Home » Agama » Peristiwa Isra Mi’raj dan Sejarah Hidup Muhammad

Peristiwa Isra Mi’raj dan Sejarah Hidup Muhammad

Isra Mi’raj (Arab:الإسراء والمعراج‎, al-’Isrā’ wal-Mi‘rāğ) adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi[1] dan mayoritas ulama,[2] Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri[3] menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

Sumber: wikipedia (diakses: 29 Juni 2011)

SEJARAH HIDUP MUHAMMAD

I. ARAB PRA-ISLAM

Sumber peradaban pertama – 1; Laut Tengah dan Laut Merah – 2; Agama-agama Kristen dan Majusi – 3; Bizantium pewaris Rumawi – 4; Sekta-sekta Kristen dan pertentangannya – 4; Majusi Persia di Jazirah Arab – 6; Antara dua kekuatan – 7; Letak geografis Semenanjung Arab – 7; Tidak dikenal, selain Yaman – 8; Raja sahara – 8; Lalu lintas kafilah 9; Kekuatan Persia di Yaman – 9; Yaman dan peradabannya – 10; Judaisma dan Kristen di Yaman -11; Sebabnya Jazirah bertahan pada paganisma 18.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

II. MEKAH KA’BAH DAN QURAISY

Letak Mekah – 24; Ibrahim dan Ismail – 24; Kisah penyembelihan dan penebusan – 26; Zamzam – 29; Perkawinan Ismail dengan Jurhum – 29; Pembangunan Ka’bah – 32; Mekah di bawah Jurhum – 35; Qushayy dan anak-anaknya – 38; Mekah di tangan Qushayy – 38; Hasyim dan Abd’l-Muttalib – 39; Tugas-tugas duniawi dan agama di Mekah – 39; Berziarah ke Mekah – 42; Abdullah bin Abd’l-Muttalib – 43; Kisah penebusannya – 43; Kisah Abraha dan gajah – 45.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

III. MUHAMMAD: DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA

Perkawinan Abdullah dengan Aminah – 52; Abdullah wafat – 53; Muhammad lahir – 53; Disusukan oleh Keluarga Sa’d – 56; Kisah dua malaikat dan pembedahan dada – 57; Lima tahun selama tinggal di pedalaman – 60 ; Di bawah asuhan Abd’l-Muttalib – 60; Aminah wafat – 61; Abd’l-Muttalib wafat – 62; Di bawah asuhan Abu Talib – 63; Pergi ke Suria dalam usia duabelas tahun – 63; Perang Fijar – 65; Menggembala kambing – 68; Ke Suria membawa dagangan Khadijah -71; Perkawinannya dengan Khadijah- 73
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

IV. DARI PERKAWINAN SAMPAI MASA KERASULANNYA

Perawakan dan sifat-sifat Muhammad – 75; Penduduk Mekah membangun Ka’bah – 77; Putusan Muhammad tentang Hajar Aswad – 78; Pemikir-pemikir Quraisy dan Paganisma – 80; Putera-puteri Muhammad – 81; Kematian putera-puterinya – 82; Perkawinan puteri-puterinya – 83; Kecenderungan Muhammad menyendiri – 85; Menjauhi dosa ke Gua Hira – 86; Mimpi Hakiki – 88; Wahyu pertama – 89.
Bagian 1, Bagian 2

V. DARI MASA KERASULAN SAMPAI ISLAMNYA UMAR

Percakapan Khadijah dengan Waraga b. Naufal -95; Wahyu terhenti – 97; Islamnya Abu Bakr – 100; Kaum Muslimin yang mula-mula – 101; Ajakan Muhammad kepada keluarganya – 102; Quraisy menghasut penyair-penyairnya terhadap Muhammad – 105; Muhammad menista dewa-dewa Quraisy – 107; Utusan Quraisy kepada Abu Talib – 109; Kedudukan Muhammad terhadap pamannyaQuraisy menyiksa kaum Muslimin – 110; Kaum Muslimin hijrah ke Abisinia – 118; Islamnya Umar – 125.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

VI. CERITA GHARANIQ

Cerita ini biasanya digunakan oleh ahli-ahli non-Islam untuk mengatakan bahwa Al-Qur’an pernah tercemari oleh ayat-ayat setan. Haekal menjelaskan secara bagus didalam argumentasinya:
Kembalinya mereka yang hijrah ke AbisiniaGharaniq yang luhurOrientalis-orientalis bertahan pada cerita iniPegangan mereka dalam hal iniLemahnya pegangan tersebutCerita yang nyata-nyata dusta ini dibantah oleh penyelidikan ilmiah

VlI. PERBUATAN-PERBUATAN QURAISY YANG KEJI

Umar mengumumkan keislamanannya dan Muslimin beribadat di Ka’bah – 139; Piagam pemboikotan – 139; Upaya-upaya Quraisy memerangi Muhammad – 140; Alat propaganda – 140; Kefasihan yang mempesonakan – 142; Jabr orang Nasrani – 143; Tufail ad-Adausi – 144; Delegasi Nasrani – 145; Terpengaruhnya Quraisy pada ajakan yang baru – 146; Kekuatiran-kekuatiran Quraisy: persaingan – 149; Kehilangan kedudukan di Mekah – 150; Hari kebangkitan – 151; Beberapa perbandingan – 156.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

VIII. DARI PELANGGARAN PIAGAM SAMPAI KEPADA ISRA’

Muslimin lari dari Mekah ke celah-celah gunung – 159; Tidak bergaul dengan orang kecuali dalam bulan-bulan suci – 159; Zuhair dan kawan-kawannya membatalkan piagam – 160; Abu Talib dan Khadijah wafat – 163; Gangguan Quraisy kepada Muhammad – 165; Kepergian Muhammad ke Ta’if dan penolakan Thaqif – 166; Menikah dengan Aisyah puteri Abu Bakr dan janda Sauda – 169; Isra’ dan Mi’raj – 169.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

IX. IKRAR ‘AQABA

Kabilah-kabilah menolak Muhammad secara kasar – 181; Tanda kemenangan dari arah Yathrib – 182; Hubungan Yahudi dengan Aus dan Khazraj – 182; Beberapa orang Yathrib masuk Islam – 184; Perang Bu’ath – 185; Ikrar ‘Aqaba yang pertama – 187; Mush’ab b. ‘Umair – 188; Kembali ke Mekah sesudah setahun – 188; Orang-orang Islam dari Yathrib – 184; Ikrar ‘Aqaba yang kedua – 190; Beritanya di kalangan Quraisy – 193; Muhammad mengijinkan Muslimin Mekah hijrah ke Yathrib – 195 ; Komplotan Quraisy mau membunuh Muhammad – 196.
Bagian 1, Bagian 2

X. HIJRAH

Perintah hijrah – 199; Ali di tempat tidur Nabi – 200; Di gua Thaur – 200; Berangkat ke Yathrib – 203; Cerita Suraqa b. Ju’syum – 204; Muslimin Medinah menantikan kedatangan Rasul – 207; Islam di Yathrib – 208; Muhammad memasuki Medinah – 211.
Bagian 1, Bagian 2

XI. TAHUN PERTAMA DI YATHRIB

Yathrib menyambut Muhajir Besar – 213; Pembinaan mesjid dan tempat tinggal Nabi – 214; Kebebasan beragama bagi seluruh penduduk Yathrib – 215; Orang-orang Yahudi MedinahMuhammad mempersaudarakan kaum Muhajirin dengan Anshar – 218; Perjanjiannya dengan Yahudi menetapkan kebebasan beragama – 221; Perkawinan Muhammad dengan Aisyah – 225; Zakat dan Puasa – 226; Azan sembahyang – 226; Teladan dan ajaran-ajaran Muhammad – 228; Kuatnya agama baru dan takutnya pihak Yahudi – 233; Kiblat dari al-Majid’l-Aqsha dialihkan. ke al-Masjid’l Haram – 238; Delegasi Nasrani Najran ke Medinah – 239; Pertemuan tiga agama di Yathrib – 240; Kaum Muslimin mempertimbangkan kedudukannya terhadap Quraisy – 242.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

XII. SATUAN-SATUAN DAN BENTROKAN-BENTROKAN PERTAMA

Politik Muslimin di Medinah dan satuan-satuan yang pertama – 245; Nabi berangkat sendiri – 246; Pendapat ahli-ahli sejarah tentang ekspedisi pertama – 247; Pendapat kami tentang satuan-satuan ini – 248; Menyudutkan perdagangan Quraisy – 248; Anshar dan perang Agresi – 250; Watak penduduk Medinah – 251; Menakut-nakuti Yahudi – 252; Intrik-intrik Yahudi – 252; Islam dan Perang – 253; Orang-orang suci dalam Islam dan Kristen – 260; Islam agama kodrat – 261.
Bagian 1, Bagian 2

XIII. PERANG BADR

Keberangkatan Abu Sufyan ke Syam – 262; Usaha Muslimin memotong jalan – 263; Berangkat dengan sukses – 269; Perdagangan Abu Sufyan selamat – 269; Quraisy dan Muslimin ragu-ragu akan berperang – 270; Ditunggu kembalinya – 271; Quraisy mengetahui persiapan Muslimin – 273; Mereka berangkat ke Badr – 271; Posisi kedua belah pihak di Badr – 273; Doa Muhammad 275; Hilangnya keraguan – 277; Semangat dan kemenangan Muslimin – 284
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

XIV. ANTARA BADR DAN UHUD

Muslimin dan Yahudi – 297; Perang Qainuqa’ – 300; Yahudi keluar dari Medinah – 301; Quraisy bergerak – 303; Ekspedisi Sawiq – 303; Kabilah-kabilah bergerak lalu melarikan diri – 305; Hancurnya Safwan b. Umayya – 308.
Bagian 1, Bagian 2

XV. PERANG UHUD

Persiapan Quraisy di Mekah – 311; Berangkat perang – 311; Bagaimana Muhammad mengetahui – 312; Muslimin bermusyawarah: bertahan di Medinah atau menyongsong musuh di luar – 314; Kalah dan menangNabi berangkat dari Medinah – 317; Berhadapan dengan lawan – 318; Abu Sufyan dan Quraisy kembali ke Mekah – 334.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XVI. PENGARUH UHUD

Politik Muhammad sesudah Uhud – 335; Pasukan Abu Salama – 336; Pasukan Abdullah b. ‘Unais – 337; Peristiwa ar-Raji’ (tahun 625) – 337; Zaid b. Khubaib dibunuh – 339; Orientalis diam saja – 340; Orang-orang Yahudi dan orang-orang Munafik di Medinah – 342; Yahudi berkomplot terhadap Muhammad – 343; Abdullah b. Ubayy membakar semangat orang-orang Yahudi – 344; Banu Nadzir dikepung – 345; Exodus – 346; Sekretaris Nabi – 348; Badr terakhir – 349; Ekspedisi Dhat’r-Riqa’ – 350; Ekspedisi Duma’l-Jandal – 351;
Bagian 1, Bagian 2

XVII . ISTERI-ISTERI NABI

Haekal mengulas isteri-isteri Nabi Muhammad saw., terutama kepada Zainab, sebagai jawaban dari tuduhan kaum orientalis mengenai perkawinan nabi dengan Zainab.
Teriakan Orientalis tentang Zainab bt. JahsyZainab menurut gambaran kaum OrientalisOrang-orang besar tidak tunduk kepada undang-undangPenggambaran Orientalis yang keliruSampai usia 50 tahun hanya beristerikan KhadijahHanya Khadijah yang membawa keturunanPerkawinan Sauda bt. Zam’aPenelitian sejarah dan kesimpulannya Cerita Zainab bt. JahsyKekeluargaan Muhammad dengan ZainabMelamarnya untuk Zaid dan penolakan ZainabTerpaksa menerimaZaid mengadukan Zainab dan perceraianHukum pengaduan dalam IslamBagaimana Muhammad kawin dengan ZainabBagaimana pendapat kaum Orientalis tentang cerita Zainab bt. JahsyMuhammad menjunjung tinggi kedudukan wanita

XVIII. PERANG KHANDAQ BANU QURAIZA

Naluri orang-orang Arab dan kewaspadaan Muhammad – 370; Permusuhan Yahudi yang sengit – 371; Utusan Yahudi kepada Quraisy – 372; Yahudi lebih mengutamakan paganisma daripada Islam – 372; Pendapat seorang Yahudi – 373; Yahudi menghasut orang Arab – 373; – Muslimin gentar – 374; Menggali parit sekitar Medinah – 375; Quraisy terkejut melihat parit – 377; Musim dingin yang luar biasa – 377; Quraiza melanggar perjanjian – 380; Utusan Muhammad kepada Quraiza – 380; Yang menyerbu parit – 383; Muslimin dianggap enteng oleh Quraiza – 384; Intrik Nuiaim di kalangan Ahzab dan Quraiza – 384; Angin topan menghancurkan perkemahan Ahzab – 386; Ahzab berangkat pulang – 386; Perang Quraiza – 387; Keputusan Sa’d b. Mu’adh – 390; Keuletan orang-orang Yahudi dalam perang – 391; Harta benda Banu Quraiza – 393.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XIX. DARI DUA PEPERANGAN KE HUDAIBIYA

Penyusunan masyarakat Arab – 395; Affair percintaan dan semangat perang – 397; Wanita, di negeri Arab dan di Eropa masa itu – 398; Wanita dalam undang-undang Rumawi – 399; Muhammad dan reformasi sosial – 400; Islam melarang mempertontonkan diri – 401; Rumah tangga Nabi – 404; Persiapan kehidupan sosial untuk masyarakat Islam – 405; Ekspedisi Banu Lihyan – 406; Pembersihan Banu Qarad – 407; Ekspedisi menghadapi Banu’l-Mushtaliq – 408; Fitnah Abdullah b. Ubayy – 409; Kedengkian Ibn Ubayy kepada Nabi – 411; Perjuangan batin yang berat – 411; Nabi memaafkan Ibn Ubayy – 412; Tertinggal tak terasa – 413; Juairia bt. al-Harith – 415; Aisyah jatuh sakit – 417; Muhammad minta pendapat Usman dan Ali – 419; Muhammad menemui Aisyah – 420; Wahyu membebaskan Aisyah – 421; Maaf yang sungguh indah – 423.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XX. PERJANJIAN HUDAIBIYA

Setelah enam tahun di Medinah – 424; Muslimin dirintangi ke Mesjid Suci – 424; Muslimin mengumumkan naik haji – 427; Dua perkemahan bertemu – 429; Muhammad memelihara perdamaian – 431; Utusan Quraisy kepada Muhammad – 433; Perutusan ‘Urwa ibn Mas’ud – 434; Utusan Muhammad kepada Quraisy – 435; Usman b’Affan diutus – 436; Ikrar Ridzwan – 437; Perutusan Quraisy kepada Muhammad – 438; Perundingan kedua belah pihak – 440; Abu Bakr dan Umar – 441; Perjanjian Hudaibiya (Maret 628) – 441; Perjanjian Hudaibiya mulai berlaku – 442; Hudaibiya: suatu kemenangan yang nyata – 444; Cerita Abu Bashir – 445; Wanita-wanita Muslihat yang hijrah – 448; Apa yang dilakukan Muhammad – 449.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XXI. KHAIBAR DAN UTUSAN KEPADA RAJA-RAJA

Islam dan reformasi sosial – 451; Kematangan ajaran Islam – 451; Larangan khamr – 452; Kerajaan Rumawi dan Persia – 454; Islam: keseimbangan rohani dan jasmani – 458; Penumpasan terakhir Yahudi seluruh jazirah – 459; Besarnya kekuatan kedua belah pihak – 461; Benteng Khaibar terkepung – 462; Pihak Yahudi mati-matian – 463; Sebabnya Yahudi putus asa – 464; Perdamaian Khaibar – 465; Yahudi Fadak – 466; MenyerahnyaWadi’l-Qura – 466; Perkawinan Shafia dengan Muhammad – 468; Kisra dan surat Nabi – 471; Jawaban Muqauqis – 472; Jawaban Najasyi – 472; Muslimin kembali dari Abisinia – 473; Menantikan Umrah pengganti – 475.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

XXII. ‘UMRAT’L-QADZA

Muslimin berangkat ke Mekah – 476; Quraisy menyingkir dari Mekah – 477; Muslimin di depan Ka’bah – 477; Bertawaf di Ka’bah – 478; Tiga hari di Mekah – 479; Perkawinan Nabi dengan Maimunah – 480; Muslimin ke Medinah – 481; Islamnya Khalid bin’l-Walid – 482; Islamnya ‘Amr bin’l-Ash dan ‘Uthman b. Talha – 483.

XXIII. EKSPEDISI MU’TA

Perhatian Muhammad ke Syam – 484; Mengerahkan 3000 orang – 485; Pasukan Rumawi – 486; Dua pasukan bertemu – 487; Zaid b. Haritha sebagai panglima – 487; Ja’far b. Abi Talib – 487; Abdullah b. Rawaha – 487; Tiga orang panglima gugur berturut-turut – Pimpinan di tangan Khalid bin’l-Walid – 489; Siasat Khalid – 490; Muhammad menangisi para Syuhada – 491; Ekspedisi Dhat’s-Salasil – 492.

XXIV. PEMBEBASAN MEKAH

Pengaruh Mu’ta – 494; Tersebarnya Islam di sebelah utara – 495; Quraisy melanggar Perjanjian Hudaibiya – 496; Khuza’a meminta bantuan Nabi – 496; Orang bijaksana Quraisy cemas – 497; Abu Sufyan di Medinah – 498; – Kegagalan misi Abu Sufyan – 498; Persiapan Muslimin membebaskan Mekah – 499; Surat Abi Balta’a kepada Quraisy – 499; Perjalanan tentara Muslimin – 501; Banu Hasyim masuk Islam – 502; Abbas b. Abd’l-Muttalib 502; Abu Sufyan mengintai – 503; Pertemuannya dengan Abbas – 503; Abu Sufyan di hadapan Rasul – 504; Persiapan memasuki Mekah – 506; Pembagian pasukan – 508; Memasuki Mekah – 509; Gambar-gambar dalam Ka’bah – 511; Ka’bah dibersihkan dari berhala – 512; Kekuatiran Anshar – 513; Islamnya Penduduk Mekah – 515.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XXV. HUNAIN DAN TA’IF

Malik b. ‘Auf menghasut – 520; Muslimin berangkat ke Hunain – 521; Serangan Hawazin dan Thaqif – 521; Muslimin kucar-kacir – Ketabahan hati Muhammad – 522;Muslimin kembali bertempur – 524; Kemenangan Muslimin – 525; Kehancuran total pihak Musyrik – 526; Harga sebuah kemenangan – 527; Ta’if dikepung – 528; Diserang dengan manjaniq – 530; Kebun anggur ditebang dan dibakar – Utusan Hawazin meminta kembali tawanan perangnya – 531; Tawanan Hawazin dikembalikan – 533-534.
Bagian 1, Bagian 2

XXVI. IBRAHIM DAN ISTERI-ISTERI NABI

Kelahiran Ibrahim, putera Nabi dengan Maria dan pertengkaran antara ister-isteri Nabi karena kelahiran Ibrahim tersebut. Cerita ini juga menimbulkan kegairahan mengarang cerita yang tidak-tidak dari kaum orientalis, yang dibalas-balik oleh Haekal secara tepat
Kembali ke MedinahKisah Ka’b ibn ZuhairUtusan kabilah-kabilah kepada NabiZainab wafatIbrahim lahirIsteri-isteri Nabi cemburuHafsha dan Aisyah memperlihatkan sikapKeterangan UmarCerita MaghafirMaria di rumah HafshaSelama sebulan Nabi meninggalkan isterinyaPercakapan Umar dengan NabiSurat At-Tahrim.

XXVII. TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM

Sejarah peperangan di Tabuk dan kematian putera kesayangan Nabi Muhammad yang bernama Ibrahim
Ketentuan Zakat dan KharajBerita Rumawi bersiap-siapSeruan Muhammad menghadapi RumawiMuslimin menyambut seruan RasulMereka yang tinggal di belakang dan orang-orang MunafikMuhammad bersikap tegasTentara RumawiJalan ke Syam yang panas membakarPerjanjian dengan Yohanna dan para amir perbatasanIbrahim sakitMuhammad meratapi kematian Ibrahim.

XXVIII. TAHUN PERUTUSAN

Pengaruh Tabuk – 571; Islamnya ‘Urwa bin Mas’ud – 572; Perutusan Thaqif – 573; Nabi menolak berhala – 574; Minta dibebaskan dari salat – 575; Lat dibinasakan – 576; Abu Bakr memimpin jemaah haji – 577; Dasar ideal negara yang baru tumbuh – 583; Keputusan yang berlebih-lebihan – 584; Kebebasan berpikir dan peradaban Barat – 585; Bolsjevisma sebagai konsepsi ekonomi – 586; Membungkam kebebasan berpikir yang beralasan – 587; Gambaran kehidupan syirik – 588; Revolusi terhadap syirik dibenarkan – 589; ‘Amir bin’t-Tufail – 590; Perjuangan dalam Islam dan alasannya – 592
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XXIX. IBADAH HAJI PERPISAHAN

Muhammad dan Ahli Kitab – 594; Kedudukannya di kalangan orang-orang Nasrani – 596; Keramahannya terhadap mereka – 599; Islam membedakan paganisma dengan Ahli Kitab – 598; Mengalirnya perutusan – 600; Kesatuan Arab di bawah Islam – 600; Islamnya Ahli Kitab – 601; Perutusan terakhir ke Medinah – 601; Persiapan Nabi naik haji – 601; Perjalanan kaum Muslimin ke Haji – 602; Ihram dan Talbiah – 602; Melepaskan Umrah – 603; Ali kembali dari Yaman – 604; Menjalankan manasik haji – 606; Khotbah ‘Arafat – 606; “Hari ini Kusempurnakan agamamu.” – 610;
Bagian 1, Bagian 2

XXX. SAKIT DAN WAFATNYA NABI

Menceriterakan sakit dan wafatnya Nabi; termasuk sejarah nabi-nabi palsu diawal sejarah Islam dan penunjukkan Abu Bakr untuk menjadi imam sholat
Sesudah haji perpisahan – 611; Rencana ekspedisi ke Rumawi – 613; Pasukan Usama – 614; Pesan Nabi kepada Usman – 614; Nabi mulai sakit – 615; Kepergiannya ke pekuburan Muslimin -617; Bergurau sekalipun dalam keadaan sakit – 619; Demam keras – 620; Pergi ke mesjid – Mendoakan syuhada Uhud – 620; Pesannya kepada Muhajirin dan Anshar – 621; Menyuruh Abu Bakr memimpin sembahyang – 622; Percakapan dengan Fatimah anaknya – 622; Bermaksud menuliskan wasiat – 623; Tidak mau diobati keluarganya – 624; Kesadaran sebelum wafat – 627; Berpulang ke rahmatullah – 627.

XXXI. PEMAKAMAN RASUL

Berita kematian menggemparkan – 629; Umar tidak percaya Rasul wafat – 629; Kedatangan Abu Bakr – 631; Barangsiapa akan menyembah Muhammad, Muhammad sudah meninggal – 632; Benarkah Muhammad sudah wafat – 632; Abu Bakr membacakan ayat Qur’an – Pendapatnya meyakinkan Muslimin – 632; Pasukan Usama kembali ke Medinah – 633; Sambutan Abu Bakr kepada Anshar – 634; Ikrar Umum – 637; Pidato Khulafa’ur-Rasyidin yang pertama – 637; Di mana Rasul akan dimakamkan? – 638; Nabi dimandikan – 640; Perpisahan dengan jenazah yang suci – 641; Detik-detik yang khidmat dalam sejarah – 641; Keguncangan orang-orang yang lemah iman – 641; Nabi dikebumikan – 642; Aisyah di ruangan sebelah makam – 643; Menyelamatkan pasukan Usama – 643; Para nabi tidak diwariskan – 644; Warisan rohani terbesar – 644.
Bagian 1, Bagian 2

1. KEBUDAYAAN ISLAM SEPERTI DILUKISKAN QUR’AN

Dua kebudayaan: Islam dan Barat – 649; Pertentangan gereja dan negara – 649; Sistem ekonomi dasar kebudayaan Barat – 650; Kisah kebudayaan Barat mencari kebahagiaan umat manusia – 651; Dasar kebudayaan Islam – 652; Dalam Islam tak ada pertentangan agama dengan negara – 654; Dalam segala hal akallah patokan dalam Islam – 655; Kekuatan iman – 657; Iman kepada Allah – 657; Iman dasar Islam – 659; Dengan mencari pertolongan Tuhan sampai kepada alam – 661; Sembahyang – 661; Persamaan di hadapan Tuhan – 663; Puasa bukan suatu tekanan – 665; Zakat – 667; Lembaga zakat – 669; Cinta harta – 670; Ibadah haji – 671; Norma-norma etik dalam Islam – 672; Insan Kamil dalam Qur’an – 673; Qur’an dan budi-pekerti – 675; Sistem moral – 677; Arti larangan minuman keras dan judi – 679; Qur’an dan ilmu pengetahuan – 680; Sistem ekonomi – 680; Larangan riba – 681; Bahaya riba yang lain – 682; Riba dan penjajahan – 683; Sosialisma Islam – 684; Tidak menghapuskan hak milik secara mutlak – 684; Sistem sosialisma yang sudah mantap – 685; Sosialisma dasarnya persaudaraan – 685; Mungkin ada yang menjadi keberatan pihak Barat – 687; Keberatan yang salah – 687; Teladan yang diberikan Muhammad – 688; Ulama yang menyesatkan – 689; Kebudayaan Islam dalam dunia kita sekarang – 690.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4, Bagian 5, Bagian 6

2. ORIENTALIS DAN KEBUDAYAAN ISLAM

Tantangan pihak Orientalis – 692; Irving dan jabariah – 693; Qur’an dan takdir – 695; Yang sesat merugikan diri sendiri – 703; Contoh dalam kehidupan pribadi – 704; Maut, akhir dan awal hidup – 705; Rasul-rasul Tuhan dari anak negerinya – 708; Pengertian filosofis dalam jabariah Islam – 710; Yang baik dan yang jahat – 713; Pintu taubat – 715; Evolusi rohani dalam kehidupan – 716; Mulanya, adalah kekerasan dan fanatisma – 718; Rasio dan iman tentang mujizat – 720; Harta dan anak-anak keturunan serta perbuatan baik yang kekal – 724; Muslimin berpikir jadi terbalik. Bagaimana? – 725; Pendapat Syaikh Muhammad Abduh – 725; Pandangan Muslimin yang kemudian – 729; Islam-Kristen dan jalan tengah – 730; Barangsiapa menggunakan pedang akan binasa oleh pedang – 731; Islam tidak menggunakan pedang – 731; Sebuah Liga umat Islam – 733; Jiwa perdamaian di dunia – 735; Toleransi yang tinggi dasar perdamaian – 736; Keluhuran hidup Muhammad – 738.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4, Bagian 5, Bagian 6

UCAPAN TERIMA KASIH

DAFTAR PUSTAKA

About these ads

1 Comment

  1. It’s really a cool and helpful piece of info. I’m satisfied that you
    simply shared this helpful information with us. Please stay us informed like this.
    Thanks for sharing.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,235 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

Community

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 7,235 other followers

%d bloggers like this: