Home » Agama » Pandangan Hukum Islam tentang Peranan Perempuan dalam Membangun Keluarga Sehat dan Sejahtera

Pandangan Hukum Islam tentang Peranan Perempuan dalam Membangun Keluarga Sehat dan Sejahtera

Oleh: SAMSAN

Negara Republik Indonesia adalah negara yang menganut system negara hukum. Hal ini dapat kita temukan dalam penjelasan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum tidak berdasarkan kekuasaan belaka. Oleh karena itu sebagai negara hukum harus menjunjung tinggi hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, semua tindakan yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya harus berlandaskan hukum dan dipertanggung-jawabkan secara hukum.

Negara Republik Indonesia adalah negara hukum yang memiliki salah satu ciri atau dikenal adanya suatu lembaga peradilan yang independen (bebas) dan tidak memihak keberadaan atau bentuknya. Suatu lembaga peradilan dalam negara hukum dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan, pelanggaran-pelanggaran hokum yang terjadi dan demi tegaknya hukum yang berlaku.

Sehubungan dengan hal ini di dalam negara Republik Indonesia dikenal pun “KekuasaanKehakiman”, Kekuasaan kehakiman dilakukan dalam sebuah Mahkamah Agung. Menurut pasal 1 Undang-Undang No. 14 Tahun 1970 tentang ketentuan-ketentuan pokok kekuasaan kehakiman. Adapun yang dimaksud dengan kekuasaan kehakiman adalah “Kekuasaan Negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila, demi terselenggaranya Negara hukum Republik Indonesia”, Olehnya itu dengan kekuatan atau kekuasaan kehakiman yang independen ini mengandung makna bahwa kekuasaan yang bebas dari hakim jauh dari campur tangan pihak kekuasaan negara manapun dan bebas dari paksaan.

Dengan kebebasan tersebut, maka seorang hakim dapat leluasa memberikan putusannya kepada para pencari keadilan. Hakim tidak boleh terpaku pada ketentuan Undang-Undang yang menerapkan begitu saja sesuai dengan bunyi pasalnya, akan tetapi hakim diwajibkan menggali, memahami hukum dan rasa keadilan yang benar-benar hidup dalam masyarakat, sehingga tujuan peradilan yang bebas dan tidak memihak dapat terwujud, dimana hakim memberikan putusan yang sesuai dengan kebenaran dan keadilan. Dalam era globalisasi abad XXI sekarang ini, Hakim pada Pengadilan Agama Polewali Mamasa dapat diterima semua orang dalam arti kata berada pada rambu-rambu kebenaran sehingga setiap produk keputusan dihasilkan oleh Pengadilan Agama memberikan jaminan kepastian hukum dalam masyarakat Polewali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Diketahui bahwa tugas hakim adalah mengambil dan menjatuhkan keputusan yang mempunyai akibat hukum bagi pihak lain. Ia tidak dapat menolak menjatuhkan putusan apabila perkaranya sudah mulai diperiksa. Apabila putusan hakim hendak menjatuhkan keputusan maka ia akan selalu berusaha agar putusannya nanti seberapa mungkin dapat diterima oleh masyarakat, dan hakim akan merasa lebih legah apabila ia dapat memuaskan para pencari keadilan atas putusannya.3 Oleh karena itu, untuk dapat memberikan keputusan dan dapat diterima oleh semua pihak (pencari keadilan dan hakim) maka ia harus bisa meyakinkan dengan alasan-alasan atau pertimbangan-pertimbangan bahwa putusannya itu tepat dan benar sehingga dapat terwujud sesuai dengan perundangundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dan sesuai dengan ajaran dan petunjuk Al-Quran dan Hadis.

Bahwa era reformasi yang semakin gencar sekarang ini, menuntut adanya transparansi dan keadilan dalam berbagai aspek kehidupan, maka penulis merasa terpanggil memilih judul ini karena penulis menyadari sepenuhnya bahwa setiap anggota masyarakat merasa memiliki hak dan kewajiban dalam menata kehidupan sehari-harinya baik di masa yang akan datang maupun di masa kini. Bahwa dalam setiap produk keputusan yang dilahirkan oleh pengadilan, ia berkewajiban penuh membuat sesuatu putusan yang disadari atas pertimbangan hukum.

Penelitian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam tentang peranan perempuan dalam membangun keluarga sehat. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan hukum Islam tentang perempuan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera, dan bagaimana peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera, dan bagaimana peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera.

Penelitian ini, menggunakan metode pengumpulan data dengan library research dengan menggunakan teknik induktif, deduktif dan komperatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pandangan hukum Islam terhadap perempuan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera adalah boleh saja, karena manusia diciptakan oleh Allah swt. sama dan sederajat, tidak ada perbedaan antara keduanya, kecuali derajat takwa yang dimilikinya. Perempuan berperan aktif dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam peranannya dalam mengatur dan membangun rumah tangga agar tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera, karena dimana perempuan itu adalah memang serat dengan urusan rumah tangga, karena satu kelebihannya dibanding dengan kaum laki-laki, yaitu sifat keibuannya yang memang tidak dimiliki oleh laki-laki.

Selengkapnya, KLIK DISINI untuk download

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,225 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

Community

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 7,225 other followers

%d bloggers like this: