DATAstudi Information

Home » Adat » Wanita Karir (Suatu Tinjauan Budaya Islam)

Wanita Karir (Suatu Tinjauan Budaya Islam)

Oleh: ST. ASNI. N

Modernisasi adalah suatu pemberontakan militan terhadap agama dan semua nilai spiritual yang ada, bibir pemberontakan ini dimulai pada zaman ranaisance Eropa, terutama sekali dalam filsafat Machiavelli. Modernisasi ini muncul dengan beberapa lebel yang berbeda, seperti komunisme, sosilisme, fasisme, nazisme, zionisme dan nasionalisme. Sementara itu modernisasi dalam Islam tidak menghendaki segala bentuk pemberontakan, kekerasan, dan hal-hal yang bertentangan dengan nilai agama, tetapi pada prinsipnya menghendaki kemajuan di segala bidang tanpa ada pelanggaran terhadap nilai-nilai Islam.

Semua ideologi dari lebel-lebel modern tersebut, ditandai dengan pemujaan atau penyembahan terhadap  manusia. Penyembahan atau pemujaan tersebut lebih sering muncul dengan topeng ilmu pengetahuan dan teknologi. Orang-orang modern meyakini bahwa kemajuan di bidang ilmu pengetahuan akan menganugerahkan kepada mereka semua kekuasaan ketuhanan.

Salah satu tujuan utama dari ideologi-ideologi modern itu adalah memperlemah hubungan kekeluargaan dan kehidupan rumah tangga sebanyak mungkin. Sesungguhnya Karl Marx dalam manifesto politiknya menganjurkan penghancuran keluarga secara keseluruhan. Sasaran ini tentunya telah mencapai hasil yang sangat baik di Sovyet Rusia dan Cina Komunis. Di negara non-komunis prosesnya lebih halus tetapi efektif. Senjata yang paling utama untuk menghancurkan keluarga menurut Karl Marx adalah 1) industrialisasi, 2) urbanisasi, dan 3) emansipasi wanita.

Ketiga bidang tersebut dilaksanakan secara bergandengan (serentak). Industrialiasasi dengan judul upah tinggi dan keuntungan material lainnya merangsang banyak orang untuk tunduk kepadanya, tidak terkecuali masyarakat yang terintegrasi dengan baik menuju kota-kota besar yang tersamar. Dengan industrialisasi, keluarga berakhir dengan menjadi unit ekonomi tersendiri. Sebagai akibatnya, sang bapak menghabiskan sebagian waktunya jauh dari rumah (keluarga). Dan sang isteri mencari kesibukan di luar karena tugas rumah tangga banyak diselesaikan oleh alat-alat rumah tangga elektronik (mesin/teknologi modern). Semuanya serba sibuk, sehingga anak-anak yang menjadi amanat dari Allah Swt. diterlantarkan.

Motif kemajuan yang benuansa ilmu pengetahuan dan teknologi modern sebagaimana dijelaskan di atas, tidak terlepas dari peran serta kaum wanita profesional yang selalu memperjuangkan emansipasi wanita. Dalam hal ini, kaum wanita selalu berusaha untuk membesarkan diri dari konsep-konsep kuno yang menganggap wanita sebagai kaum yang lemah dalam segala hal.

Secara historis konsep emansipasi wanita merupakan produk Barat yang mempunyai tendensi lain yang berpijak pada politik ekonomi materil. Konsep dasar dari emansipasi wanita ini (yang merupakan produk Barat) tidak mengutamakan kestabilan sosial, keluarga dan masyarakat umum. Akan tetapi sasaran utamanya adalah materi.

Hasil yang dicapai oleh konsep emansipasi wanita ini sangat pesat, yaitu dengan munculnya beberapa tokoh-tokoh wanita yang mengambil alih pucuk pimpinan (aktivitas) dalam berbagai sektor atau bidang. Ternyata kebebasan bagi kaum wanita ini untuk meniti masa depan yang cerah menjadi motivasi sekaligus mediator untuk berkarya sebagaimana kaum laki-laki itu sendiri. Sehingga di tengah-tengah masyarakat modern seperti sekarang ini lahirlah wanita-wanita yang menamakan dirinya sebagai wanita karir.

Dalam perspektif Islam, kehadiran wanita karir ini menimbulkan polemik. Dalam hal ini, masih membutuhkan analisis yang mendalam untuk mengetahui eksistensi wanita karir dalam perspektif budaya Islam. Islam telah memberikan hak dan kebebasan pada kaum wanita untuk aktif dalam berbagai hal sebagaimana laki-laki situ sendiri.

Kedudukan perempuan dalam pandangan ajaran agama Islam tidak sebagaimana diduga dan dipraktekkan sementara masyarakat. Ajaran Islam pada hakikatnya memberikan perhatian yang sangat besar serta kedudukan terhormat kepada perempuan. Yang membedakan laki-laki dan perempuan dalam Islam hanya taqwanya kepada allah Swt., sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hujrat (49(: 13, sebagai berikut:

يايهاالناس انا خلقنكم من ذكر وانثى وجعلنكم شعوبا وقبائل لتعار فوا ان اكرمكم عند الله اتقكم ان  عليم خبير

Terjemahnya:

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Ayat tersebut memberikan gambaran kepada kita tentang persamaan laki-laki dengan perempuan dan mengikis pandangan yang menyatakan bahwa antara keduanya ada perbedaan. Perbedaan kemudian ada sekaligus menentukan seseorang pada pososi tinggi atau rendah terletak pada kualitas nilai pengabdian dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

Dalam ayat dan surat lain Allah Swt. telah menjelaskan beberapa hak yang dimiliki oleh kaum wanita menurut pandangan ajaran Islam. Salah satu ayat yang seringkali dikemukakan oleh para pemikir Islam dalam kaitannya dengan hak-hak politik kaum wanita adalah yang tertera dalam QS. At-Taubah (9) : 71, sebagai berikut :

والمؤمـنون المؤمنات بعضهم اولياء بعض يامرون بالمعروف وينهون عن المنكر ويقيمون الصلاة ويؤتون الزكوة ويطيعون الله ورسوله اولئك سير حمهم الله إن الله عزيز حكيم

Terjemahnya:

Dan orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Secara umum ayat di atas dipahami sebagai gambaran tentang kewajiban melakukan kerja sama antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Hal ini dilukiskan dengan kalimat menyuruh mengerjakan yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar.

Begitu pula dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi, peran wanita dan laki-laki sangat diperlukan (wajib), dan tidak ada perbedaan di antara keduanya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw.:

طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة  (لحديث روه البخارى)

Artinya :

Menuntut ilmu diwajibkan atas setiap muslim dan muslimah (H.R.Bukhari).

Berdasarkan uraian di atas menunjukkan bahwa Islam sangat menghormati martabatnya dari keburukan dan kehinaan, serta dari perlakuan yang buruk  kedudukan yang terhormat dan mulia. Namun demikian kedudukan wanita telah terevolusi oleh derasnya arus informasi global yang seakan menuntut wanita berperan ganda. Di satu sisi mereka harus konsekuen dengan garis fitra kewanitaannya dan di sisi lain status sosial dan tuntutan ekonomi memacu mereka bekerja di luar rumah. Emansisipasi, begitulah istilah populernya.

Dunia kerja bukanlah gaya hidup baru bagi wanita yang hidup di abad ke-20 dan ke-21 ini. Bursa tenaga kerja di berbagai sektor telah dimasuki kaum wanita dan tidak sedikit pula di antara mereka yang menduduki jabatan penting dengan membawahi ribuan pekerja pria dan wanita.

Sosialisasi yang demikian rupa di tempat kerja acapkali menimbulkan gesekan-gesekan yang melunturkan fitrah kewanitaan yang esensial. Pelecehan seksual, perselingkuhan, dan kehancuran rumah tangga adalah beberapa kasus yang sering dihadapi pekerja wanita yang senantiasa tidak memihak, mengkebiri, dan kadang menghancurkan fitrahnya. Sebagai implikasi dari perluasan wilayah kerja wanita yang tidak hanya terbatas pada lingkup domestik, tetapi juga di dunia publik, maka tentu akan membawa suatu perubahan, apakah itu bersifat negatif atau positif.

Berdasarkan alasan di atas, maka penulis sangat tertarik unuk mengkaji secara ilmiah. Selain itu, karena tulisan-tulisan yang ada tentang masalah ini belum ada yang terperinci secara detil. Oleh karena itu, penulis mengajukan masalah ini untuk dikaji secara ilmiah dengan judul Wanita Karir (Suatu Tinjauan Budaya Islam).


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: