DATAstudi Information

Home » Artikel » TIPS HAJI

TIPS HAJI

TIPS Manasik Haji

Tips Tawaf dan Sa’i

Tips Tawaf dan Sa’i

  1. Hafalkan do’a-do’a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
  2. Berangkat dalam rombongan
  3. Makan sebelum berangkat
  4. Buat kelompok kecil
  5. Sepakati lokasi pertemuan
  6. Hindari waktu padat
  7. Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat

(sumber http://www.republika.co.id)

Tips Mencium Hajar Aswad

Tips Mencium Hajar Aswad :

  1. Ambil waktu yang kondisi sekitar ka’bah tidak terlalu padat
  2. Pastikan fisik kuat
  3. Jangan bawa barang berharga
  4. Pastikan cara berpakaian ihram benar dan kuat
  5. Jangan gunakan joki
  6. Tidak lama-lama
  7. Hindari menyakiti sesama jamaah

(sumber http://www.republika.co.id)

Tips Menjadi Tamu Allah

November 08, 2007 6:37:59 AM by Administrator

”Baitullah ini adalah salah satu pilarnya agama Islam. Barangsiapa yang berniat menuju ke Baitullah, baik para haji ataupun yang berumrah, maka mereka dijamin oleh Allah SWT apabila meninggal dunia dalam perjalanan, maka mereka akan ditempatkan di surga dan mereka yang pulang dengan selamat ke negerinya akan membawa pahala serta harta benda (Ghonimah)”

-Hadis Riwayat Ibnu Juraih-

Tips Pelaksanaan Ibadah Haji

Tips masuk masjid agar tak tersesat

Tips masuk masihd agar tak tersesat :

  1. Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
  2. Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
  3. Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
  4. Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
  5. Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
  6. Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
  7. Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.

(sumber http://www.republika.co.id)

Tips nyaman beribadah

Tips nyaman beribadah :

  1. Jangan tergantung pembimbing
  2. Mantapkan tata cara berhaji
  3. Hafalkan doa-doa
  4. Buat kelompok kecil

(sumber http://www.republika.co.id)

Tips agar Tak Tersesat

Setiap tahun selalu ada saja laporan jamaah yang tersesat. Untuk itu perlu dicoba tips-tips berikut ini:

Hafalkan Lokasi
Sebelum keluar maktab, hafalkan maktab Anda serta cacat juga nomor telepon dan atau alamat pondokan Anda. Bawalah catatan tersebut setiap meninggalkan pondokan.

Sabar, Sabar, Sabar

Sabar, sabar, dan sabar. Itu tiga nasihat yang sering diberikan pembimbing kepada calon jamaah haji sebelum berangkat Tanah Suci.Pada kenyataannya memang calon jamaah haji harus punya persediaan segunung kesabaran untuk menghadapi keadaan yang sering di luar perkiraan semula.

Kesabaran calon jamaah sudah diuji saat berada di asrama haji atau bahkan saat keberangkatan. Kemacetan menuju asrama, pemeriksaan yang bertele-tele, sulitnya bertemu dengan keluarga sangat mungkin terjadi. Pemeriksaan dokumen kadang memerlukan waktu berjam-jam. Makanan di asrama belum tentu sesuai selera. Belum lagi kadang barang-barng yang masih diperlukan di asrama sudah telanjur masuk dalam koper besar.

Panduan di Masjid Quba

Panduan di Masjid Quba

  • Saat akan memasuki bagian dalam masjid, sebaiknya memperhatikan petunjuk di dinding luar masjid. Itu adalah penunjuk pintu masuk yang dikhususkan bagi jamaah laki-laki atau perempuan. Akan terpampang pada sebuah plakat yang ditempelkan ke dinding pintu masuk untuk jamaah laki-laki maupun perempuan.
  • Tidak diperbolehkan mengambil gambar didalam masjid.

(sumber http://id.wikipedia.org)

Tips Kesehatan

Tips Sehat – Menjaga Kesehatan Saat Berhaji

Tips sehat

Sejumlah pengalaman dan hasil evaluasi petugas PPIH belasan tahun sebelumnya di antaranya menyebutkan kebanyakan penurunan kesehatan CJHI di Arab Saudi adalah kelelahan fisik akibat aktifitas beribadah yang berlebihan, umumnya tidak memperhitungkan kemampuan fisik dan, bahkan mengabaikan penyakit bawaan dari daerah asal masing-masing.

Jadi, CJHI sebaiknya :
1) membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi untuk pertolongan pertama,
2) menyiapkan pakaian sesuai prakiraan musim di Arab Saudi,
3) disiplin dan tertib dalam aktifitas baik beribadah maupun waktu
istirahat,
4) hindari pemaksaan beraktifitas berlebihan dengan keyakinan seluruh
ibadah yang dilaksanakan merupakan izin Allah SWT,
5) segera hubungi petugas terdekat jika merasakan sesuatu yang dirasakan
kurang,
+) Berdoa selalu untuk keselamatan, kesehatan, keridloan Allah SWT.
(rinaldi)

Tetap Fit Selama Berhaji

Menunaikan ibadah haji tak dimungkiri memiliki sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Tak hanya kemampuan finansial, beribadah haji juga mensyaratkan kekuatan fisik agar mampu menunaikan seluruh rukun dan wajib haji. Karena itu, dibutuhkan persiapan maksimal untuk mencapai kesehatan yang optimal. Persiapan apa saja yang musti dilakukan, simak tips berikut :

Mengatasi Musin Dingin

Kebanyakan calon jamaah haji yang belum pernah ke Tanah Suci, sebelumnya membayangkan bahwa Arab Saudi itu hanyalah padang gersang dan panas. Anggapan itu tak seluruhnya salah, sebagian besar daratan Arab Saudi adalah padang pasir. Tapi soal panas? Nanti dulu.

Sebenarnya, di Arab Saudi ada dua musim, yakni musim panas dan musim dingin. Musim panas biasanya dimulai pada bulan April hingga Agustus. Pada musim ini sinar matahari sangat terik. Suhu udara pada siang hari bahkan bisa mencapai 55 derajat celsius.

Latihan Jalan Kaki

Ibadah haji membutuhkan aktifitas fisik yang lebih banyak dibandingkan dengan ibadah lainnya. Rangkaian ibadah haji banyak dilakukan dengan berjalan kaki. Ke masjid, tawaf, sa’i, ke tempat-tempat ziarah, melempar jumrah, dan kegiatan lainnya dilakukan dengan jalan kaki.

Untuk mempersiapkan aktifitas fisik yang berat selama berhaji nanti, jauh hari menjelang pemberangkatan calon jamaah haji hendaknya sudah memulai latihan fisik. Latihan fisik bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau lari-lari kecil sehabis Shalat Subuh. Tak perlu jauh-jauh. Cukup 2-3 kilometer saja. Latihan jalan kaki ini nantinya akan sangat membantu jamaah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dengan rajin latihan fisik, tubuh tidak kaget ketika nanti harus banyak berjalan kaki.

Kiat Sehat & Bugar Selama Naik Haji

Pdpersi, Jakarta – Musim naik haji sudah di depan mata, bahkan di beberapa daerah beberapa kloter telah diberangkatkan. Namun, setiap tahunnya, musim naik haji juga selalu identik dengan banyaknya calon haji yang meninggal di tanah suci. Kendati dipandang sebagai jalan meninggal yang paling mulia, sebenarnya kondisi itu bisa diantisipasi sejak para calon haji akan berangkat maupun setelah sampai di tanah suci.

Persiapan kesehatan bagi para calon haji adalah yang sangat vital mengingat kondisi di Arab Saudi yang sangat berbeda dengan di tanah air yaitu suhu, kelembabab udara maupun sosial budayanya. Sejumlah perbedaan kondisi itu dapat mempengaruhi bahkan memperburuk keadaan kesehatan jemaah haji.

Tips menghadapi musim dingin di Arab Saudi

Persiapan yang harus dilakukan jemaah calon haji/jemaah untuk menghadapi musim dingin di Arab Saudi meliputi :

  1. Di Tanah Air
    1. Melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Puskemas / Dinkes Dati II setempat sehingga dapat diketahui status kesehatannya;
    2. Bagi jemaah calon haji yang sehat hendaknya membina dan memelihara kesehatannya;
    3. Bagi jemaah calon haji yang mempunyai penyakit (resiko tinggi) harus berobat ke dokter agar penyakit yang diderita terkontrol / lebih ringan;
    4. Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung nutrien (zat gizi) sesuai dengan status kesehatannya;
    5. Melakukan latihan kebugaran jasmani disesuaikan dengan status kesehatan masing-masing untuk peningkatan kualitas fisiknya;
    6. Mempersiapkan perlengkapan untuk dibawa ke Arab Saudi seperti jeket/pakaian hangat, kain ihram (bagi pria) yang terbaik, selimut, krem pelembab kulit dll;
    7. Membawa obat-obatan yang biasa digunakan / diperlukan sesuai dengan kondisi / penyakit masing-masing.

Lain-lain

Yang Perlu Dilakukan Setiba di Tanah Suci

Berangkat ke tanah suci dan mengunjungi Masjidil Haram merupakan perintah yang menjadi dambaan bagi setiap Muslim di seluruh dunia. Bahkan, bagi masyarakat Indonesia, harus antri di daftar tunggu yang panjang untuk bisa diberangkatkan ke Arab Saudi sebagai jamaah haji.

Menyiasati Jauhnya Pemondokan

BERHAJI merupakan panggilan keagamaan bagi setiap Muslim. Perjalanan menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang tidak hanya membutuhkan persiapan fisik dan dana yang mencukupi, tetapi juga mental. Perjalanan ini terkadang membuat sebagian orang khawatir, tetapi sangat melegakan bagi mereka yang bisa menikmati perjalanan yang menjadi impian bagi setiap Muslim.

Tips di Pondokan

Tips di Pondokan

  1. Mandi 2-3 jam sebelum waktu shalat
  2. Jangan naik lift sendiri
  3. Simpan barang di tempat aman
  4. Matikan peralatan listrik jika pergi
  5. Matikan peralatan masak jika pergi
  6. Kenali lokasi pondokan dari jarak jauh maupun dekat
  7. Buat denah pondokan

(sumber http://www.republika.co.id)

Tips ”Tawaf Luar” yang Islami

KEGIATAN berbelanja selama menunaikan ibadah haji adalah suatu agenda dan romantika tersendiri. Bagi sebagian (besar) jemaah haji, rasanya tidak afdal, bila selama ibadah haji tidak berbelanja. Itulah sebabnya, di kalangan para jemaah haji, dikenal istilah yang –masya Allah, astaghfirullah— dipelesetkan, yakni istilah tawaf dalam dan thawaf luar.

“Tawaf dalam” adalah thawaf syar’i yakni ibadah ritual mengelilingi Kabah dengan persyaratan tertentu, baik di lantai 1, 2, atau 3 Masjidil Haram.

Tips Naik Pesawat Saat Berangkat Ibadah Haji

Berangkat ke Tanah Suci sering menjadi pengalaman pertama bagi calon jamaah haji. Pengalaman pertama ke luar negeri, pengalaman pertama lama meninggalkan keluarga, bahkan pengalaman pertama naik pesawat terbang.

Perjalanan dengan pesawat ke Tanah Suci membutuhkan waktu cukup lama. Jika lancar, sekitar sembilan jam dari Jakarta. Untuk jamaah gelombang pertama, tak semua penerbangan langsung ke Madinah. Jamaah dari embarkasi Jakarta dan Medan akan langsung mendarat di bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah. Sedangkan embarkasi lainnya akan mendarat di bandara King Abdul Azis (KAA) Jeddah, lalu melanjutkan perjalanan darat yang ditempuh dalam waktu 4-5 jam. Untuk gelombang kedua, semua mendarat di KAA, kemudian menuju Makkah.

sumber:  http://haji.depag.go.id (diakses: 12 Agustus 2009)


1 Comment

  1. […] HAJI siap KERJA sehingga Melayani dengan IKHLAS dan RAMAH serta Paspor Haji BEBAS PUNGUTAN Tips-tips HAJI Tim Pemantau DPR Mengapresiasi dan Mengkritisi Pondokan […]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: