Home » Administrasi » Modul Strategi Mendorong Penerapan Pakta Integritas

Modul Strategi Mendorong Penerapan Pakta Integritas

Pakta Integritas (PI) adalah salah satu alat pencegahan korupsi, dikeluarkan Transparency International pada tahun 1990-an, yang telah diadopsi oleh berbagai negara dalam rangka pembaharuan Sistem Kepemerintahan untuk meminimalkan KKN, terutama dalam aktivitas Pengadaan Barang dan Jasa. Filosofi dasarnya adalah berusaha membuat transaksi bisnis di antara kontraktor menjadi lebih fair, sekaligus mampu menimbulkan hak dan kewajiban para pihak, tanpa mengubah hukum setempat.  Pakta Integritas merupakan penterjemahan konsep Sistem Integritas Nasional (SIN), sebagai turunan pengejawantahan konsep besar Pulau – pulau Integritas (Islands of Integrity) dari Transparency International.

Di Indonesia ketentuan mengenai Pakta Integritas diatur dalam Bab I Bagian Pertama Pasal 1 poin 21 Keppres 80 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa pemerintah yang dikeluarkan pada tahun 2003. Sejak Keppres 80 / 2003 dikeluarkan, secara hukum positif   ,  Naskah Pakta Integritas telah diadopsi dan menjadi bagian syarat kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan oleh para kontraktor dalam aktivitas pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa. Sehingga semua peserta pelelangan meyakini bahwa proses pelelangan pada dasarnya telah dilengkapi Naskah Pakta Integritas.

Disamping penerapan PI dalam PBJ seperti di atas, penerapan ”Pakta Integritas” yang pada dasarnya bukanlah Pakta Integritas telah merambah ke mana – mana. Transparency International Indonesia mencatat, berbagai institusi/individu warga negara Indonesia yang menyatakan telah menandatangani/menerapkan ”Pakta Integritas” antara lain Bapak Taufik Efendi beserta staf (Kementerian PAN/MenPAN), Bpk Sofyan Djalil (Menkominfo), Bpk Anton Apriantono (Menteri Pertanian), Bpk Kodradi (Dirut PT Bank BTN), Sdr. Anindya Bakrie (PT Bakrie Telkom) dan lain sebagainya termasuk Bpk Slamet Effendi Yusuf (Ketua Badan Kehormatan DPR RI).

Apakah PI yang telah semarak ditandatangani tersebut benar – benar PI ? Merujuk pada isi dan prinsip dasar dari Pakta Integritas yang dikeluarkan oleh Transparency International, ”Naskah Pakta Integritas” tersebut bukanlah Pakta Integritas !!!

Dalam Pakta Integritas, terdapat sembilan prinsip dasar PI yang seharusnya dipatuhi, yaitu pertama, Komitmen Pemerintah, ke – dua, Komitmen Swasta, ke – tiga, Komitmen Pemerintah dan Swasta terhadap Partisipasi Masyarakat, ke – empat, Pemantau Independen, ke – lima, Mekanisme Pengaduan, ke – enam, Mekanisme Resolusi Konflik/Penyelesaian Perselisihan ke – tujuh, Perlindungan  Saksi, ke – delapan, Penerapan Penghargaan dan Hukuman

ke – sembilan, Kesepakatan Batasan Rahasia.

Transparency International Indonesia sendiri, sebagai upaya mendorong penerapan PI sebagaimana mestinya, sejak tahun 2003 telah memfasilitasi penyusunan, penandatanganan dan penerapan PI oleh Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang sekaligus menjadi pelopor dan Pemerintah Kabupaten  pertama yang menerapkan PI.

Pada dasarnya, syarat mutlak dan mendasar keberhasilan pendekatan moral PI adalah adanya keteladanan dari pimpinan suatu wilayah atau institusi serta komitmen serius dari seluruh fihak untuk menjaga konsistensi penerapan PI. Ketentuan mendasar yang harus dipahami oleh masyarakat adalah, jika penandatanganan PI hanyalah menandatangani selembar naskah tanpa disertai penerapan 9 prinsip PI secara menyeluruh, maka hal tersebut bukanlah Pakta Integritas (Integrity Pact) namun hanyalah Komitmen/Pernyataan Integritas (Integrity Pledge). Keduanya hampir sama, namun sangat jelas berbeda. Hingga pada gilirannya kontrol dari semua fihak terhadap penandatanganan semua naskah PI sangat diperlukan.

Atas berbagai realitas di atas dan pertimbangan menjaga konsistensi penerapan PI secara utuh dan komprehensif, Transparency International Indonesia memandang perlu menyusun Modul Mendorong Penerapan Pakta Integritas. Sehingga siapa saja dapat melakukan upaya Penerapan PI di mana saja dengan mengacu pada Buku Modul ini.

Semoga bermanfaat.

Jakarta, Oktober 2009

Tim Pakta Integritas

Transparency International Indonesia

Download Buku: klik disini atau klik gambar sampul buku di atas

sumber: www.ti.or.id (diakses, 9 Agustus 2010)

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Toko belanja online menyajikan model yang unik dan berkarakter, lebih mudah memilih, menemukan, dan memiliki model favorite Anda. http://www.usrotun-store.com

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan melalui email.

Join 7,235 other followers

DATAstudi Information

Recent Posts

Community

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 7,235 other followers

%d bloggers like this: