DATAstudi Information

Home » Manajemen » Depdiknas targetkan tingkatkan angka partisipasi PAUD

Depdiknas targetkan tingkatkan angka partisipasi PAUD

Depdiknas targetkan tingkatkan angka partisipasi PAUD Solo (Espos) Departemen Pendidikan Nasional menargetkan peningkatan angka partisipasi kasar (APK) bidang pendidikan anak usia dini (PAUD) pada tahun 2009 ini. Jika tahun 2008 lalu APK PAUD mencapai 50,03% dari 29,8 juta anak, tahun ini angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi 53,9%. Angka ini mencakup partisipan pada lembaga PAUD yang dikelola Depdiknas dan Departemen Agama.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas, Hamid Muhammad, usia PAUD 0-6 tahun adalah masa yang paling potensial untuk membangun dan menumbuhkembangkan potensi anak. Karenanya, upaya peningkatan APK ini antara lain diarahkan pada peningkatan akses pendidikan dan perintisan PAUD di daerah terpencil di sebanyak 50 kabupaten dari 21 provinsi di Indonesia. ”Total 783.000 anak bisa tercakup dalam program ini,” kata Hamid seperti dikutip dalam rilis yang diterima Espos dari Gerai Informasi dan Media (GIM) Depdiknas, akhir pekan lalu. Hamid menambahkan, kendala dalam mendongkrak APK PAUD adalah tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya PAUD. Anggota masyarakat, kata dia, terutama di daerah pedesaan kurang peduli terhadap PAUD. ”Bagi mereka yang penting masuk sekolah dasar. Padahal PAUD juga sangat penting sebagai landasan pelaksanaan wajib belajar sembilan tahun,” katanya. Kendala lain adalah masih kurangnya perhatian pemerintah daerah. ”Yang ada pun biasanya lebih terfokus pada taman kanak-kanak usia 5 tahun-6 tahun. Padahal ada empat tahun masa yang selama hilang dalam pembinaan anak usia dini. Oleh karena itu, kita berupaya penanganan anak usia dini pada periode usia 0-6 tahun,” katanya. Pemerintah, kata Hamid, juga memberikan perhatian terhadap tutor PAUD. Dia menjelaskan, tutor PAUD tidak seperti guru pada taman kanak-kanak yang diwajibkan berkualifikasi S1 ditambah pendidikan profesi. Tutor PAUD, kata dia, dilihat dari kompetensinya. ”Belum ada standarisasi kualifikasi, tetapi secara bertahap akan kami lakukan beberapa standarisasi. Sementara ini yang kita lakukan dengan pelatihan,” katanya. Terpisah, Direktur PAUD Depdiknas, Sudjarwo Singowidjojo menyatakan, upaya lain yang ditempuh untuk meningkatkan APK PAUD adalah diversifikasi bentuk-bentuk PAUD, yakni kelompok bermain, taman penitipan anak, dan satuan PAUD sejenis. Dia mencontohkan, melalui PAUD sejenis yaitu dengan membina Posyandu dan taman pendidikan Al Quran. ”Kami juga membina kemitraan dengan organisasi perempuan seperti Aisyiyah, Muslimat NU dan PKK.

sumber: http://www.solopos.net/zindex_menu.asp?kodehalaman=h62&id=272060 (diakses tanggal 2 Juni 2009)


1 Comment

  1. pcfows says:

    V5TcCy clwolzilwiyb, [url=http://blijmannjtid.com/]blijmannjtid[/url], [link=http://sbhyieujhnxx.com/]sbhyieujhnxx[/link], http://zmuxgzwdhiku.com/

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: