. Malicious Software (malware seperti Trojan, virus, worm, spyware); 3. Phising (penyesatan ke halaman situs palsu sebagai bagian dari cybercrime). Inti Nawala Project adalah penggunaan DNS Server sebagai perangkat saringan konten negatif. DNS Nawala dapat dipergunakan pada komputer, di router maupun di DNS Server sebuah jaringan komputer.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Nawala Nusantara adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan situs negatif. Nawala Nusantara akan membantu menapis jenis situs-situs negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Nusantara juga akan menapis situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Bagaimana cara menggunakan DNS Nawala?

Ubah DNS pada komputer anda ke alamat IP DNS Nawala maka anda sudah siap menggunakan DNS Nawala. IP DNS Nawala adalah:

o    180.131.144.144

o    180.131.145.145

Operating System apa saja yang bisa menggunakan DNS Nawala?

Hampir semua OS yang umum digunakan (Windows, Mac, Linux) dapat memanfaatkan DNS Nawala. Silahkan baca petunjuk penggunaan pada situs nawala.org

Siapa yang boleh menggunakan DNS Nawala? Apakah dikenakan biaya?

  • DNS Nawala dapat digunakan siapa saja, mulai dari pengguna rumahan sampai pengguna komersial. Tanpa batasan penyedia jasa layanan internet yang digunakan.
  • Pengguna tidak dikenakan biaya apapun

Jika tidak berbayar, siapa yang membiayai Nawala? Apakah saya dapat berkontribusi?

  • Nawala saat ini dibiayai oleh komunitas Warnet/Awari dan beberapa pihak yang tertarik membantu inisiatif Internet yang bersih, aman dan sehat
  • Silahkan hubungi kami melalui info@nawala.org jika tertarik memberikan kontribusi/bantuan kepada Nawala Project

Bagaimana jika masih ada situs berkandungan negatif yang lolos?

  • Jika ada situs yang anda anggap memenuhi kriteria situs negatif dan belum tersaring oleh DNS Nawala, silahkan dilaporkan kepada kami melalui email info@nawala.org atau mengisi formulir online di situs nawala.org

Apa yang harus dilakukan jika ada situs yang berkandungan postif terblokir?

  • Selalu ada kemungkinan terjadinya perubahan status domain ataupun kesalahan memasukkan data. Jika anda menemukan situs yang seharusnya tidak disaring oleh DNS Nawala, laporkan kepada kami melalui email info@nawala.org

Selain DNS Nawala, apakah ada layanan lain yang diberikan oleh Nawala Project?

  • Untuk saat ini baru DNS Nawala yang dapat dipergunakan oleh pengguna internet, namun dalam perencanaan jangka panjang Nawala Project juga akan memberikan layanan URL Filtering dan Anti SPAM

(Sumber: telkomspeedy.com)

MENGAPA MEMILIH DNS NAWALA?

Berita tentang apa dan bagaimana DNS Nawala dapat dengan mudah anda temukan di belantara internet. Jika anda menggunakan mesin pencari Google maka dengan mudah anda akan menemukan setidaknya 600 artikel dalam 60 laman. Sebagian besar memberitakan kehadiran DNS Nawala dan cara penggunaannya. Beberapa lainnya hanya menempatkan sebagai penanda (tag). Sedikit mencengangkan dari pencarian tersebut, DNS Nawala didapati pada beberapa situs yang justru menjadi target hadangan DNS Nawala. Jika ditelusuri lebih lanjut mungkin sudah menjadi bahasan dalam forum-forum yang menjadi bagian dari situs-situs tersebut.

Sayangnya dari sekian banyak cerita pro dan kontra DNS Nawala mungkin belum ada yang secara jelas membahas mengapa DNS Nawala sebaiknya menjadi pilihan para pengguna internet untuk akses kandungan internet yang bersih, aman dan nyaman. Tulisan ini mencoba membahasnya.

Penapisan DNS sebagai pilihan

Dari sekian banyak sistem penyaringan kandungan internet, salah satu yang cukup populer adalah Penapisan DNS (DNS filtering). Dari sisi pengguna ia populer karena kemudahan penggunaan, unjuk kerja yang sangkil, kekinian, dan tidak berbayar; sementara dari sisi pengelola dapat disebutkan antara lain, tidak membutuhkan sumber daya yang besar, teknologi yang tidak rumit, dan dukungan/keterlibatan dari penggunanya sendiri, serta penerapannya pada skala masif. Faktor-faktor yang menggiring popularitas tersebut tidak semuanya ditemui pada sistem penapisan lainnya. Misalnya sistem X yang cukup sangkil namun harus berbayar,  sistem Y yang mudah  penggunaannya tapi membutuhkan sumber daya luar biasa, atau sistem Z yang tidak berbayar tapi merepotkan dst.

Di balik popularitas itu juga muncul sedikit kekurangan, yaitu hanya dapat melakukan hadangan pada aras domain tidak pada aras url (uniform resource locator). Sehingga suatu kandungan negatif dari situs yang tidak termasuk dalam daftar hadangan akan tetap bisa diakses, misalnya saja laman yang berbau SARA pada situs jaringan pertemanan Facebook. Kekurangan itu diantisipasi dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan memberitahu pengelola situs tentang laman tersebut. Cara lainnya adalah melakukan pengembangan lanjutan sistem penapisan hingga mampu melakukan hadangan pada aras url (dipaparkan pada DNS Nawala 3 – Pengembangan DNS Nawala)

Perbedaan DNS Nawala dan Sistem Penapisan DNS sejenis

DNS Nawala bukanlah satu-satunya layanan Penapisan DNS yang tersedia secara cuma-cuma. Selain DNS Nawala setidaknya ada 2 (dua) layanan sejenis yang juga populer, yaitu OpenDNS dan ScrubIT.

OpenDNS yang mulai beroperasi bulan Juli 2006 lebih dikenal di Indonesia dibandingkan ScrubIT yang beroperasi setahun kemudian. OpenDNS pula yang mengilhami pengagas DNS Nawala menyediakan layanan sejenis di Indonesia. Jadi tidak berlebihan kalau pada awalnya DNS Nawala sering saya sebut OpenDNS citarasa Indonesia. Citarasa ini pula yang membedakan bagaimana prosedur penggunaannya.

Perbedaan antara DNS Nawala dan OpenDNS ditampilkan pada tabel di bawah ini:

Penjelasan tabel:

1.       Pada tabel di atas terlihat jelas perbedaan antara masing-masing layanan Penapisan DNS. Misalnya saja untuk kemudahan penggunaan. DNS Nawala tidak mengharuskan pengguna melakukan registrasi; sedangkan OpenDNS mewajibkan proses registrasi. Pada DNS Nawala cukup merubah alamat DNS Server menjadi 180.131.144.144 dan/atau 180.131.145.145. Lebih cepat dan langsung dapat digunakan. (DNS Nawala 2 : OpenDNS 1)

2.       Registrasi pada OpenDNS diwajibkan agar pengguna dapat melakukan pengaturan pada account yang dimilikinya, dengan demikian kategori apa saja yang harus dihadang dapat ditetapkan sendiri oleh pengguna. Proses ini ditiadakan pada DNS Nawala karena dari awal sudah ditetapkan bahwa DNS Nawala akan berfungsi menapis situs-situs yang berkandungan negatif seperti pornografi, perjudian, malware, phising (penyesatan) dan proxy juga SARA. Kesemua kategori pada DNS Nawala berjalan secara default pada saat digunakan. (DNS Nawala 2 : OpenDNS 1)

3.       Pembagian kategori pada DNS Nawala dibuat sesedehana mungkin namun sangkil dan mangkus, yaitu 6 kategori seperti yang telah disebutkan di atas. Jumlah ini hanya berkisar 11% dari kategori yang digunakan OpenDNS yaitu 55 kategori. Pembagian kategori OpenDNS yang sedemikian besar terasa merepotkan dan juga membingungkan bagi pengguna pemula. Kerepotan itu muncul ketika kita akan memilih kategori yang sesuai. Sebagai contoh untuk 1 kategori (pornografi) pada DNS Nawala “diwakili” oleh 5 kategori pada OpenDNS. Dilihat membingungkan karena fungsi Penapisan DNS adalah untuk kandungan negatif (blacklist), namun kategori meluas sampai pada kategori whitelist. (DNS Nawala 2 : OpenDNS 1)

4.       Proses pelaporan situs pada DNS Nawala dapat dilakukan melalui situs DNS Nawala secara langsung tanpa harus melakukan registrasi. Pelapor hanya diwajibkan mengisi beberapa kolom data yang selanjutnya akan terekam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelapor. Jika pelaporan hanya satu situs saja, cara yang diterapkan DNS Nawala tidak merepotkan. Tetapi jika sudah melakukan pelaporan dalam jumlah banyak baru akan terasa merepotkan. Hal ini tidak terjadi pada OpenDNS. Meskipun mewajibkan registrasi, selanjutnya proses pelaporan (submitted domain) justru lebih sederhana dan dapat dilakukan sekaligus untuk banyak situs. Kelebihan dari OpenDNS yang mampu menerima pelaporan berganda (multiple submitted) juga akan diadaptasi dalam DNS Nawala demi kenyamanan pengguna dan/atau pelapor. (DNS Nawala 1 : OpenDNS 2)

5.       Tanggapan dari situs yang dilaporkan berjalan sangat cepat pada DNS Nawala. Waktu maksimum tanggapan adalah 1 x 12 jam untuk situs yang termasuk kategori pornografi, perjudian, malware, phising dan proxy. Untuk kategori SARA akan melalui proses pertimbangan dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki pengetahuan lebih mendalam terkait kategori tersebut. Sedangkan pada OpenDNS, tanggapan pelaporan dilakukan melalui proses pilihan (voting) dan/atau langsung disetujui oleh moderator/admin jika sudah ada dalam database. Tidak diketahui berapa banyak pemilih yang dibutuhkan untuk menyetujui situs yang dilaporkan, karena salah satu situs yang masuk kategori pornografi pada DNS Nawala masih “menggantung” statusnya pada OpenDNS setelah dilaporkan 2 tahun lalu! Beberapa hari lalu saya juga melakukan pelaporan situs yang termasuk kategori pornografi pada database DNS Nawala, namun sampai saat tulisan ini dibuat tidak satu orangpun melakukan pilihan atas situs yang saya laporkan dan belum juga mendapat persetujuan dari moderator/admin OpenDNS. Sigh! (DNS Nawala 2 : OpenDNS 1)

6.       Pelacakan status situs bermanfaat untuk mengetahui apakah ada situs yang salah dalam pengkategorian ataupun untuk melihat apakah suatu situs sudah masuk dalam daftar hadangan. Pada OpenDNS, pelacakan situs berjalan sangat baik, dan menyatu dengan pelaporan salah kategori. Fungsi pelacakan pada DNS Nawala sementara berdasarkan pertimbangan tertentu dinon-aktifkan; sementara fungsi pelaporan salah pengkategorian tetap tersedia. (DNS Nawala 1 : OpenDNS 2)

7.       Kesalahan dalam pengetikan nama situs (domain) yang dapat menyesatkan pengguna ke situs-situs palsu dapat dihindari dengan adanya fitur Typo Correction pada OpenDNS. Fitur serupa juga disediakan pada DNS Nawala, namun dinon-aktifkan sementara waktu karena pertimbangan tertentu pula. (DNS Nawala 1 : OpenDNS 2)

Penjelasan — termasuk scoring — yang saya berikan di atas mungkin terkesan subjektif, meskipun saya berpijak pada keduanya: tercatat sebagai pengguna OpenDNS selain sebagai salah seorang penggagas DNS Nawala. Tetapi paling tidak itulah gambaran umum dari pengguna internet di Indonesia yang lebih membutuhkan sistem penapisan praktis dan tidak berbelit-belit. Gambaran yang kami terima dari masukan pengguna;  baik secara langsung dalam proses sosialisasi atau kasus insidentil, maupun secara tidak langsung melalui berbagai jalur pelaporan (telepon, sms, e-mail, messenger dan aplikasi pada situs).

Pilihan Saya (semoga) Akan Menjadi Pilihan Anda

Keputusan saya untuk memilih DNS Nawala sebagai sistem penapisan kandungan negatif internet didasari objektifitas semata. Salah satu yang mendasarinya adalah kesesuaian DNS Nawala dengan kebutuhan sebagian besar pengguna internet di Indonesia. Kebutuhan dari mereka yang selama ini terposisikan sebagai silent majority, yang hanya bisa diam tanpa memiliki akses untuk ikut urun rembug menentukan bagaimana sebaiknya memperlakukan kandungan negatif di internet. Mereka yang khawatir tentang pengaruh kandungan negatif  di internet namun tidak dapat hadir dalam seminar – diskusi – pelatihan terkait kandungan internet yang postif. Mereka yang pernah atau sering mendapati anak mereka mengakses situs yang berkandungan negatif tanpa pernah tahu harus bagaimana bersikap. Mereka dan jutaan lagi mereka yang harus berhadapan dengan teknologi internet tanpa pernah tahu bahwa mereka memegang pedang bermata dua.

Saya tidak pernah tahu anda masuk kategori pengguna internet yang seperti apa? Apa yang anda sudah lakukan dalam menghambat akses ke situs berkandungan negatif? Tetapi saya selalu berharap bahwa anda akan bersama saya dan banyak pengguna internet lainnya dari Islandia sampai Kepulauan Palau dalam menentukan sikap menghadapi kandungan negatif internet, menggunakan DNS Nawala!

(Sumber: http://www.nawala.org/)

PANDUAN PENGGUNAANNYA DAPAT DIBACA DI TAUTAN DIBAWAH INI.

Windows XP

  • Pilih Control Panel dari Start menu.
  • Klik Network Connections yang ada di Control Panel.
  • Pilih koneksi yang ada dari jendela Network Connections.
  • Klik tombol Properties.
  • Pilih lah Internet Protocol (TCP/IP) dan klik Properties.
  • Klik radio button pada Use the following DNS server addresses dan ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dan Alternate DNS server.

Panduan – OSX (leopard)

  • Pilihlah System Preferences
  • klik pada Network
  • Pilih Built In Ethernet dan klik-lah Advanced
  • Pilihlah tab DNS dan isikan 180.131.144.144 dan 180.131.145.145 pada daftar DNS Server kemudian klik OK

DOWNLOAD:

Panduan Penggunaan DNS Nawala untuk Sistem Operasi Windows XP/Vista/7 dapat diunduh di sini.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: