DATAstudi Information

Home » Data » PDKBM (Pemutakhiran Data Kemiskinan Berbasis Masyarakat )

PDKBM (Pemutakhiran Data Kemiskinan Berbasis Masyarakat )

POLEWALI– Kriteria miskin yang berlaku seragam dan selalu menimbulkan masalah diharap tidak terjadi lagi di Polman. Harapan tersebut seiring dengan perumusan kriteria miskin yang berbasis lokal melalui kegiatan pemutakhiran data kemiskinan berbasis masyarakat (PDKBM). PDKBM direncanakan dilakukan secara menyeluruh pada seluruh kecamatan melalui proses partisipatif yang melibatkan puluhan fasilitator dari lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Sebenarnya pendataan keluarga miskin melalui PDKBM sebelumnya sudah dilaksanakan di Kecamatan Binuang dengan bekerja sama Pemkab-Unicef dan SoFEI World Bank, 2005 lalu. Selanjutnya PDKBM untuk 15 kecamatan lain direncanakan berlangsung dalam waktu dekat ini dengan diawali kegiatan workshop penetapan indikator kemiskinan yang diikuti 54 fasilitator.

Unicef dan SoFEI telah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan pelatihan fasilitator dan tenaga pendata PDKBM. Kemudian Pemkab mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pendataan.

Kepala Perwakilan Unicef Makassar yang meliputi Sulsel, Sulbar, Maluku Utara, dan Gorontalo, Purwanta Iskandar sendiri memuji palaksanaan PDKBM di Kecamatan Binuang dua tahun lalu. Kegiatan itu lanjutnya, telah menghasilkan kriteria kemiskinan berbasis masyarakat.

Kegiatan serupa yang dikembangkan di 15 kecamatan tersebut diharap berjalan baik dan menghasilkan kriteria dan data keluarga miskin yang bisa diterima semua warga. Hal itu dirumuskan dan disepakati masyarakat sendiri.

Harapan senada dikemukakan Kepala Bappeda Polman, Bahrum Bando. Selama ini lanjutnya, sangat sering terjadi masalah terkait masyarakat miskin mengingat kriteria yang menjadi acuan yang seragam secara nasional.

“Padahal tidak bisa dipungkiri kondisi suatu daerah dengan daerah lain berbeda. Dengan demikian, kriteria keluarga miskin harus juga memerhatikan kondisi lokal (masyarakat setempat),” tuturnya saat membuka workshop PDKBM di Hotel Istana, Wonomulyo, baru-baru ini.

PDKBM yang melibatkan unsur LSM yang telah berpengalaman sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat, seperti PNPM-MP, P2KP, bekerja sama beberapa satuan kerja pemerintah daerah (SKPD).

Penetepan kriteria PDKBM akan diitegrasikan dengan program lain guna saling melengkapi, seperti Milenium Development Goals (MDG’s). “PDKBM dilakukan terintegrasi dengan kriteria MDG’s yang merupakan isu global,” jelas penanggung jawab kegiatan, Nehru Sagena.

SUMBER: http://www.polewalimandarkab.go.id (11 Januari 2009)


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,827 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

%d bloggers like this: