DATAstudi Information

Home » Agama » Strategi Pembinaan Agama pada Anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Raodhatul Muqarrabin

Strategi Pembinaan Agama pada Anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Raodhatul Muqarrabin

Jatuh bangunnya ummat Islam pada dasarnya tergantung pada jauh dekatnya ummat Islam dengan kitab sucinya. Bila ummat Islam benar-benar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup niscaya ummat Islam akan maju dan sejahtera lahir batin. Sebaliknya bila ummat Islam jauh dari Al-Qur’an maka kemunduranlah yang akan terjadi, karena Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah, merupakan pedoman hidup yang dapat membawa manusia kepada kehidupan dunia dan akhirat.

Oleh karena itu pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak merupakan masalah yang harus mendapat perhatian bila ingin melihat generasi baru yang tangguh, beriman, berakhlak mulia dan pandai bersyukur. Mendidik anak-anak dengan aksara dan jiwa Al-Quran, berupa pemahaman, penghayatan, pengamalan Al-Qur’an serta kajian-kajian Islam dapat menjadi anak-anak ummat Islam menjadi generasi idaman dan harapan di masa depan.

Pembinaan agama dan pendidikan Al-Qur’an sudah seharusnya diberikan kepada anak-anak sedini mungkin, karena pembinaan atau pendidikan yang diberikan pada masa kecil pengaruhnya akan lebih tajam atau berbekas dari pada pendidikan yang diberikan di usia dewasa. Pepatah Arab mengatakan “belajar di waktu kecil ibarat mengukir di atas batu”.

Pepatah tersebut di atas dapat dimaknai bahwa mengukir di atas batu bekasnya sangat tampak tergores dan tahan lama, begitu pula halnya pembinaan atau pendidikan yang diberikan kepada anak-anak sejak dini akan lebih lama kesannya dan dapat menjadi bekal dalam hidupnya kelak.

Sebagai suatu instansi pendidikan Islam, TPA mempunyai suatu strategi dan pendekatan pembinaan yang bukan hanya semata-mata pengajaran saja, akan tetapi juga pendidikan atau pembinaan agama lebih diarahkan dalam membentuk dan membina peserta didik TPA untuk menjadi muslim yang sejati dan benar-benar menghayati nilai-nilai agama dan mengindahkan norma-norma agama dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu agama yang diberikan bukan sekedar sebagai suatu ilmu tetapi sebagai perangkat penunjang untuk membentuk pribadi-pribadi muslim. Dengan kata lain pengajaran agama bukan diarahkan pada bagaimana anak menjadi seorang ahli agama, tetapi pembinaan agama lebih diarahkan pada bagaimana santri dapat menjadi agamawan yang baik.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: