DATAstudi Information

Home » Administrasi » Minat Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan pada Perguruan Tinggi

Minat Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan pada Perguruan Tinggi

Oleh: SUNARTI

Mencerdaskan kehidupan bangsa, peranan pendidikan otomatis sangat menentukan terutama terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mencapai hal tersebut haruslah dimulai dari pendidikan tingkat dasar yang dititik beratkan pada peningkatan mutu pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu pendidikan agama pada khususnya. Hal ini telah menjadi ketetapan Majlis Permusyawaratan Rakyat yang dituangkan dalam GBHN dengan TAP MPR No. II/MPR/1999 yang berbunyi :

Titik berat pembangunan pendidikan diletakkan pada peningkatan mutu setiap jenjang dan jenis pendidikan serta pada jenjang pendidikan menengah dalam rangka persiapan perluasan wajib belajar untuk pendidikan menengah tingkat pertama (GBHN, 1999:8).

Berdasarkan dari ketetapan MPR di atas, maka pemerintah yang terkait dengan pendidikan tidak henti-hentinya mengusahakan untuk mencedaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan mutu pendidikan, khususnya bagi sekolah dasar dan lanjutan serta pendidikan tinggi pada umumnya.

Menyakini pentingnya pendidikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju terwujudnya kehidupan yang sejahtera bagi manusia, maka bangsa Indonesia telah mencanangkan suatu cita-cita yang luhur sebagaimana tertuang dalam ketetapan MPR No. IV/MPR/1999 mengenai tujuan pendidikan nasional yang berbunyi:

Pendidikan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang demokratis, berdaya saing, maju dan sejahtera dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, kreatif, inovatif, berwawasan kebangsaan, berdisiplin dan bertanggung jawab, mandiri, beriman dan bertaqwa, berketerampilan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia (GBHN, 1999:15).

Berdasarkan cita-cita dan tujuan pendidikan nasional di atas, maka setiap REPELITA sektor pendidikan selalu mendapat perhatian, karena sektor pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas. Di samping itu, pendidikan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang mampu meningkatkan kualitas hidup manusia dan kehidupan masyarakat secara utuh dan menyeluruh, baik pendidikan dalam jalur formal maupun dalam jalur non-formal.

Taraf pendidikan yang lebih tinggi suatu bangsa tidak terjadi begitu saja, melainkan ditentukan oleh berbagai faktor antara lain kualitas pendidikan, program pendidikannya, sistem pelayanan, sarana pendidikan dan pembiayaan atau sarana ekonominya. Selain dari berbagai faktor tersebut di atas, suatu sistem persekolahan yang solid antara pendidikan Sekolah Dasar  (SD), Pendidikan Sekolah Menengah, dan pendidikan tinggi turut menentukan kualitas pendidikan suatu bangsa.

Untuk mencapai tujuan tersebut di atas serangkaian usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah antara lain pengembangan lembaga-lembaga pendidikan utamanya lembaga Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Di tengah-tengah usaha pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, masih sering dijumpai berbagai masalah seperti masalah yang senantiasa dialami oleh siswa, khususnya siswa SMU yaitu belum jelasnya rencana jenis pendidikan yang akan ditekuni kelak. Namun demikian ada sebagian siswa SMU yang kurang berminat dalam melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi, karena disebabkan oleh siswa itu sendiri, orang tua, teman dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan siswa yang akan melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta masih mempertanyakan jenis pendidikan apa yang akan ditempuh setelah tamat SMU.

Beranjak dari permasalahan di atas maka salah satu komponen yang perlu dibenahi sedini mungkin untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan adalah minat siswa untuk melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi. Sehubungan dengan hal ini maka peneliti merasa perlu dan tertarik untuk mengangkat masalah sebagai suatu penelitian dengan judul “Minat Siswa SMU Negeri 1 Enrekang untuk Melanjutkan Pendidikan pada Perguruan Tinggi”.


2 Comments

  1. amadnoy says:

    New Mig33 v4.20 build 291e Handler UI 143 (update 31 maret 2010)
    http://wp.me/pCelG-ee

  2. Josef Gunawan says:

    dari fenomena yang ada, daripada masuk perguruan tinggi yang makan biaya cukup banyak serta waktu min. 4 th, akhirnya banyak yang kawin muda, beres-res (karena didukung oleh ulama, bahwa daripada zinah lebih baik kawin) dan persoalan timbul ketika anak banyak, ga ke urus, akhirnya cerai, dan kawin lagi (bukan rujuk), maka meledaklah penduduk non produktif di Indonesia, begitu seterusnya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: